IAISYAICHONAIAISYAICHONA

Journal of Economic and Islamic ResearchJournal of Economic and Islamic Research

Sertifikasi halal merupakan salah satu target yang ingin dicapai oleh pemerintah Indonesia melalui kementerian agama dan MUI. Maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah pengaruh pemahaman dan prosedur sertifikasi halal terhadap keputusan pengajuan oleh pelaku UMKM di Bangkalan kota dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif. Jumlah sampel pada penelitian ini berjumlah 76 orang responden dengan menggunakan sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada pelaku UMKM. Sedangkan untuk pengujian instrumen data menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, uji koefisien korelasi, uji hipotesis serta uji regresi linear berganda. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa nilai T hitung variabel X1 lebih besar daripada nilai T tabel yaitu sebesar 6,349>1,669 dan nilai signifikannya diperoleh nilai 0,728>0, 05. Sementara variabel X2 diperoleh nilai T hitung lebih besar daripada T tabel itu dengan nilai hitung sebesar 2,111 sedangkan nilai T table sebesar 1, 699 dan nilai signifikan yang diperoleh dari hasil penelitian adalah 0,38>0,05. Sehingga pemahaman dan prosedur sertifikasi halal memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan pengajuan sertifikasi halal oleh pelaku UMKM di Bangkalan kota. Disamping itu, nilai yang diperoleh dari hasil uji F yaitu f hitung lebih besar daripada x tabel sebesar 21,337> 3.012 sedangkan nilai taraf signifikan memperoleh nilai 0,0000<0,05. Sehingga dapat diartikan bahwa pemahaman dan prosedur sertifikasi halal berpengaruh secara simultan terhadap keputusan pengajuan sertifikasi oleh pelaku MKM di Bangkalan kota. Hasil uji kofisien korelasi diperoleh bahwa nilai koefisien korelasi 0.245. Berdasarkan hasil uji koefisien korelasi diketahui bahwa nilai R Square (R2) sebesar 0,460. Hal ini menunjukkan bahwa pemahaman dan prosedur sertifikasi halal sebesar 46,0% terhadap keputusan pengajuan sertifikasi halal oleh pelaku UMKM di Bangkalan kota.

Berdasarkan hasil uji t parsial variabel pemahaman (X1) terhadap keputusan pengajuan sertifikasi halal oleh pelaku UMKM di Bangkalan kota diperoleh nilai T hitung lebih besar daripada nilai T tabel yaitu sebesar 6,349>1,669 dan nilai signifikannya diperoleh nilai 0,728>0, 05.Sehingga pemahaman sertifikasi halal memiliki hubungan pengaruh signifikan terhadap keputusan pengajuan sertifikasi halal oleh pelaku UMKM di Bangkalan kota.Berdasarkan hasil uji t parsial variabel prosedur sertifikasi halal X2 terhadap keputusan pengajuan sertifikasi halal oleh pelaku UMKM di Bangkalan kota diperoleh nilai t hitung lebih besar daripada t tabel itu dengan nilai hitung sebesar 2,111 sedangkan nilai t tabel sebesar 1, 699 dan nilai signifikan yang diperoleh dari hasil penelitian adalah 0,38>0,05.Sehingga prosedur sertifikasi halal memiliki hubungan pengaruh signifikan terhadap keputusan pengajuan sertifikasi halal oleh pelaku UMKM di Bangkalan kota.Berdasarkan data hasil uji f menunjukkan bahwa pemahaman dan prosedur sertifikasi halal memiliki hubungan pengaruh signifikan terhadap keputusan pengajuan sertifikasi halal oleh pelaku ekonomi di pangkalan kota hal ini terbukti dengan nilai yang diperoleh dari hasil penelitian yaitu f hitung lebih besar daripada x tabel sebesar 21,337> 3.012 sedangkan nilai taraf signifikan memperoleh nilai 0,0000<0,05.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi keputusan UMKM dalam mengajukan sertifikasi halal, seperti peran dukungan pemerintah, akses informasi, dan biaya sertifikasi. Kedua, studi kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam persepsi dan motivasi pelaku UMKM terkait sertifikasi halal, termasuk tantangan dan hambatan yang mereka hadapi. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model atau strategi yang efektif untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman UMKM tentang pentingnya sertifikasi halal, serta mempermudah proses pengajuan sertifikasi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam upaya meningkatkan jumlah UMKM bersertifikasi halal di Indonesia, khususnya di Kabupaten Bangkalan, dan memperkuat daya saing produk-produk halal Indonesia di pasar global. Dengan memahami secara komprehensif faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan UMKM, pemerintah dan lembaga terkait dapat merumuskan kebijakan dan program yang lebih tepat sasaran dan efektif dalam mendorong pertumbuhan industri halal di Indonesia.

  1. Fundamental Taksonomi Bloom dalam Sistem Pendidikan Menurut Q.S Al-'Alaq Ayat 1-5 (Telaah Tafsir... ojs.instituthidayatullahbatam.ac.id/index.php/tadribunajournals/article/view/8Fundamental Taksonomi Bloom dalam Sistem Pendidikan Menurut Q S Al Alaq Ayat 1 5 Telaah Tafsir ojs instituthidayatullahbatam ac index php tadribunajournals article view 8
Read online
File size479.55 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test