UMPRUMPR

Anterior JurnalAnterior Jurnal

Rencana pembelajaran sangat penting dalam menyediakan lingkungan belajar yang efektif. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kemampuan mahasiswa calon guru SD dalam merancang model pembelajaran inkuiri melalui perkuliahan Materi dan Pembelajaran IPA di SD. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan analisis deskriptif. Penelitian dilaksanakan pada semester genap tahun akademik 2022/2023 di Universitas Achmad Yani Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Pengumpulan data dilakukan dengan pendekatan kuantitatif melalui penilaian unjuk kerja. Populasi penelitian adalah 87 mahasiswa PGSD dan sampel berjumlah 24 orang mahasiswa PGSD Semester 6 yang mengikuti perkuliahan Materi dan Pembelajaran IPA di SD. Data dianalisis secara deskriptif untuk mendeskripsikan rata-rata kemampuan mahasiswa menyusun rencana pembelajaran, buku guru dan buku siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi mahasiswa PGSD Universitas Achmad Yani Banjarmasin dalam merancang model pembelajaran inkuiri meliputi kemampuan: merancang rencana pembelajaran, menyusun buku guru dan buku siswa telah memenuhi kriteria capaian efektif. Hanya pada indikator penggunaan media pembelajaran berbasis TIK dan bahan ajar di desain menarik yang memperoleh capaian hasil penilaian belum efektif.

Kompetensi mahasiswa PGSD dalam merancang model pembelajaran inkuiri meliputi kemampuan merancang rencana pembelajaran, menyusun buku guru, dan buku siswa telah memenuhi kriteria efektif.Indikator penggunaan media pembelajaran berbasis TIK dan desain bahan ajar yang menarik masih belum mencapai kriteria efektif.Diperlukan pembimbingan lebih intensif dari dosen dalam pembuatan media pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi.

Pertama, perlu diteliti bagaimana efektivitas pelatihan berbasis pelatihan mikro dalam meningkatkan keterampilan calon guru merancang media pembelajaran inkuiri berbasis teknologi informasi dan komunikasi dibandingkan dengan metode bimbingan konvensional. Kedua, perlu dikaji bagaimana pengembangan modul pelatihan digital yang terintegrasi dengan platform pembelajaran daring dapat membantu calon guru merancang bahan ajar inkuiri yang lebih menarik dan interaktif untuk siswa sekolah dasar. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi bagaimana penerapan pendekatan desain berpikir (design thinking) dalam mata kuliah pembelajaran IPA dapat membantu mahasiswa calon guru menciptakan solusi inovatif dalam merancang media dan desain bahan ajar yang sesuai dengan karakteristik siswa SD. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan panduan lebih konkret bagi perguruan tinggi dalam mempersiapkan calon guru yang kompeten di era digital. Dengan memperkuat keterampilan teknologi dan kreativitas desain, calon guru dapat lebih siap menerapkan pembelajaran inkuiri yang efektif dan menarik. Temuan dari penelitian lanjutan ini juga dapat digunakan untuk menyempurnakan kurikulum pendidikan guru. Pendekatan yang berbasis praktik dan inovasi diharapkan dapat menjembatani kesenjangan antara teori dan implementasi di kelas. Selain itu, hasil penelitian dapat menjadi acuan dalam pelatihan guru dalam jabatan. Dengan demikian, peningkatan kualitas pembelajaran IPA di sekolah dasar dapat dicapai secara berkelanjutan.

  1. Developing the innovative inquiry-based lesson plan through lesson study - IOPscience. developing innovative... iopscience.iop.org/article/10.1088/1742-6596/1340/1/012056Developing the innovative inquiry based lesson plan through lesson study IOPscience developing innovative iopscience iop article 10 1088 1742 6596 1340 1 012056
Read online
File size136.54 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test