UNWIRUNWIR

Edum JournalEdum Journal

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh implementasi program Sekolah Penggerak dan Kurikulum Merdeka yang memerlukan manajemen efektif dan pengembangan budaya sekolah yang mendukung. Penelitian bertujuan menganalisis perencanaan, implementasi, dan evaluasi manajemen Sekolah Penggerak dan budaya sekolah di SMA Negeri 1 Pakue. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan delapan informan kunci, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Perencanaan dilakukan secara sistematis dan kolaboratif dengan melibatkan seluruh stakeholder, mencakup aspek pembelajaran, SDM, dan budaya sekolah; (2) Implementasi menunjukkan transformasi signifikan dalam praktik pembelajaran dan budaya sekolah, didukung sistem pendampingan yang efektif; (3) Evaluasi dilakukan secara komprehensif dan berkelanjutan, menunjukkan peningkatan kualitas pembelajaran dan penguatan budaya sekolah. Kesimpulannya, manajemen yang sistematis dan pengembangan budaya sekolah yang terencana berkontribusi pada keberhasilan program. Rekomendasi penelitian menekankan pentingnya penguatan sistem pendampingan guru dan pengembangan budaya sekolah berkelanjutan.

Berdasarkan Kesimpulan tersebut, dapat diketahui transformasi sekolah telah berjalan secara sistematis dan menunjukkan hasil yang positif.Dalam aspek perencanaan, sekolah telah menerapkan pendekatan kolaboratif dengan melibatkan seluruh stakeholder, yang mencakup perencanaan pembelajaran, pengembangan SDM, dan penguatan budaya sekolah.Implementasi program menunjukkan transformasi signifikan dalam praktik pembelajaran yang bergeser dari teacher-centered menjadi student-centered, didukung oleh program pengembangan profesional guru yang efektif dan penguatan budaya sekolah yang kondusif.Evaluasi program yang dilakukan secara komprehensif dan berkelanjutan menunjukkan peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan kompetensi guru, dan transformasi positif dalam budaya sekolah.Keberhasilan program ini didukung oleh kepemimpinan yang transformatif, sistem pendampingan yang efektif, dan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan.Meskipun masih terdapat beberapa tantangan yang perlu diatasi, pengalaman SMA Negeri 1 Pakue memberikan model implementasi yang dapat menjadi referensi bagi sekolah lain dalam mengembangkan program serupa dengan penyesuaian sesuai konteks masing-masing.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan sistem pendampingan guru yang lebih intensif dan berkelanjutan. Hal ini dapat dilakukan dengan mengidentifikasi kebutuhan spesifik guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, dan kemudian merancang program pendampingan yang disesuaikan dengan kebutuhan tersebut. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi strategi-strategi inovatif dalam pengembangan budaya sekolah yang berkelanjutan. Misalnya, bagaimana sekolah dapat menciptakan lingkungan belajar yang mendukung kolaborasi dan inovasi di antara siswa dan guru. Terakhir, penelitian dapat menyelidiki peran teknologi dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka, khususnya dalam aspek asesmen dan pembelajaran berbasis proyek.

  1. Manajemen Pembelajaran dalam Mengembangkan Kemampuan Sosial Anak Usia Dini | Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan... obsesi.or.id/index.php/obsesi/article/view/1151Manajemen Pembelajaran dalam Mengembangkan Kemampuan Sosial Anak Usia Dini Jurnal Obsesi Jurnal Pendidikan obsesi index php obsesi article view 1151
  2. MANAJEMEN SEKOLAH PENGGERAK DAN BUDAYA SEKOLAH DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA | Edum Journal. manajemen... doi.org/10.31943/edumjournal.v8i2.308MANAJEMEN SEKOLAH PENGGERAK DAN BUDAYA SEKOLAH DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA Edum Journal manajemen doi 10 31943 edumjournal v8i2 308
Read online
File size227.21 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test