UNISMUH PALUUNISMUH PALU

Journal of Public Health and PharmacyJournal of Public Health and Pharmacy

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari sejumlah kriteria guna memenuhi harapan layanan kesehatan yang ingin meningkatkan ketersediaan produk farmasi. Metode yang digunakan adalah survei yang ditujukan untuk layanan kesehatan. Kuesioner divalidasi oleh tim apoteker dan manajer rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan dan persamaan dalam model manajemen farmasi internal di dua rumah sakit. Perbedaan utama meliputi model pengadaan yang berbasis kontrak tahunan untuk rumah sakit AMSS versus pembelian yang dinegosiasikan dan tepat waktu untuk rumah sakit swasta, serta model pengadaan layanan farmasi rumah sakit terpusat. Penelitian ini menekankan pentingnya optimalisasi manajemen rumah sakit untuk mengurangi biaya sambil menjamin keselamatan dan kualitas perawatan pasien.

Menyusul perubahan yang saat ini memengaruhi sektor kesehatan, struktur rumah sakit harus mengoptimalkan manajemen mereka untuk mengurangi biaya sambil menjamin keselamatan dan kualitas perawatan yang diberikan kepada pasien.Penelitian ini menyoroti pentingnya optimalisasi manajemen rumah sakit untuk mengurangi biaya sambil menjamin keselamatan dan kualitas perawatan pasien.Selain itu, penelitian ini menunjukkan bahwa rumah sakit harus beradaptasi dengan perubahan lingkungan untuk memastikan keberlanjutan dan efisiensi layanan kesehatan.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak penerapan teknologi digital, seperti sistem ERP, terhadap efisiensi manajemen inventaris dan rantai pasokan farmasi di rumah sakit. Hal ini dapat membantu mengidentifikasi praktik terbaik dan tantangan dalam implementasi teknologi tersebut. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur secara akurat dampak dari berbagai model pengadaan, seperti kontrak tahunan versus pembelian tepat waktu, terhadap biaya, ketersediaan, dan kualitas produk farmasi. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami persepsi dan pengalaman staf rumah sakit, termasuk apoteker dan perawat, terkait dengan tantangan dan peluang dalam manajemen rantai pasokan farmasi. Penelitian ini dapat memberikan wawasan berharga untuk mengembangkan strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan kesehatan.

Read online
File size310.75 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test