UMPOUMPO
Muaddib : Studi Kependidikan dan KeislamanMuaddib : Studi Kependidikan dan KeislamanPenelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan media pembelajaran komik sains yang baik untuk pembelajaran dalam hal kelayakan fisik, desain, warna, material, gambar, dan teks sebagai pengantar diskusi siswa, (2) menentukan kelayakan media pembelajaran komik sains. Penelitian ini merupakan Penelitian dan Pengembangan (R&D), yang dilakukan dalam delapan tahap, yaitu (1) Melakukan studi pendahuluan dan pengumpulan informasi, (2) Perencanaan, (3) Mengembangkan bentuk produk awal, (4) Melakukan uji coba perorangan, (5) Melakukan revisi pertama, (6) Melakukan uji coba kelompok kecil, (7) Melakukan revisi kedua, (8) Melakukan uji coba lapangan. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMP N 6 Ponorogo. Responden yang digunakan dalam penelitian ini adalah 46 siswa, terdiri dari 3 validator, 3 siswa untuk uji coba satu-on-one, 10 siswa untuk uji coba kelompok kecil, dan 30 siswa untuk uji coba lapangan. Aspek yang diakses meliputi aspek media, aspek materi, dan aspek pembelajaran. Data dari penelitian ini dianalisis menggunakan persentase deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kualitas aspek media, melalui validasi ahli media, mencapai rata-rata 3,87 atau dalam kategori baik, (2) Aspek materi dan pembelajaran, melalui validasi ahli materi, mencapai rata-rata 3,78 atau dalam kategori baik, dan (3) Berdasarkan penilaian siswa terhadap aspek-aspek media pembelajaran, yaitu kelayakan fisik, desain, warna, material, gambar, dan teks, diperoleh persentase rata-rata 86,9% atau dalam kategori baik juga. Hal ini menunjukkan bahwa produk pengembangan media pembelajaran sains untuk siswa kelas VII SMP telah mencapai tahap revisi untuk diseminasi, kemudian setelah beberapa revisi diharapkan memiliki hasil yang lebih baik untuk diseminasi sebagai media pembelajaran atau sumber belajar.
Berdasarkan hasil riset dalam rangka R & D (penelitian dan pengembangan), dapat disimpulkan beberapa hal yaitu.(1) Media Pembelajaran Komik Sains (IPA) Biologi pada materi ekosistem untuk kelas VII SMP yang dikembangkan ini layak digunakan berdasarkan validasi ahli media pembelajaran, ahli materi pembelajaran, hasil uji coba perseorangan, uji coba kelompok kecil, uji coba lapangan dan uji coba produk di kelas.(2) Media pembelajaran komik sains yang dikembangkan dapat meningkatkan prestasi belajar siswa.Berdasarkan hasil penelitian dapat disarankan hal-hal sebagai berikut, berkenaan dengan pemanfaatan produk.(1) Media pembelajaran komik sains untuk kelas VII SMP sebagai pengantar diskusi dengan materi pokok “ekosistem nanti kalau diperbaiki, diharapkan hasilnya kalau didiseminasi dapat dimanfaatkan secara maksimal, baik oleh siswa maupun oleh guru mata pelajaran sains (IPA) biologi sebagai media dan sumber belajar.Media komik sains ini diharapkan dapat membantu siswa dalam merangsang diskusi kelompok, sehingga dapat belajar mandiri dalam memahami materi ekosistem dengan berpikir kritis dan membantu guru dalam menyampaikan materi pokok “ekosistem dengan efisien dan menarik.
Berdasarkan latar belakang yang menyoroti pentingnya media pembelajaran yang menarik untuk meningkatkan minat belajar siswa, metode penelitian yang melibatkan uji coba dan validasi ahli, serta hasil yang menunjukkan efektivitas komik sains dalam pembelajaran, berikut adalah saran penelitian lanjutan:. . Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi dampak penggunaan komik sains terhadap pemahaman konsep sains siswa dengan melibatkan kelompok kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Hal ini akan memberikan bukti empiris yang lebih kuat mengenai keunggulan komik sains dibandingkan metode lain. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan komik sains dengan materi pelajaran lain, seperti materi tentang sistem peredaran darah atau fotosintesis, dan menguji efektivitasnya pada berbagai tingkatan kelas. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana komik sains dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum sains secara lebih komprehensif, termasuk pengembangan panduan guru dan pelatihan bagi guru untuk memaksimalkan penggunaan komik sains dalam pembelajaran.
