UINSUNAUINSUNA
Al Mabhats : Jurnal Penelitian Sosial AgamaAl Mabhats : Jurnal Penelitian Sosial AgamaArtikel ini membahas tentang konsep moderasi beragama dalam membina kekuatan moralitas bangsa. Bangsa Indonesia adalah masyarakat beragam budaya dengan sifat kemajemukannya. Keberagaman di Indonesia mencakup perbedaan agama, etnis, suku, budaya dan sebagainya. Dalam interaksi masyarakat yang multikultural ini, sering terjadi konflik dalam berkomunikasi, perbedaan pendapat, sehingga terjadinya pergeseran nilai-nilai moral yang dapat mengancam persatuan dan kesatuan. Konsep dasar moderasi beragama adalah keterbukaan menerima keberagaman (inklusivisme) serta tidak saling mempertentangkan namun mencari penyelesaian dengan toleran. Apalagi di era disrupsi teknologi saat ini, dengan banyaknya informasi yang tersaji di media sosial baik sifatnya benar maupun salah. Masyarakat menjadi terbiasa menemukan kebenaran tunggal, tanpa penjelasan dan pengayaan. Hal ini bisa memicu konflik antar kelompok disebabkan beragam pendapat yang berbeda. Dalam kehidupan multikultural, diperlukan sikap menghargai perbedaan, kemajemukan dan kemauan berinteraksi dengan siapapun secara adil dan seimbang. Sejatinya perbedaan bukan sumber konflik tetapi sebagai bagian kekayaan modal budaya yang seharusnya dapat dikelola sebagai potensi bagi pengembangan kekuatan moralitas bangsa yang berbudaya.
Moderasi beragama merupakan solusi dari kompleksitas problematika bangsa dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang damai dan bermoral.Visi moderasi beragama sesungguhnya dapat tumbuh subur di Indonesia, lebih subur ketimbang di negara negara lain, karena modal ideologi Pancasila dan slogan Bhineka Tunggal Ika, yang memiliki misi menjaga keberagamaan, merawat keragaman, berakulturasi dengan kebudayaan, serta menjaga persatuan dan kesatuan masyarakatnya.Pada era disrupsi teknologi sekarang ini, ditandai dengan berkembangnya informasi, komputasi, otomasi, dan robotisasi.Kondisi ini sangat radikal yang mengakibatkan efek domino yang luar biasa masif, tanpa kecuali aspek keagamaan.Internet yang semakin dekat dengan masyarakat juga berefek pada perilaku keagamaan.Moderasi beragama memberi pelajaran untuk berfikir dan bertindak bijaksana, tidak fanatik atau terobsesi buta oleh satu pandangan keagamaan seseorang atau kelompok tanpa mempertimbangkan pandangan keagamaan orang atau kelompok lainnya.
Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan antara lain: pertama, perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh media sosial terhadap moderasi beragama pada generasi muda, dengan fokus pada bagaimana strategi komunikasi yang efektif dapat digunakan untuk melawan disinformasi dan ujaran kebencian. Kedua, penelitian kualitatif mendalam mengenai praktik moderasi beragama di masyarakat multikultural, dengan tujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang memfasilitasi atau menghambat implementasi moderasi beragama. Ketiga, penelitian komparatif antara Indonesia dengan negara lain yang memiliki keragaman agama tinggi, untuk mempelajari strategi moderasi beragama yang berhasil dan dapat diadaptasi di Indonesia. Dengan demikian, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana membangun masyarakat yang toleran, inklusif, dan harmonis di tengah perbedaan.
