PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA
Jurnal Pendidikan IndonesiaJurnal Pendidikan IndonesiaPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran perencanaan Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) pada lembaga pendidikan Islam, khususnya di Pondok Pesantren Bina Insan Mulia Cirebon. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya pengelolaan SDM yang strategis dan sistematis dalam meningkatkan kualitas pendidikan pesantren di era globalisasi dan revolusi industri 4.0. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi dan wawancara mendalam dengan musyrifah, guru, dan tenaga kependidikan di Pondok Pesantren Bina Insan Mulia Cirebon, khususnya di asrama putri. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan manajemen personalia yang terarah dan sistematis memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pemenuhan kebutuhan tenaga kependidikan dengan rasio yang memadai (1 pendidik untuk setiap 100 santri dari total 3000 santri). Temuan ini mengindikasikan bahwa pengelolaan SDM yang optimal dapat mendukung efektivitas pembelajaran dan keberlanjutan pengelolaan pesantren di masa mendatang. Penelitian ini menekankan pentingnya standardisasi manajemen SDM di pesantren sebagai upaya meningkatkan daya saing lembaga pendidikan Islam dalam menghadapi tantangan global.
Manajemen sumber daya manusia di Pondok Pesantren Bina Insan Mulia sudah memenuhi standarisasi, karena Manajemen sumber daya manusia merupakan salah satu bidang dari manajemen umum yang meliputi segi-segi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian.Sumber daya manusia dianggap semakin penting karena dalam pencapaian tujuan organisasi, maka berbagai pengalaman dan hasil penelitian dalam bidang sumber daya manusia dikumpulkan secara sistematis dengan apa yang disebut dengan manajemen sumber daya manusia.Istilah management mempunyai arti sebagai kumpulan pengetahuan tentang bagaimana seharusnya memanage (mengelola) sumber daya manusia.Untuk mencapai kebermaknaan sumber daya manusia yang optimal, maka diperlukan manajemen dengan tujuan yang jelas.Tujuan manajemen dapat dilihat dari tingkat yang paling rendah, yaitu tingkat personal (personal objective), naik ke tingkat yang lebih tinggi, yaitu tujuan fungsional (function objective), dilanjutkan ke tujuan organisasional (organizational objective), dan puncaknya untuk tujuan layanan masyarakat secara nasional dan internasional (society objective).Manajemen sumber daya manusia menganggap bahwa karyawan adalah kekayaan utama yang dimiliki organisasi yang harus dikelola dengan baik.Oleh karena itu, manajemen sumber daya manusia sifatnya lebih strategis bagi organisasi dalam mencapai tujuan-tujuan yang telah ditetapkan.Peran manajemen sumber daya manusia sebagai faktor sentral dalam organisasi dapat dikelompokkan menjadi beberapa peran, di antaranya peran administrasi manajemen sumber daya manusia, peran operasional manajemen sumber daya manusia, dan peran strategis manajemen sumber daya manusia.Manajemen sumber daya manusia dilakukan agar tenaga pendidik dan kependidikan dapat melaksanakan tugasnya dengan baik sehingga dapat mencapai tujuan individu, tujuan fungsional, dan tujuan organisasi.
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan yang berfokus pada pengembangan sistem remunerasi yang lebih kompetitif untuk tenaga pendidik di pesantren, khususnya untuk guru mata pelajaran umum. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi-strategi inovatif dalam diversifikasi sumber pendanaan, seperti kerjasama dengan alumni dan donatur tetap, serta menganalisis dampak peningkatan sistem remunerasi terhadap tingkat turnover dan motivasi tenaga pendidik. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat mengkaji efektivitas program pelatihan digital literacy bagi tenaga pendidik senior dalam menyesuaikan diri dengan tuntutan pembelajaran di era digital. Penelitian ini dapat menganalisis dampak pelatihan terhadap peningkatan kompetensi digital dan kemampuan guru dalam mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran. Terakhir, penelitian lanjutan dapat menyelidiki peran sistem job sharing dalam mengurangi beban kerja tenaga pendidik di pesantren yang menerapkan sistem pembelajaran 24 jam. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi optimalisasi sistem job sharing, termasuk pembagian tugas yang adil dan efektif, serta dampak sistem ini terhadap efektivitas pembelajaran dan kesejahteraan tenaga pendidik.
