UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry
Jurnal Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum IslamJurnal Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum IslamPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan ketenagakerjaan dalam melindungi hak anak dalam hubungan kerja di Sulawesi Selatan sebagai upaya menjamin hak konstitusional warga negara yang terdapat dalam undang-undang dan aturan hukum tentang ketenagakerjaan. Kajian ini merupakan studi hukum empiris dianalisis dengan menggunakan teori hak asasi manusia, perlindungan anak dan teori tanggung jawab sosial korporasi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan studi pustaka. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kebijakan ketenagakerjaan yang bertujuan melindungi anak masih belum memadai, sehingga mengakibatkan eksploitasi ekonomi, sosial, dan moral, serta berdampak negatif terhadap pendidikan, kesehatan, dan perkembangan anak secara keseluruhan. Kurangnya perlindungan yang memadai dalam hubungan kerja pada akhirnya menghambat pembentukan sumber daya manusia berkualitas tinggi. Untuk mengatasi hal ini, intervensi dan pengawasan pemerintah yang lebih kuat sangat penting, terutama melalui pemberdayaan pengawas ketenagakerjaan yang efektif untuk menegakkan peraturan. Studi ini merekomendasikan perlunya harmonisasi Undang-Undang Hak Asasi Manusia, Undang-Undang Ketenagakerjaan, dan Undang-Undang Perlindungan Anak, serta pembentukan Komite Pengawas Ketenagakerjaan Independen yang melibatkan para akademis. Langkah-langkah tersebut diperlukan untuk memastikan penerapan perlindungan ketenagakerjaan yang efektif, mencegah eksploitasi anak, dan mendukung tujuan Indonesia untuk membangun sumber daya manusia yang unggul pada tahun 2045.
Studi ini menunjukkan bahwa perlindungan hak anak dalam pekerjaan masih belum memadai.Meskipun ketentuan konstitusional dan undang-undang mengizinkan anak-anak bekerja dalam kondisi khusus, seperti pekerjaan paruh waktu untuk menjamin hak mereka untuk pendidikan dan kesetaraan upah dengan pekerja dewasa, implementasinya dalam praktik masih terbatas dan tidak efektif.Banyak anak yang bekerja penuh waktu, sementara pengawasan pemerintah melalui badan pengawas tenaga kerja terbukti tidak memadai.Akibatnya, banyak anak di bawah kendali korporasi, baik di sektor formal maupun informal, berhenti sekolah dan beralih ke program pendidikan alternatif yang kualitasnya lebih rendah dibandingkan dengan sekolah formal.Hal ini mengurangi kemampuan mereka untuk bersaing, membatasi peluang mobilitas sosial, dan memperpanjang siklus pekerjaan dengan keterampilan rendah dan upah rendah.Upaya untuk menegakkan hak anak pekerja juga sangat terbatas oleh inkonsistensi dan kesenjangan dalam kerangka hukum, terutama terkait dengan Undang-Undang Hak Asasi Manusia Nomor 39 Tahun 1999.Meskipun Pasal 71 hingga 74 undang-undang tersebut secara eksplisit menegaskan tanggung jawab negara dan korporasi dalam menjamin hak asasi manusia, ketentuan-ketentuan ini sering kali terabaikan oleh kepentingan ekonomi yang tertanam dalam legislasi sektoral, seperti undang-undang ketenagakerjaan dan industri.Prinsip tanggung jawab korporasi belum diinternalisasi secara efektif dalam sektor industri dan energi, sehingga melemahkan mekanisme perlindungan anak.Untuk mengatasi tantangan ini, diperlukan langkah-langkah komprehensif dan harmonisasi regulasi.Penegakan hukum yang lebih kuat terhadap eksploitasi anak pekerja harus disertai dengan integrasi prinsip-prinsip hak asasi manusia ke dalam semua kebijakan sektoral.Baik negara maupun aktor korporasi bertanggung jawab untuk memastikan bahwa hak anak pekerja untuk pendidikan tidak dikorbankan demi kepentingan ekonomi.Hanya dengan pendekatan seperti itu, perlindungan hak anak dapat terwujud secara komprehensif dan berkelanjutan.
Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah saran-saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:. . 1. Mengembangkan model intervensi pemerintah yang komprehensif dan terintegrasi untuk melindungi hak anak pekerja. Model ini harus mencakup strategi yang kuat untuk meningkatkan kualitas pendidikan, menyediakan akses yang adil terhadap pendidikan berkualitas, dan memastikan bahwa hak anak pekerja untuk pendidikan tidak dikorbankan demi kepentingan ekonomi. Selain itu, model ini harus mencakup mekanisme pengawasan dan penegakan hukum yang efektif untuk mencegah eksploitasi anak pekerja.. . 2. Melakukan penelitian lebih lanjut tentang dampak kebijakan ketenagakerjaan yang ada terhadap hak anak pekerja, khususnya dalam hal akses pendidikan, upah yang adil, dan perlindungan dari eksploitasi. Penelitian ini dapat membantu mengidentifikasi kesenjangan dan inkonsistensi dalam kerangka hukum yang saat ini berlaku, serta mengusulkan perubahan kebijakan yang diperlukan untuk memastikan perlindungan hak anak pekerja yang lebih efektif.. . 3. Menganalisis peran dan tanggung jawab korporasi dalam melindungi hak anak pekerja. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana korporasi dapat lebih terlibat dalam upaya pencegahan eksploitasi anak pekerja, memastikan lingkungan kerja yang aman dan adil, serta mendukung inisiatif sosial yang mempromosikan dan melindungi hak anak. Selain itu, penelitian ini dapat mengusulkan strategi untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip hak asasi manusia ke dalam praktik korporasi, termasuk tanggung jawab sosial korporasi.
