UBHINUSUBHINUS

SMATIKA JURNALSMATIKA JURNAL

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan akses internet di daerah pedesaan dengan memanfaatkan teknologi OpenWRT sebagai Wi‑Fi portable. Studi kasus dilakukan di Desa Bulupitu, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Perangkat STB HG680P diubah menjadi router dengan firmware OpenWRT (Helmiwrt), menggunakan paket internet non‑reguler seperti ilmupedia. Hasil menunjukkan bahwa sistem ini berhasil menyediakan akses internet yang stabil dan terjangkau, dengan kekuatan sinyal yang baik dan kecepatan internet yang memadai. Dampak positif terlihat dalam peningkatan aksesibilitas, produktivitas, dan konektivitas sosial komunitas. Tantangan seperti keterbatasan jangkauan sinyal di area tertutup diatasi dengan penggunaan repeater tambahan dan pelatihan pemeliharaan perangkat bagi pengelola jaringan. Penelitian ini memberikan model yang dapat direplikasi untuk daerah pedesaan lainnya dan menawarkan solusi praktis yang dapat diterapkan secara luas.

Kesimpulannya penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan OpenWRT sebagai wifi portable merupakan solusi efektif untuk meningkatkan akses internet di daerah pedesaan atau terpencil.Dengan memanfaatkan perangkat keras yang terjangkau dan paket internet non‑reguler, masyarakat dapat menikmati koneksi internet yang stabil dan terjangkau.Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar untuk pengembangan lebih lanjut dan replikasi di daerah‑daerah lain yang membutuhkan solusi serupa.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi secara komparatif bagaimana variasi paket internet non‑regular, seperti paket khusus media sosial, game, atau pendidikan, memengaruhi kinerja teknis jaringan, kualitas sinyal, serta kepuasan dan perilaku penggunaan pengguna dalam konteks hotspot portable berbasis OpenWRT di daerah pedesaan yang memiliki keterbatasan infrastruktur. Selain itu, studi dapat mengeksplorasi integrasi teknologi konektivitas alternatif berbiaya rendah, misalnya LoRaWAN, TV White Space, atau satelit mikro, dengan firmware OpenWRT untuk memperluas jangkauan sinyal, meningkatkan ketahanan jaringan terhadap kondisi geografis yang menantang, serta mengurangi ketergantungan pada penyedia layanan internet konvensional. Selanjutnya, diperlukan penelitian longitudinal yang menilai dampak sosial‑ekonomi penerapan jaringan wifi portable terhadap peningkatan akses pendidikan, peluang usaha mikro, partisipasi digital, serta kohesi sosial masyarakat desa, sehingga dapat menyediakan bukti empiris yang kuat bagi perumusan kebijakan pembangunan digital di wilayah terpencil. Semua penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan model yang lebih adaptif, berkelanjutan, dan berkontribusi pada pemerataan akses internet nasional.

  1. Aplikasi sistem pakar diagnosa troubleshooting jaringan local area network menggunakan metode backward... doi.org/10.37373/infotech.v4i1.397Aplikasi sistem pakar diagnosa troubleshooting jaringan local area network menggunakan metode backward doi 10 37373 infotech v4i1 397
  1. #kohesi sosial#kohesi sosial
  2. #akses pendidikan#akses pendidikan
Read online
File size410.34 KB
Pages8
Short Linkhttps://juris.id/p-2W0
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test