| File size | 226.87 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
LAKASPIALAKASPIA Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan subjek kepala sekolah, guru, dan staf kurikulum. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi,Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan subjek kepala sekolah, guru, dan staf kurikulum. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi,
STAI AL-HIDAYAHSTAI AL-HIDAYAH Guru yang kompeten dan cerdas akan mampu melaksanakan amanat dalam mengajar siswa secara profesional dan bertanggung jawab. Kompetensi pedagogik merupakanGuru yang kompeten dan cerdas akan mampu melaksanakan amanat dalam mengajar siswa secara profesional dan bertanggung jawab. Kompetensi pedagogik merupakan
STITAW BINJAISTITAW BINJAI Sos selaku guru BK di SMPN 1 Sungai Batang, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan bimbingan dan konseling di sekolah ini telah mencakup empat layanan utama,Sos selaku guru BK di SMPN 1 Sungai Batang, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan bimbingan dan konseling di sekolah ini telah mencakup empat layanan utama,
STTS ABDA AGUNGSTTS ABDA AGUNG Melalui analisis naratif-sistematik dan sintesis dengan pemikiran teolog Reformed seperti Calvin dan Berkhof, penelitian ini menemukan bahwa paradoks-paradoksMelalui analisis naratif-sistematik dan sintesis dengan pemikiran teolog Reformed seperti Calvin dan Berkhof, penelitian ini menemukan bahwa paradoks-paradoks
DINAMIKADINAMIKA Tujuan kegiatan adalah untuk memberikan gambaran dan kesempatan bagi guru untuk menyusun modul ajar yang sesuai dengan kurikulum yang berlaku di IndonesiaTujuan kegiatan adalah untuk memberikan gambaran dan kesempatan bagi guru untuk menyusun modul ajar yang sesuai dengan kurikulum yang berlaku di Indonesia
UNSUDAUNSUDA The strategies applied include the use of innovative learning methods, the utilization of technology, and contextual approaches that are relevant to studentsThe strategies applied include the use of innovative learning methods, the utilization of technology, and contextual approaches that are relevant to students
JURNALEDUKASIAJURNALEDUKASIA Praktik pembelajaran yang menarik, kreatif, berpikir kritis dan berpusat pada siswa seperti pembelajaran kritis (critical thinking & critical pedagogy)Praktik pembelajaran yang menarik, kreatif, berpikir kritis dan berpusat pada siswa seperti pembelajaran kritis (critical thinking & critical pedagogy)
STIEPARISTIEPARI Namun, penelitian juga menemukan adanya penggunaan bahasa kasar oleh sebagian guru akibat faktor pengelolaan kelas dan penyelesaian tugas siswa, yang berpotensiNamun, penelitian juga menemukan adanya penggunaan bahasa kasar oleh sebagian guru akibat faktor pengelolaan kelas dan penyelesaian tugas siswa, yang berpotensi
Useful /
STTS ABDA AGUNGSTTS ABDA AGUNG Guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) harus memiliki integritas spiritual dan karakter Kristiani yang mencerminkan nilai-nilai alkitabian. 24–25 menjadiGuru Pendidikan Agama Kristen (PAK) harus memiliki integritas spiritual dan karakter Kristiani yang mencerminkan nilai-nilai alkitabian. 24–25 menjadi
STTS ABDA AGUNGSTTS ABDA AGUNG Artikel ini membahas perspektif amanat budaya terhadap penggunaan teknologi dalam konteks pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. Dalam menghadapi era digital,Artikel ini membahas perspektif amanat budaya terhadap penggunaan teknologi dalam konteks pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. Dalam menghadapi era digital,
STTS ABDA AGUNGSTTS ABDA AGUNG Identitas Kristen bukan sekadar status teologis, melainkan realitas eksistensial yang menuntut integrasi antara iman dan kehidupan. Dengan menelaah strukturIdentitas Kristen bukan sekadar status teologis, melainkan realitas eksistensial yang menuntut integrasi antara iman dan kehidupan. Dengan menelaah struktur
STTS ABDA AGUNGSTTS ABDA AGUNG Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, melibatkan analisis literatur dari buku, jurnal, dan dokumen relevan. Hasil menunjukkanMetode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, melibatkan analisis literatur dari buku, jurnal, dan dokumen relevan. Hasil menunjukkan