LINKPUBLINKPUB

Jurnal MasyarakatJurnal Masyarakat

Latar belakang: Prediabetes pada remaja merupakan masalah kesehatan yang semakin meningkat seiring dengan perubahan gaya hidup, pola makan tidak seimbang, dan rendahnya aktivitas fisik. Kondisi ini sering tidak terdeteksi secara dini karena minimnya pengetahuan remaja mengenai faktor risiko dan upaya pencegahan. Tujuan: Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kemampuan manajemen diri remaja dalam mendeteksi dini prediabetes melalui pendekatan edukasi gizi. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada remaja usia sekolah menengah dengan metode penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, dan evaluasi pre-test serta post-test. Materi edukasi meliputi pengenalan prediabetes, faktor risiko, prinsip gizi seimbang, pemilihan makanan sehat, serta strategi manajemen diri dalam kehidupan sehari-hari. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner pengetahuan. Data hasil PKM dianalisa dengan dekriptif analitik. Hasil: adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman remaja mengenai prediabetes dan pentingnya pola makan sehat sebagai langkah preventif. Simpulan: Edukasi gizi terbukti efektif sebagai pendekatan promotif dan preventif dalam deteksi dini prediabetes serta mendorong perilaku hidup sehat pada remaja. Disarankan agar program edukasi gizi mengenai prediabetes dilaksanakan secara berkelanjutan dan terintegrasi dalam kegiatan promosi kesehatan di sekolah. Tenaga pendidik dan petugas kesehatan perlu berkolaborasi dalam memperkuat materi pola makan sehat serta gaya hidup aktif pada remaja.

Edukasi gizi terbukti efektif sebagai pendekatan preventif dalam meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kemampuan manajemen diri remaja terhadap deteksi dini prediabetes.Diharapkan edukasi serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan dan terintegrasi dengan program kesehatan sekolah untuk mencegah peningkatan kasus prediabetes dan diabetes melitus di masa mendatang.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang program edukasi gizi terhadap penurunan insiden diabetes melitus pada remaja. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang peran orang tua dalam mendukung penerapan pola makan sehat dan aktivitas fisik di rumah. Kedua, pengembangan metode edukasi berbasis teknologi seperti aplikasi mobile atau platform online untuk meningkatkan aksesibilitas dan efektivitas penyampaian informasi kesehatan. Ketiga, penelitian tentang hubungan antara literasi gizi dan kesadaran masyarakat terhadap risiko prediabetes di berbagai daerah untuk memperluas cakupan pencegahan.

  1. The relationship between age and nutritional status based on BMI with blood sugar levels in patients... ejurnaladhkdr.com/index.php/jik/article/view/172The relationship between age and nutritional status based on BMI with blood sugar levels in patients ejurnaladhkdr index php jik article view 172
  2. Efektivitas Pemberian Media Edukasi Gizi yang Menarik dan Inovatif terhadap Pencegahan Anemia kepada... jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/MPPKI/article/view/2293Efektivitas Pemberian Media Edukasi Gizi yang Menarik dan Inovatif terhadap Pencegahan Anemia kepada jurnal unismuhpalu ac index php MPPKI article view 2293
  3. Gambaran Penderita Amputasi Diabetes Melitus di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar Tahun 2019-2023 | Fakumi... doi.org/10.33096/fmj.v3i8.341Gambaran Penderita Amputasi Diabetes Melitus di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar Tahun 2019 2023 Fakumi doi 10 33096 fmj v3i8 341
Read online
File size276.18 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test