ASHAPUBLISHINGASHAPUBLISHING
International Journal of Administration and EducationInternational Journal of Administration and EducationPenelitian ini berfokus pada penerapan model pembelajaran diferensiasi pada mata pelajaran dasar manajemen kantor dan layanan bisnis kelas X MPLB di SMK Wahyu 1 Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan model pembelajaran diferensiasi pada mata pelajaran dasar manajemen kantor dan layanan bisnis kelas X di SMK Wahyu 1 Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan informan penelitian dalam pengumpulan data, yaitu kepala departemen MPLB, guru mata pelajaran dasar manajemen kantor dan layanan bisnis, guru MPLB, dan siswa kelas X departemen MPLB. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi; kemudian data dianalisis melalui proses kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran diferensiasi pada mata pelajaran dasar manajemen kantor dan layanan bisnis kelas X MPLB di SMK Wahyu 1 Makassar, jika dilihat dari tiga indikator, dapat dikatakan efektif. Hasil penelitian untuk setiap indikator memberikan bukti efektivitasnya: Tahap Persiapan tidak efektif karena terdapat kesenjangan antara implementasi nyata di lapangan yang mengakibatkan pengalaman belajar siswa tidak benar-benar mencerminkan pembelajaran diferensiasi yang nyata. Tahap Implementasi telah efektif karena guru telah berhasil menunjukkan kreativitas dalam mengidentifikasi minat siswa melalui peta konsep untuk mengeksplorasi pengetahuan awal, menghubungkan teori dengan pengalaman nyata siswa, aspek teoritis dengan praktik, meskipun terbatas oleh hasil belajar yang ditentukan sebelumnya. Tahap Evaluasi efektif karena menunjukkan penggunaan berbagai bentuk penilaian seperti pre-test dan post-test untuk memantau tingkat pemahaman siswa, serta memberikan umpan balik langsung sebagai bentuk apresiasi dan koreksi terhadap hasil kerja mereka.
Berdasarkan hasil penelitian tentang penerapan model pembelajaran diferensiasi pada mata pelajaran dasar manajemen kantor dan layanan bisnis kelas X MPLB di SMK Wahyu 1 Makassar, dapat dikategorikan sebagai efektif.Hal ini dapat dilihat dari tiga indikator seperti tahap persiapan yang menunjukkan perbedaan antara implementasi nyata yang mengakibatkan pengalaman belajar siswa tidak sepenuhnya mencerminkan pembelajaran diferensiasi yang sebenarnya, meskipun teori menekankan pentingnya bergeser dari target skor akhir ke pengembangan kompetensi siswa individu, realitas di lapangan menunjukkan hal yang berbeda, tahap implementasi guru menunjukkan kreativitas dengan mengidentifikasi minat siswa dengan menggunakan peta konsep untuk mengeksplorasi pengetahuan awal siswa dengan menghubungkan materi dengan pengalaman nyata siswa, serta menghubungkan teori dengan praktik.Kemudian tahap evaluasi menunjukkan upaya guru dalam kerangka kurikulum yang telah ditetapkan, berbagai bentuk penilaian seperti pre-test dan post-test digunakan untuk memantau pemahaman siswa, sedangkan umpan balik diberikan sebagai bentuk apresiasi dan koreksi terhadap hasil kerja siswa.
Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: (1) Mengembangkan strategi evaluasi yang lebih komprehensif untuk mengukur efektivitas model pembelajaran diferensiasi, dengan mempertimbangkan berbagai aspek seperti keterlibatan siswa, pemahaman konsep, dan keterampilan praktis. (2) Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi model pembelajaran diferensiasi, seperti dukungan infrastruktur, budaya sekolah, dan kepemimpinan instruksional. (3) Menjelajahi cara-cara inovatif untuk meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran diferensiasi, seperti penggunaan teknologi, aktivitas kelompok, atau pendekatan pembelajaran berbasis proyek.
