GLOBALHEALTHSCIENCEGROUPGLOBALHEALTHSCIENCEGROUP

Jurnal Peduli MasyarakatJurnal Peduli Masyarakat

Penggunaan alat kontrasepsi di Indonesia pada masa pandemic Covid-19 mengalami penurunan 35% sampai 47%. Hal ini mengakibatkan angka kehamilan bertambah sebanyak 67 kehamilan dari tahun sebelumnya. Di Jawa Barat angka kehamilan melonjak sebesar 10%. Salah satu upaya menekan lonjakan kelahiran bayi dengan melalui program Keluarga Berencana terhadap pasangan usia subur. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberi pengetahuan tentang alat dan metode kontrasepsi dalam menekan lonjakan kelahiran bayi. Metode pengabdian masyarakat ini berupa penyuluhan interaktif berbasis teknologi informasi secara dalam jaringan dan luar jaringan. Sasarannya adalah wanita pasangan usia subur berusia 15 – 45 tahun yang menggunakan kontrasepsi dan tidak melakukan kunjungan ulang selama masa pandemic Covid-19 sebanyak 30 orang. Teknik pelaksanaan dibagi ke dalam tiga tahapan yaitu tahap pertama adalah mengkaji tingkat pemahaman responden dengan pre test melalui google form, tahap kedua dilaksanakan penyuluhan, konseling KB dan pengenalan Aplikasi Klik KB secara luring dan tahap ketiga mengevaluasi materi dengan post test melalui google form. Hasil kegiatan menunjukkan terjadi kenaikan pengetahuan baik tentang alat dan metode kontrasepsi sebesar 53,4%. Dengan meningkatnya pengetahuan ibu tentang alat dan metode KB, diharapkan dapat mempengaruhi sikap ibu dalam memilih dan menggunakan alat kontrasepsi yang tepat sehingga diharapkan dapat membatasi jumlah kelahiran anak dan menurunkan dampak baby booms.

Pendampingan wanita pasangan usia subur dapat membatasi jumlah kelahiran anak dan menurunkan dampak baby booms dengan pemberian informasi tentang pentingnya penggunaan alat kontrasepsi.Pemberian media aplikasi berperan penting dalam penyebaran informasi karena kemudahan akses dan jangkauan yang luas.Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan mengubah perilaku positif terhadap kesehatan reproduksi.

Berdasarkan hasil pengabdian masyarakat ini, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada efektivitas aplikasi Klik KB dalam meningkatkan penggunaan kontrasepsi mandiri pada wanita usia subur, terutama di daerah dengan akses terbatas ke fasilitas kesehatan. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai faktor-faktor sosial budaya yang mempengaruhi keputusan penggunaan kontrasepsi selama pandemi, seperti peran keluarga, norma agama, dan tingkat kepercayaan terhadap informasi kesehatan. Terakhir, penelitian dapat menguji model intervensi yang melibatkan pemberdayaan komunitas dan kolaborasi dengan tokoh agama atau tokoh masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan penerimaan program keluarga berencana, sehingga dapat menekan angka kelahiran yang tidak diinginkan dan mengurangi dampak baby booms secara berkelanjutan.

  1. #faktor sosial budaya#faktor sosial budaya
  2. #pemilihan alat kontrasepsi#pemilihan alat kontrasepsi
Read online
File size328.52 KB
Pages6
Short Linkhttps://juris.id/p-2VV
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test