| File size | 454.12 KB |
| Pages | 19 |
| DMCA | Report |
Related /
UMBUMB Berdasarkan hasil penelitian, dapat dikatakan bahwa dapat ditarik kesimpulan bahwasanya pada saat pembelajaran berlangsung, keinginan untuk belajar meningkatBerdasarkan hasil penelitian, dapat dikatakan bahwa dapat ditarik kesimpulan bahwasanya pada saat pembelajaran berlangsung, keinginan untuk belajar meningkat
UM SURABAYAUM SURABAYA Kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa guru mampu mengidentifikasi konten numerasi sebesar 80% (4 dari 5 domain), yaitu domain bilangan, aljabar, pengukuran,Kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa guru mampu mengidentifikasi konten numerasi sebesar 80% (4 dari 5 domain), yaitu domain bilangan, aljabar, pengukuran,
UNESAUNESA Model pengembangan yang digunakan adalah 4-D oleh (Thiagarajan 1974), meliputi tahapan define, design, develop, disseminate. Teknik pengambilan data melaluiModel pengembangan yang digunakan adalah 4-D oleh (Thiagarajan 1974), meliputi tahapan define, design, develop, disseminate. Teknik pengambilan data melalui
UNESAUNESA Model pembelajaran sangat penting menjadi penentu bagi pendidik bukan hanya sumber belajar pada saat pembelajaran. Oleh sebab itu penerapan model pembelajaranModel pembelajaran sangat penting menjadi penentu bagi pendidik bukan hanya sumber belajar pada saat pembelajaran. Oleh sebab itu penerapan model pembelajaran
UNESAUNESA Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan potensi lingkungan, khususnya potensi geohistoris Gresik, sangat penting dalam kegiatan pembelajaran IPS.Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan potensi lingkungan, khususnya potensi geohistoris Gresik, sangat penting dalam kegiatan pembelajaran IPS.
IAINFMPAPUAIAINFMPAPUA Kelima, kurangnya keahlian dan keterampilan guru dalam mengaplikasikan teknologi (IT). Keenam, sebagai Upaya dalam mengatasi kesulitan tersebut diperlukanKelima, kurangnya keahlian dan keterampilan guru dalam mengaplikasikan teknologi (IT). Keenam, sebagai Upaya dalam mengatasi kesulitan tersebut diperlukan
POLNAMPOLNAM Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan jumlah produk dagangan yang terjual, meningkatkan volume penjualan dan mengetahui berapa pendapatan pedagangTujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan jumlah produk dagangan yang terjual, meningkatkan volume penjualan dan mengetahui berapa pendapatan pedagang
ATIDEWANTARAATIDEWANTARA Kendati demikian, proses pembelajaran sejatinya bersifat fleksibel yang dipengaruhi oleh situasi, kondisi, sarana, prasarana, dan stakeholder pendidikan.Kendati demikian, proses pembelajaran sejatinya bersifat fleksibel yang dipengaruhi oleh situasi, kondisi, sarana, prasarana, dan stakeholder pendidikan.
Useful /
UMPOUMPO Strategi yang diterapkan meliputi teladan, nasihat, perintah, pembinaan orang tua, serta latihan melalui program ASLAMA yang dievaluasi secara berkala.Strategi yang diterapkan meliputi teladan, nasihat, perintah, pembinaan orang tua, serta latihan melalui program ASLAMA yang dievaluasi secara berkala.
UNESAUNESA Temuan ini selaras dengan teori konstruktivisme dan teori sosial kognitif Bandura yang menekankan pentingnya pengalaman belajar yang aktif, kolaboratif,Temuan ini selaras dengan teori konstruktivisme dan teori sosial kognitif Bandura yang menekankan pentingnya pengalaman belajar yang aktif, kolaboratif,
UNESAUNESA Guru berperan sebagai fasilitator, mediator konflik, serta pemberi pemahaman sosial yang membantu menciptakan iklim kelas inklusif. Namun demikian, ditemukanGuru berperan sebagai fasilitator, mediator konflik, serta pemberi pemahaman sosial yang membantu menciptakan iklim kelas inklusif. Namun demikian, ditemukan
WESTSCIENCESWESTSCIENCES Penerapan CPOB 2024 merupakan langkah strategis dalam menjamin bahwa produk farmasi yang dihasilkan di Indonesia memiliki mutu yang tinggi dan sesuai denganPenerapan CPOB 2024 merupakan langkah strategis dalam menjamin bahwa produk farmasi yang dihasilkan di Indonesia memiliki mutu yang tinggi dan sesuai dengan