PENERBITPENERBIT

Jurnal Penelitian Agama HinduJurnal Penelitian Agama Hindu

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tema motif flora dan fauna pada candi Hindu masa Kedatuan Sriwijaya sebagai bagian dari pembelajaran sejarah dan seni arsitektur religius. Tujuan utama adalah untuk memahami bagaimana motif-motif tersebut mencerminkan kosmologi dan nilai-nilai spiritual masyarakat Hindu pada masa tersebut. Metode penelitian yang digunakan meliputi analisis deskriptif terhadap relief-relief candi di Sumatera, kajian literatur dari sumber arkeologis, serta perbandingan dengan motif di candi-candi Hindu lainnya di Asia Tenggara. Teknik analisis ini melibatkan pengamatan detil terhadap elemen-elemen flora seperti daun, bunga teratai, dan pohon, serta fauna seperti burung, ular, dan hewan mitologis, yang sering ditemukan pada relief candi. Pembahasan fokus pada makna simbolis dari motif-motif ini, di mana flora sering dihubungkan dengan kesuburan dan kehidupan, sementara fauna melambangkan kekuatan dan kebijaksanaan. Penelitian ini juga membahas bagaimana motif-motif ini berfungsi sebagai media untuk menyampaikan nilai-nilai spiritual dan menegaskan hubungan harmonis antara manusia dan alam. Kesimpulan dari studi ini menunjukkan bahwa motif flora dan fauna pada candi-candi Hindu Sriwijaya tidak hanya berfungsi sebagai unsur estetika tetapi juga memiliki makna religius yang mendalam. Motif-motif ini memberikan wawasan penting tentang bagaimana masyarakat Sriwijaya mengintegrasikan keyakinan mereka dengan penghargaan terhadap alam, serta kontribusinya terhadap pemahaman sejarah dan budaya Hindu di nusantara.

Motif flora dan fauna pada candi Hindu masa Kedatuan Sriwijaya mencerminkan kekayaan dan keberagaman alam yang menjadi inspirasi dalam seni dan arsitektur religius.Pada periode ini, candi-candi yang dibangun tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah tetapi juga sebagai medium untuk mengekspresikan nilai-nilai budaya dan religius melalui ornamen-ornamen yang terinspirasi oleh alam.Motif flora seperti daun, bunga teratai, dan pohon sering digunakan untuk melambangkan kesuburan, kehidupan, dan spiritualitas.Sementara itu, motif fauna seperti burung, ular, dan hewan mitologis menggambarkan kekuatan, kebijaksanaan, dan hubungan antara dunia manusia dengan dunia gaib.Kehadiran motif-motif ini di candi-candi Sriwijaya menunjukkan betapa pentingnya hubungan harmonis antara manusia dan alam dalam perspektif Hindu-Buddha masa itu.Penggambaran flora dan fauna bukan hanya untuk estetika semata, tetapi juga memiliki makna simbolis yang mendalam.Dengan memahami penggunaan motif-motif ini, kita dapat melihat bagaimana masyarakat Sriwijaya mengintegrasikan keyakinan spiritual mereka dengan penghargaan terhadap keindahan alam, serta bagaimana mereka menciptakan ruang suci yang merefleksikan harmoni kosmik dan kehidupan spiritualnya.

Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: Pertama, melakukan studi komparatif antara motif flora dan fauna pada candi-candi Hindu Sriwijaya dengan candi-candi Hindu di wilayah lain di Indonesia, seperti Jawa dan Bali, untuk memahami perbedaan dan kesamaan dalam penggunaan motif-motif tersebut. Kedua, mengeksplorasi pengaruh budaya modern terhadap penggunaan motif flora dan fauna dalam desain dan simbolisme kontemporer, baik dalam seni, arsitektur, maupun pariwisata. Ketiga, meneliti lebih lanjut tentang teknik pembuatan dan penggunaan motif flora dan fauna pada candi-candi Sriwijaya, termasuk analisis stratigrafi dan mikroskopis untuk memahami konteks dan perubahan dalam gaya dan teknik dari waktu ke waktu. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih mendalam tentang pengaruh dan evolusi motif-motif flora dan fauna dalam seni dan arsitektur religius di Indonesia, serta kontribusinya terhadap pemahaman sejarah dan budaya Hindu di nusantara.

Read online
File size693.71 KB
Pages24
DMCAReport

Related /

ads-block-test