- Implementation of Civil Rights against Vulnerable Groups in the Legal and Constitutional System in Indonesia... pasca.unhas.ac.id/ojs/index.php/halrev/article/view/4229Implementation of Civil Rights against Vulnerable Groups in the Legal and Constitutional System in Indonesia pasca unhas ac ojs index php halrev article view 4229
- Jurnal Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam. protecting children rights employment policies... jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/samarah/article/view/25659Jurnal Samarah Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam protecting children rights employment policies jurnal ar raniry ac index php samarah article view 25659
- Sounding the Justice for Child: Does Restorative Justice Matters? | Journal of Law and Legal Reform.... journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jllr/article/view/68106Sounding the Justice for Child Does Restorative Justice Matters Journal of Law and Legal Reform journal unnes ac sju index php jllr article view 68106
| File size | 465.57 KB |
| Pages | 27 |
| DMCA | Report |
Related /
UEUUEU Undang-Undang Cipta Kerja telah disahkan menjadi Undang-Undang dengan konsep Negara kesejahteraan merupakan konsep pemerintahan di mana negara yang diwakiliUndang-Undang Cipta Kerja telah disahkan menjadi Undang-Undang dengan konsep Negara kesejahteraan merupakan konsep pemerintahan di mana negara yang diwakili
UEUUEU Sedangkan Kepolisian Negara Republik Indonesia melaksanakan fungsi keamanan bagi masyarakat dari berbagai peristiwa pidana ataupun kejahatan yang terjadiSedangkan Kepolisian Negara Republik Indonesia melaksanakan fungsi keamanan bagi masyarakat dari berbagai peristiwa pidana ataupun kejahatan yang terjadi
UEUUEU Untuk itu, peneliti menegaskan perlunya reformasi hukum yang mendesak, berupa pembentukan kerangka kerja regulasi AI holistik yang menanamkan nilai‑nilaiUntuk itu, peneliti menegaskan perlunya reformasi hukum yang mendesak, berupa pembentukan kerangka kerja regulasi AI holistik yang menanamkan nilai‑nilai
UEUUEU Impor pakaian bekas ilegal melalui penyelundupan balpres telah menjadi ancaman serius terhadap ketertiban hukum nasional, kesehatan masyarakat, dan stabilitasImpor pakaian bekas ilegal melalui penyelundupan balpres telah menjadi ancaman serius terhadap ketertiban hukum nasional, kesehatan masyarakat, dan stabilitas
YOSSOEDARSOYOSSOEDARSO Penyidikan terhadap notaris dalam tindak pidana yang berkaitan dengan akta yang dibuat oleh atau di hadapan notaris pada prinsipnya tetap tunduk pada mekanismePenyidikan terhadap notaris dalam tindak pidana yang berkaitan dengan akta yang dibuat oleh atau di hadapan notaris pada prinsipnya tetap tunduk pada mekanisme
POLTEKBANGSBYPOLTEKBANGSBY 17 Tahun 2017 dan disempurnakan melalui Permendikbud No. 14 Tahun 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kebijakan sistem zonasi17 Tahun 2017 dan disempurnakan melalui Permendikbud No. 14 Tahun 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kebijakan sistem zonasi
UEUUEU Perlindungan khusus bagi pekerja perempuan bersifat protektif, korektif, dan non-diskriminatif, serta diwujudkan melalui berbagai hak seperti istirahatPerlindungan khusus bagi pekerja perempuan bersifat protektif, korektif, dan non-diskriminatif, serta diwujudkan melalui berbagai hak seperti istirahat
UEUUEU Hasil penelitian menunjukan bahwa penawaran area WIUPK prioritas kepada Ormas agama tidak sejalan dengan Peraturan terkait Mineral dan Batubara sehinggaHasil penelitian menunjukan bahwa penawaran area WIUPK prioritas kepada Ormas agama tidak sejalan dengan Peraturan terkait Mineral dan Batubara sehingga
Useful /
YOSSOEDARSOYOSSOEDARSO Untuk mengatasi keterbatasan daya beli, pemerintah mendorong kepemilikan rumah melalui fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang disalurkan oleh perbankan.Untuk mengatasi keterbatasan daya beli, pemerintah mendorong kepemilikan rumah melalui fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang disalurkan oleh perbankan.
UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry Fokus penelitian diarahkan pada tantangan integrasi ajaran Islam dengan adat setempat. Metode yang digunakan adalah deskriptif-analisis dengan pendekatanFokus penelitian diarahkan pada tantangan integrasi ajaran Islam dengan adat setempat. Metode yang digunakan adalah deskriptif-analisis dengan pendekatan
UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry Selain itu, penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pedagogi pembelajaran bahasa Arab. Pengajaran ayat-ayat Al-Quran perlu dilandasi pendekatanSelain itu, penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pedagogi pembelajaran bahasa Arab. Pengajaran ayat-ayat Al-Quran perlu dilandasi pendekatan
GRAHAMITRAGRAHAMITRA Metode ADDIE merupakan salah satu model design sistem pembelajaran yang memperlihatkan tahapan-tahapan dasar sistem pembelajaran yang sederhana dan mudahMetode ADDIE merupakan salah satu model design sistem pembelajaran yang memperlihatkan tahapan-tahapan dasar sistem pembelajaran yang sederhana dan mudah