UBYUBY

Tropical Animal ScienceTropical Animal Science

Pemanfaatan pakan alami seperti imunostimulan dan sumber protein alternatif telah terbukti meningkatkan performa unggas secara efisien. Penelitian ini mengkaji pengaruh madu klanceng pada fase starter dan tepung maggot Black Soldier Fly (BSF) dalam pakan terhadap produktivitas puyuh lokal (Coturnix coturnix japonica). Penelitian dilakukan di Boyolali pada 24 Desember 2024 – 9 Februari 2025 menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan, melibatkan 100 ekor puyuh betina. Perlakuan terdiri dari kontrol (T0) dan penambahan tepung maggot 5% (T1), 10% (T2), dan 15% (T3), serta madu klanceng 1% melalui air minum pada fase starter. Pemeliharaan dilakukan sejak umur 1 hari hingga 48 hari. Parameter yang diamati meliputi konsumsi pakan, PBB, FCR, SGR, umur bertelur, dan mortalitas. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan uji Duncan (α = 5%). Hasil menunjukkan perlakuan berpengaruh nyata terhadap hampir seluruh parameter, kecuali mortalitas. Perlakuan T3 memberikan hasil terbaik. Disimpulkan bahwa madu klanceng dan tepung maggot efektif digunakan sebagai pakan fungsional dalam meningkatkan produktivitas puyuh. Hasil menunjukkan bahwa pemberian pada perlakuan P2 memberikan pengaruh nyata terhadap produktivitas puyuh. Disimpulkan bahwa kombinasi madu klanceng dan tepung maggot efektif digunakan sebagai pakan fungsional untuk meningkatkan performa dan efisiensi pemeliharaan puyuh secara berkelanjutan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian madu klanceng pada fase starter dan penambahan tepung maggot dalam pakan secara signifikan meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas puyuh.Kombinasi ini efektif, berkelanjutan, dan layak diterapkan dalam budidaya puyuh.Level terbaik diperoleh pada penambahan maggot 15%, yang menghasilkan performa produksi tertinggi.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk lebih mengoptimalkan pemanfaatan madu klanceng dan tepung maggot dalam pemeliharaan puyuh. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi kandungan senyawa bioaktif spesifik dalam madu klanceng yang berperan dalam meningkatkan imunitas puyuh, sehingga dapat diformulasikan sebagai suplemen yang lebih efektif. Kedua, penelitian mengenai pengaruh berbagai level tepung maggot terhadap kualitas telur puyuh, seperti kandungan protein, lemak, dan vitamin, perlu dilakukan untuk memastikan bahwa pemberian tepung maggot tidak berdampak negatif terhadap nilai gizi telur. Ketiga, studi tentang interaksi antara madu klanceng dan tepung maggot pada berbagai fase pertumbuhan puyuh, termasuk fase reproduksi, dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai potensi sinergis kedua bahan pakan tersebut dalam meningkatkan performa puyuh secara keseluruhan.

  1. PENGARUH SUPLEMENTASI MADU KLANCENG DAN TEPUNG MAGGOT TERHADAP PRODUKTIVITAS PUYUH: THE EFFECT OF SUPPLEMENTATION... doi.org/10.36596/tas.v7i2.1886PENGARUH SUPLEMENTASI MADU KLANCENG DAN TEPUNG MAGGOT TERHADAP PRODUKTIVITAS PUYUH THE EFFECT OF SUPPLEMENTATION doi 10 36596 tas v7i2 1886
Read online
File size500.04 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test