UCYUCY
Academy of Education JournalAcademy of Education JournalBerdasarkan hasil wawancara yang dilakukan peneliti bersama guru di kelas IV SD Negeri Simbune, bahwa variabel sumber atau media pembelajaran yang digunakan guru dalam proses belajar IPAS menyebabkan murid kurang berminat terhadap materi pelajaran yang diajarkan. Faktor lingkungan yang dapat mengganggu konsentrasi peserta didik dalam menerima materi pembelajaran. Sehingga respon dari peserta didik kurang aktif dan kurang bersemangat dalam mengikuti proses belajar dengan metode tradisional. Tujuan dalam peneliti ini yaitu: 1) Untuk mengembangkan media PowerPoint interaktif yang dapat digunakan dalam pembelajaran IPAS, dan 2) Untuk mendeskripsikan proses pengembangan media powerpoint interaktif untuk mata pelajaran ipas pada siswa kelas IV di SDN 1 Simbune Desa Simbune Kecamatan Tirawuta kabupaten Kolaka Timur. Hasil dan simpulan dalam peneltian dan pengembangan ini yaitu: 1) Validitas keabsahan sumber belajar interaktif berbasis PowerPoint pada mata pelajaran IPAS yang diajarkan pada kelas IV SD Negeri 1 Simbune dengan rata-rata validitas sebesar 92,71%., dan 2) Media pembelajaran interaktif menggunakan PowerPoint untuk pengajaran IPAS kepada siswa kelas IV SD Simbune terbukti sangat praktis, dengan siswa menyelesaikan 89,79%.
Penelitian ini menghasilkan produk Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif berbasis Powerpoint.Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan mendapatkan.Validitas keabsahan sumber belajar interaktif berbasis PowerPoint pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) yang diajarkan pada kelas IV SD Negeri 1 Simbune dapat dikatakan sangat tinggi, dengan rata-rata validitas sebesar 92,71%.Media pembelajaran interaktif menggunakan PowerPoint untuk pengajaran ilmu pengetahuan alam dan sosial kepada siswa kelas IV SD Simbune terbukti sangat praktis, dengan siswa menyelesaikan 89,79%.
Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikemukakan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis PowerPoint pada mata pelajaran lain seperti matematika atau bahasa Indonesia untuk mengetahui efektivitasnya. Kedua, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan media interaktif terhadap pemahaman dan retensi siswa. Ketiga, studi dapat dilakukan untuk mengintegrasikan elemen multimedia seperti video dan animasi dalam media pembelajaran interaktif agar lebih menarik dan efektif dalam meningkatkan partisipasi siswa.
| File size | 1.5 MB |
| Pages | 21 |
| DMCA | Report |
Related /
ALFA PUSTAKAALFA PUSTAKA Hasil menunjukkan disparitas signifikan: semua siswa berada pada level Pre‑A1 (37,5 %) dan A1 (62,5 %) dengan rata‑rata skor BCES 122,06. Sebaliknya,Hasil menunjukkan disparitas signifikan: semua siswa berada pada level Pre‑A1 (37,5 %) dan A1 (62,5 %) dengan rata‑rata skor BCES 122,06. Sebaliknya,
UNUKASEUNUKASE Teknik pengumpulan data dilakukan melalui hasil observasi dan tes. Pretest diberikan sebelum perlakuan untuk mengukur pemahaman awal siswa sedangkan posttestTeknik pengumpulan data dilakukan melalui hasil observasi dan tes. Pretest diberikan sebelum perlakuan untuk mengukur pemahaman awal siswa sedangkan posttest
ALSHOBARALSHOBAR Pembelajaran dengan konteks budaya lokal menjadikan suasana belajar lebih menarik dan menyenangkan, salah satunya dengan menambahkan budaya lokal padaPembelajaran dengan konteks budaya lokal menjadikan suasana belajar lebih menarik dan menyenangkan, salah satunya dengan menambahkan budaya lokal pada
UNISLAUNISLA Penggunaan meme internet secara signifikan meningkatkan keterampilan menulis deskriptif siswa kelas VII SMPN 1 Sumbergempol. Penelitian ini menunjukkanPenggunaan meme internet secara signifikan meningkatkan keterampilan menulis deskriptif siswa kelas VII SMPN 1 Sumbergempol. Penelitian ini menunjukkan
STITUSASTITUSA Subjek penelitian lainnya adalah kepala sekolah, guru dan peneliti sendiri. Adapun siswa yang akan menjadi subjek penelitian berjumlah 21 orang. TeknikSubjek penelitian lainnya adalah kepala sekolah, guru dan peneliti sendiri. Adapun siswa yang akan menjadi subjek penelitian berjumlah 21 orang. Teknik
STIESTEKOMSTIESTEKOM 2. Terdapat perbedaan hasil belajar penyusunan Laporn Keuangan Program Keahlian Akuntansi di SMK Sidoarjo yang mempunyai motivasi berprestasi tinggi dengan2. Terdapat perbedaan hasil belajar penyusunan Laporn Keuangan Program Keahlian Akuntansi di SMK Sidoarjo yang mempunyai motivasi berprestasi tinggi dengan
CITRABAKTICITRABAKTI Orangtua merupakan salah satu faktor tidak sedikit pengaruhnya terhadap perkembangan dan hasil belajar anak. Saat di rumah orang tua berperan sebagai pendidikOrangtua merupakan salah satu faktor tidak sedikit pengaruhnya terhadap perkembangan dan hasil belajar anak. Saat di rumah orang tua berperan sebagai pendidik
STIKES MAJAPAHITSTIKES MAJAPAHIT Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner PSS-10 (Perceived Stress Scale) yang telah divalidasi.Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner PSS-10 (Perceived Stress Scale) yang telah divalidasi.
Useful /
STIKESWILLIAMBOOTHSTIKESWILLIAMBOOTH Hasil penelitian menyatakan nilai p sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kelompok yang diberi perlakuan dengan kelompokHasil penelitian menyatakan nilai p sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kelompok yang diberi perlakuan dengan kelompok
UNISLAUNISLA Kulut kaet, atau lantunan duka, adalah tradisi penting dalam masyarakat etnis Dawan di Kecamatan Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, yang membawaKulut kaet, atau lantunan duka, adalah tradisi penting dalam masyarakat etnis Dawan di Kecamatan Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, yang membawa
STIKES MAJAPAHITSTIKES MAJAPAHIT Orang tua supaya membuat pola pengasuhan berhubungan dengan kualitas konsumsi anak dan penyakit infeksi yang menyertainya, dengan mempromosikan cara pemberianOrang tua supaya membuat pola pengasuhan berhubungan dengan kualitas konsumsi anak dan penyakit infeksi yang menyertainya, dengan mempromosikan cara pemberian
STIKES MAJAPAHITSTIKES MAJAPAHIT Terdapat hubungan signifikan antara pekerjaan dengan ketepatan kunjungan ulang (ρ=0,00), di mana pekerjaan yang menyita waktu menjadi faktor dominan ketidaktepatan.Terdapat hubungan signifikan antara pekerjaan dengan ketepatan kunjungan ulang (ρ=0,00), di mana pekerjaan yang menyita waktu menjadi faktor dominan ketidaktepatan.