UPI YAIUPI YAI

Psikologi Kreatif InovatifPsikologi Kreatif Inovatif

Mencuci tangan sangat penting dilakukan pada masa Pandemi Covid-19, kebiasaan mencuci tangan mengurangi risiko terhadap penularan infeksi virus. Eco-enzyme adalah larutan zat organik kompleks yang dihasilkan melalui proses fermentasi sisa limbah organik, denagn pencampuran gula dan air. Penelitian ini dilakukan sebagai salah satu upaya pemanfaatan sampah organik kulit buah jeruk yang diproses menjadi eco-enzyme untuk bahan pembuat hand sanitizer. Metode penelitian yang dilakukan berupa eksperimen dengan memanfaatkan sampah 3 jenis kulit jeruk sebagai bahan penelitian, proses fermentasi dilakukan dengan waktu selama 35 hari, hasil eco-enzyme selanjutnya diuji untuk mendapatkan nilai pH. Nilai pH eco-enzyme berada pada kisaran nilai pH 5,71, dimana pH eco-enzyme dari sampah kulit jeruk nipis memiliki nilai pH paling tinggi sebesar 6,62.

Eco-enzyme hasil dari proses fermentasi selama 35 hari dengan memanfaatkan 3 (tiga) jenis sampah kulit jeruk memiliki nilai pH rata-rata sebesar 5,71, dengan nilai pH tertinggi adalah sampah kulit jeruk nipis.Warna eco-enzyme yang dihasilkan cenderung berwarna coklat untuk kulit jeruk nipis dan kulit jeruk limo, sedangkan untuk eco-enzyme kulit jeruk manis berwarna coklat agak tua (gelap).Hasil dari proses pemanfaatan sampah ini menjadi eco-enzyme memiliki karakteristik yang baik untuk pembuatan hand sanitizer.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk mengembangkan pemanfaatan limbah kulit jeruk sebagai eco-enzyme. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji efektivitas eco-enzyme yang dihasilkan terhadap berbagai jenis bakteri dan virus penyebab penyakit, sehingga dapat diketahui spektrum aktivitas antimikroba dari eco-enzyme tersebut. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada optimasi proses fermentasi dengan memvariasikan perbandingan antara limbah kulit jeruk, gula, dan air, serta durasi fermentasi, untuk mendapatkan eco-enzyme dengan kualitas terbaik. Ketiga, pengembangan formula hand sanitizer yang menggunakan eco-enzyme sebagai bahan utama perlu dilakukan, dengan mempertimbangkan penambahan bahan-bahan lain yang dapat meningkatkan stabilitas, efektivitas, dan keamanan produk.

  1. Solubilization of waste activated sludge using a garbage enzyme produced from different pre-consumer... doi.org/10.1039/c5ra07959dSolubilization of waste activated sludge using a garbage enzyme produced from different pre consumer doi 10 1039 c5ra07959d
  2. Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Psikologi Kreatif Inovatif Vol 4 No 1 Maret 2024 | Psikologi Kreatif Inovatif.... journals.upi-yai.ac.id/index.php/PsikologiKreatifInovatif/issue/view/163Vol 4 No 1 2024 Jurnal Psikologi Kreatif Inovatif Vol 4 No 1 Maret 2024 Psikologi Kreatif Inovatif journals upi yai ac index php PsikologiKreatifInovatif issue view 163
Read online
File size283.63 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test