| File size | 209.99 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
UNISLAUNISLA Keberhasilan pesantren dalam membentuk karakter santri tidak hanya bergantung pada kurikulum akademik, tetapi juga pada strategi keteladanan, pembiasaan,Keberhasilan pesantren dalam membentuk karakter santri tidak hanya bergantung pada kurikulum akademik, tetapi juga pada strategi keteladanan, pembiasaan,
UNISLAUNISLA Dalam strategi penanaman nilai-nilai moderasi beragama di MAN 1 Lamongan terdapat faktor pendukung dan penghambat. Faktor pendukungnya yakni sebagai berikutDalam strategi penanaman nilai-nilai moderasi beragama di MAN 1 Lamongan terdapat faktor pendukung dan penghambat. Faktor pendukungnya yakni sebagai berikut
UNISLAUNISLA Meskipun demikian, masih terdapat tantangan dalam menumbuhkan motivasi internal siswa untuk beribadah sunah dan disiplin dalam aspek-aspek minor salatMeskipun demikian, masih terdapat tantangan dalam menumbuhkan motivasi internal siswa untuk beribadah sunah dan disiplin dalam aspek-aspek minor salat
IAIN SUIAIN SU Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, diskusi kelompok terarah (FGD), dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi PSMData diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, diskusi kelompok terarah (FGD), dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi PSM
STAI MIFDASTAI MIFDA Hadis ini merepresentasikan tiga fase pendidikan anak yang mencakup dimensi spiritual, moral, sosial, dan kognitif. Implementasi pendidikan shalat dalamHadis ini merepresentasikan tiga fase pendidikan anak yang mencakup dimensi spiritual, moral, sosial, dan kognitif. Implementasi pendidikan shalat dalam
STAI MIFDASTAI MIFDA Strategi motivasi guru Al-Quran Hadis di MA Plus Sunan Drajat 7, seperti pendekatan individual, talaqqi, pembelajaran bertahap, dan pemberian doronganStrategi motivasi guru Al-Quran Hadis di MA Plus Sunan Drajat 7, seperti pendekatan individual, talaqqi, pembelajaran bertahap, dan pemberian dorongan
UINSUNAUINSUNA Faktor-faktor lingkungan lembaga seperti kepemimpinan, pendekatan terhadap pelanggan, iklim lembaga, tim pemecahan masalah, dan pendidikan serta pelatihanFaktor-faktor lingkungan lembaga seperti kepemimpinan, pendekatan terhadap pelanggan, iklim lembaga, tim pemecahan masalah, dan pendidikan serta pelatihan
UINSUNAUINSUNA Al-Quran sebagai bayyinah; pembeda antara yang hak dengan bathil, baik-buruk, jalan kebahagiaan dunia dan akhirat. Allah telah menjelaskan dalam suratAl-Quran sebagai bayyinah; pembeda antara yang hak dengan bathil, baik-buruk, jalan kebahagiaan dunia dan akhirat. Allah telah menjelaskan dalam surat
Useful /
IAIN SUIAIN SU pertama, institusi pendidikan pertanian perlu merancang komunikasi experiential secara sistematis dan reflektif sebagai inti kurikulum, bukan sekadar pelengkap.pertama, institusi pendidikan pertanian perlu merancang komunikasi experiential secara sistematis dan reflektif sebagai inti kurikulum, bukan sekadar pelengkap.
IAIN SUIAIN SU Melalui ketegangan dinamis antara ranah semiotik (emosi, ritme musik daerah) dan ranah simbolis (hukum, kedaulatan negara), video musik ini berhasil menegosiasikanMelalui ketegangan dinamis antara ranah semiotik (emosi, ritme musik daerah) dan ranah simbolis (hukum, kedaulatan negara), video musik ini berhasil menegosiasikan
UBUB This study concludes that the Capital Asset Pricing Model (CAPM) outperforms the Arbitrage Pricing Theory (APT) in describing stock returns across nineThis study concludes that the Capital Asset Pricing Model (CAPM) outperforms the Arbitrage Pricing Theory (APT) in describing stock returns across nine
ITLITL Literatur logistik terbaru semakin mengakui liburan publik dan musim perayaan sebagai guncangan logistik struktural daripada gangguan insidental. [13]Literatur logistik terbaru semakin mengakui liburan publik dan musim perayaan sebagai guncangan logistik struktural daripada gangguan insidental. [13]