- The Influence of Learning Discipline on the Learning Achievement of Class X Students of Office Management... doi.org/10.70188/a4wbgy33The Influence of Learning Discipline on the Learning Achievement of Class X Students of Office Management doi 10 70188 a4wbgy33
- Memahami Pembelajaran dengan Lebih Mendalam. memahami pembelajaran mendalam repositori asha publishing... doi.org/10.63164/590717Memahami Pembelajaran dengan Lebih Mendalam memahami pembelajaran mendalam repositori asha publishing doi 10 63164 590717
- Video Model Pembelajaran Sebagai Solusi untuk Meningkatkan Pemahaman Peserta Didik terkait Public speaking... doi.org/10.70188/yxc2xd70Video Model Pembelajaran Sebagai Solusi untuk Meningkatkan Pemahaman Peserta Didik terkait Public speaking doi 10 70188 yxc2xd70
| File size | 309.24 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UNISLAUNISLA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan kebijakan Kurikulum Kebebasan Belajar (Merdeka Belajar) di Indonesia dari perspektif pemikiranPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan kebijakan Kurikulum Kebebasan Belajar (Merdeka Belajar) di Indonesia dari perspektif pemikiran
UMPOUMPO Aspek yang diakses meliputi aspek media, aspek materi, dan aspek pembelajaran. Data dari penelitian ini dianalisis menggunakan persentase deskriptif. HasilAspek yang diakses meliputi aspek media, aspek materi, dan aspek pembelajaran. Data dari penelitian ini dianalisis menggunakan persentase deskriptif. Hasil
IAIN KEDIRIIAIN KEDIRI Penelitian ini dapat digunakan sebagai panduan dan perspektif dalam mengembangkan nilai-nilai moderasi dalam pendidikan bahasa Arab di lembaga formal sepertiPenelitian ini dapat digunakan sebagai panduan dan perspektif dalam mengembangkan nilai-nilai moderasi dalam pendidikan bahasa Arab di lembaga formal seperti
ACADEMICAREVIEWACADEMICAREVIEW Hasil menunjukkan bahwa guru pendidikan agama islam (PAI) memiliki peran strategis dalam mempromosikan moderasi agama melalui tiga peran utama: sebagaiHasil menunjukkan bahwa guru pendidikan agama islam (PAI) memiliki peran strategis dalam mempromosikan moderasi agama melalui tiga peran utama: sebagai
UNWIRUNWIR Hasil penelitian menunjukkan: (1) Perencanaan dilakukan secara sistematis dan kolaboratif dengan melibatkan seluruh stakeholder, mencakup aspek pembelajaran,Hasil penelitian menunjukkan: (1) Perencanaan dilakukan secara sistematis dan kolaboratif dengan melibatkan seluruh stakeholder, mencakup aspek pembelajaran,
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Istilah management mempunyai arti sebagai kumpulan pengetahuan tentang bagaimana seharusnya memanage (mengelola) sumber daya manusia. Untuk mencapai kebermaknaanIstilah management mempunyai arti sebagai kumpulan pengetahuan tentang bagaimana seharusnya memanage (mengelola) sumber daya manusia. Untuk mencapai kebermaknaan
UNRAMUNRAM Materi sosialisasi dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini dimodifikasi dari hasil penelitian tahun 2022, dengan harapan hasil penelitianMateri sosialisasi dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini dimodifikasi dari hasil penelitian tahun 2022, dengan harapan hasil penelitian
MAHADEWAMAHADEWA Solusi yang diusulkan meliputi pelatihan berkelanjutan penggunaan teknologi informasi bagi semua pihak, penyediaan perangkat dan akses internet yang memadai,Solusi yang diusulkan meliputi pelatihan berkelanjutan penggunaan teknologi informasi bagi semua pihak, penyediaan perangkat dan akses internet yang memadai,
Useful /
UNWIRUNWIR Oleh karena itu, diperlukan evaluasi dan penyesuaian berkelanjutan guna menjaga keseimbangan antara otonomi, akuntabilitas, dan beban kerja guru, sehinggaOleh karena itu, diperlukan evaluasi dan penyesuaian berkelanjutan guna menjaga keseimbangan antara otonomi, akuntabilitas, dan beban kerja guru, sehingga
UNSIKAUNSIKA Pengelolaan kelas yang efektif, termasuk penetapan tata tertib bersama, pengecekan piket, dan penegakan konsekuensi, sangat penting untuk menciptakan lingkunganPengelolaan kelas yang efektif, termasuk penetapan tata tertib bersama, pengecekan piket, dan penegakan konsekuensi, sangat penting untuk menciptakan lingkungan
UNSIKAUNSIKA Guru atau pendidik adalah instrumen utama dalam proses pembelajaran. Guru memiliki hak prerogratif dalam menentukan alur pembelajaran, termasuk menanganiGuru atau pendidik adalah instrumen utama dalam proses pembelajaran. Guru memiliki hak prerogratif dalam menentukan alur pembelajaran, termasuk menangani
MAHADEWAMAHADEWA Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAL) yang terdiri dari 3 jenis tanamanMetode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAL) yang terdiri dari 3 jenis tanaman