UBYUBY
Tropical Animal ScienceTropical Animal SciencePenelitian bertujuan mengetahui adanya interaksi antara pemberian onggok fermentasi yang berbeda dalam ransum terhadap pH saluran pencernaan. Materi yang digunakan dalam penelitian ialah 100 DOD itik peking. Bahan yang digunakan yaitu konsentrat dari New Hope Indonesia, onggok aren yang halus, ragi tempe (Rhizopus sp) dan air. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan menggunakan 3 perlakuan dan 6 ulangan. Parameter yang diamati adalah pH esofagus, pH tembolok, pH proventrikulus, pH ventrikulus, pH duodenum, pH jejunum, pH ileum, pH usus besar dan pH sekum. Data hasil penelitian diolah secara statistik dengan analisis ragam dan apabila berpengaruh nyata (P<0,05) antar perlakuan dilakukan Uji Duncan pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian onggok fermentasi berbeda level pada ransum tidak terdapat interaksi yang nyata (P>0,05) terhadap pH saluran pencernaan. Simpulan penelitian adalah pemberian level T0 mengandung protein kasar 19,1%, T1 mengandung protein kasar 19,151% dan T2 mengandung protein kasar 19,202%. Sehingga T2 mengandung protein kasar paling tinggi diantara T0 dan T1.
Penambahan onggok fermentasi dengan level berbeda tidak berpengaruh terhadap saluran pencernaan kondisi pH organ proventrikulus, (esofagus, ventrikulus, duodenum, jejunum, ileum, usus tembolok, besar dan sekum).Kondisi pH perlakuan menunjukkan kisaran normal sehingga proses berjalan dapat berjalan normal.
Penelitian selanjutnya dapat meneliti pengaruh pemberian onggok fermentasi pada tingkat yang lebih tinggi (misalnya 15% dan 20%) terhadap pertumbuhan, konversi pakan, dan karakteristik karkas itik Peking pada fase finisher untuk menilai manfaat nutrisi secara lebih komprehensif. Selain itu, penting untuk mengevaluasi perubahan komposisi mikrobiota usus melalui analisis metagenomik pada itik yang diberikan onggok fermentasi, guna memahami hubungan antara stabilitas pH saluran pencernaan dan populasi mikroba yang berperan dalam fermentasi serta kesehatan gastrointestinal. Selanjutnya, kombinasi onggok fermentasi dengan probiotik spesifik (misalnya Lactobacillus spp. atau Bacillus spp.) dapat diuji sebagai strategi meningkatkan penyerapan nutrisi, memperkuat respon imun, dan menurunkan tingkat patogenus pada itik, sehingga memberikan panduan praktis bagi produsen dalam mengoptimalkan formulasi pakan berkelanjutan.
| File size | 598.46 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
POLKESBANPOLKESBAN Temuan ini menunjukkan pentingnya memperkuat upaya promosi kesehatan untuk meningkatkan kepatuhan ANC pada ibu hamil. Penelitian lanjutan disarankan untukTemuan ini menunjukkan pentingnya memperkuat upaya promosi kesehatan untuk meningkatkan kepatuhan ANC pada ibu hamil. Penelitian lanjutan disarankan untuk
UINSAIZUUINSAIZU Penyelesaian persengketaan secara damai dan saling memaafkan adalah prinsip-prinsip hukum yang dapat diambil dari ajaran islah dalam hukum Islam, yangPenyelesaian persengketaan secara damai dan saling memaafkan adalah prinsip-prinsip hukum yang dapat diambil dari ajaran islah dalam hukum Islam, yang
UBYUBY Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan ekstrak daun rosemary pada susu kambing pasteurisasi mempengaruhi kualitas kimia yang dilaksanakan di UniversitasHasil penelitian menunjukan bahwa penambahan ekstrak daun rosemary pada susu kambing pasteurisasi mempengaruhi kualitas kimia yang dilaksanakan di Universitas
IAISYAICHONAIAISYAICHONA Maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah pengaruh pemahaman dan prosedur sertifikasi halal terhadap keputusan pengajuan oleh pelaku UMKMMaka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah pengaruh pemahaman dan prosedur sertifikasi halal terhadap keputusan pengajuan oleh pelaku UMKM
PNCPNC Kasus penebangan liar di Indonesia bukanlah masalah kecil, penebangan liar mengakibatkan kerusakan sumber daya hutan dalam hal jumlah, kualitas, dan ekosistem.Kasus penebangan liar di Indonesia bukanlah masalah kecil, penebangan liar mengakibatkan kerusakan sumber daya hutan dalam hal jumlah, kualitas, dan ekosistem.
UKMCUKMC Rata-rata jumlah eritrosit darah vena dengan pembendungan selama 50 detik adalah 4,48x10⁶/µl, sedangkan pada pembendungan 80 detik adalah 4,50x10⁶/µl.Rata-rata jumlah eritrosit darah vena dengan pembendungan selama 50 detik adalah 4,48x10⁶/µl, sedangkan pada pembendungan 80 detik adalah 4,50x10⁶/µl.
ITENASITENAS Berdasarkan hasil pengujian pada hewan tikus dalam jangka pendek dan panjang, scleroglucan tidak bersifat toksik dan tidak menunjukkan efek samping yangBerdasarkan hasil pengujian pada hewan tikus dalam jangka pendek dan panjang, scleroglucan tidak bersifat toksik dan tidak menunjukkan efek samping yang
UNIMALUNIMAL Data hasil pengamatan dianalisis dengan sidik ragam (ANOVA) dan hasil yang berbeda nyata diuji dengan Uji beda nyata terkecil (BNT) pada taraf 5 %. PengamatanData hasil pengamatan dianalisis dengan sidik ragam (ANOVA) dan hasil yang berbeda nyata diuji dengan Uji beda nyata terkecil (BNT) pada taraf 5 %. Pengamatan
Useful /
UKMCUKMC Setelah homogenisasi awal, darah perlu dihomogenisasi ulang (homogenisasi sekunder) agar homogen saat diperiksa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiSetelah homogenisasi awal, darah perlu dihomogenisasi ulang (homogenisasi sekunder) agar homogen saat diperiksa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
UNDANAUNDANA Peranan BUMDes Honihama dalam memberdayakan usahatani jagung, meliputi bina manusia, bina usaha, dan bina modal, tergolong cukup baik dengan skor rata-rataPeranan BUMDes Honihama dalam memberdayakan usahatani jagung, meliputi bina manusia, bina usaha, dan bina modal, tergolong cukup baik dengan skor rata-rata
UINSAIZUUINSAIZU Tes DNA memiliki keakuratan tinggi dalam mengidentifikasi hubungan darah biologi antara anak dan orang tua. Namun, validitas dan penerimaannya di pengadilanTes DNA memiliki keakuratan tinggi dalam mengidentifikasi hubungan darah biologi antara anak dan orang tua. Namun, validitas dan penerimaannya di pengadilan
UINSAIZUUINSAIZU Metode tersebut akan semakin berkembang apabila menggunakan metode hisab konvensional. Metode hisab kontemporer (ephemeris dan nautical almanac) kini mulaiMetode tersebut akan semakin berkembang apabila menggunakan metode hisab konvensional. Metode hisab kontemporer (ephemeris dan nautical almanac) kini mulai