POLTEKKESGORONTALOPOLTEKKESGORONTALO
JOURNAL HEALTH AND NUTRITIONSJOURNAL HEALTH AND NUTRITIONSSayur dan buah merupakan bahan pangan yang sangat memberi manfaat bagi tubuh, terutama untuk mendukung kebutuhan akan vitamin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran konsumsi sayuran dan buah pada remaja. Metode penelitian menggunakan survey deskriptif yaitu untuk menggambarkan variabel yang diteliti. Populasi sebanyak 210 orang, sampel dihitung sejumlah 10% dari populasi yaitu 21 orang. Variabel penelitian merupakan variabel mandiri yaitu konsumsi sayur dan buah pada remaja. Hasil penelitian menunjukkan distribusi subjek penelitian berdasarkan kelompok umur paling besar pada kelompok umur 10-14 tahun yakni sebanyak 12 orang (57,1%) sementara kelompok subjek berdasarkan jenis kelamin paling banyak laki-laki yakni 12 orang (57,1%), gambaran konsumsi sayur dan buah menunjukkan konsumsi sayur pada remaja dengan kategori kurang berjumlah 14 orang (66,7%), cukup berjumlah 7 orang (33,3%). Konsumsi buah pada remaja dengan kategori kurang berjumlah 13 orang (61,9%), cukup berjumlah 8 orang (38,1%). Kesimpulan penelitian ini adalah sebagian besar remaja memiliki tingkat konsumsi sayur dan buah termasuk kategori kurang jika dibandingkan dengan rekomendasi yang dianjurkan.
Berdasarkan hasil penelitian, tingkat konsumsi sayur pada remaja sebagian besar kurang yaitu sebanyak 14 orang (66,7%), sementara tingkat konsumsi buah pada remaja sebagian besar kurang yaitu sebanyak 13 orang (61,9%).
Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengembangkan intervensi yang efektif dalam meningkatkan konsumsi sayur dan buah pada remaja, terutama di daerah pedesaan. Selain itu, studi dapat difokuskan pada faktor-faktor sosial dan budaya yang mempengaruhi kebiasaan konsumsi sayur dan buah pada remaja. Penelitian juga dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari rendahnya konsumsi sayur dan buah terhadap kesehatan remaja, termasuk risiko penyakit degeneratif.
| File size | 201.07 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
IAI TABAHIAI TABAH Integrasi keduanya melahirkan praktik pembelajaran yang kontekstual dan relevan dengan kondisi wilayah pesisir, termasuk dalam keterbatasan infrastrukturIntegrasi keduanya melahirkan praktik pembelajaran yang kontekstual dan relevan dengan kondisi wilayah pesisir, termasuk dalam keterbatasan infrastruktur
IAI TABAHIAI TABAH Partisipasi perempuan dalam pembangunan desa masih menghadapi berbagai tantangan struktural dan kultural, khususnya dalam proses perencanaan dan pengambilanPartisipasi perempuan dalam pembangunan desa masih menghadapi berbagai tantangan struktural dan kultural, khususnya dalam proses perencanaan dan pengambilan
IAI TABAHIAI TABAH Ini membuktikan bahwa kesiapan dan kesediaan yang dinyatakan pada saat mengerjakan angket dan menjawab interview dipegangi dan dilaksanakan dengan baik.Ini membuktikan bahwa kesiapan dan kesediaan yang dinyatakan pada saat mengerjakan angket dan menjawab interview dipegangi dan dilaksanakan dengan baik.
UMNUMN Analisis kelayakan menunjukkan ROI sebesar 179,57% dalam enam bulan, dengan titik impas pada penjualan 28 porsi. Produk ini berpotensi besar dalam mendukungAnalisis kelayakan menunjukkan ROI sebesar 179,57% dalam enam bulan, dengan titik impas pada penjualan 28 porsi. Produk ini berpotensi besar dalam mendukung
MALAHAYATIMALAHAYATI Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang mempunyai balita usia 3-5 tahun dan balita yang berusia 3-5 tahun di wilayah kerja puskesmas Gamping I Yogyakarta.Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang mempunyai balita usia 3-5 tahun dan balita yang berusia 3-5 tahun di wilayah kerja puskesmas Gamping I Yogyakarta.
POLTEKKESGORONTALOPOLTEKKESGORONTALO Pengetahuan gizi merupakan pengetahuan tentang peranan dan zat gizi, sumber-sumber zat gizi pada makanan, makanan yang aman untuk dimakan sehingga tidakPengetahuan gizi merupakan pengetahuan tentang peranan dan zat gizi, sumber-sumber zat gizi pada makanan, makanan yang aman untuk dimakan sehingga tidak
POLTEKKESGORONTALOPOLTEKKESGORONTALO Jumlah sampel sebanyak 25 sampel. Variabel penelitian yaitu status gizi pada anak sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan kategori umur yang palingJumlah sampel sebanyak 25 sampel. Variabel penelitian yaitu status gizi pada anak sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan kategori umur yang paling
POLTEKKESGORONTALOPOLTEKKESGORONTALO Metode penelitian ini menggunakan metode survey deskritif, yaitu survey yang dilakukan untuk menggambarkan variable yang diteliti. Populasi sebanyak 46Metode penelitian ini menggunakan metode survey deskritif, yaitu survey yang dilakukan untuk menggambarkan variable yang diteliti. Populasi sebanyak 46
Useful /
IAI TABAHIAI TABAH Biasanya pengurus memberikan hukuman kepada para santri yang melanggar peraturan di pondok pesantren, seperti merokok, keluar pondok tanpa izin, dan tidakBiasanya pengurus memberikan hukuman kepada para santri yang melanggar peraturan di pondok pesantren, seperti merokok, keluar pondok tanpa izin, dan tidak
NUPROBOLINGGONUPROBOLINGGO Penelitian ini menggunakan metode penelitian filologi dengan pendekatan kodikologi. Langkah-langkah penelitian meliputi penelusuran naskah dari pewaris,Penelitian ini menggunakan metode penelitian filologi dengan pendekatan kodikologi. Langkah-langkah penelitian meliputi penelusuran naskah dari pewaris,
NUPROBOLINGGONUPROBOLINGGO Evaluasi dilakukan melalui formatif, sumatif, dan diagnostik untuk mengukur keberhasilan pembelajaran.meskipun memiliki kelebihan seperti penggunaan CBSAEvaluasi dilakukan melalui formatif, sumatif, dan diagnostik untuk mengukur keberhasilan pembelajaran.meskipun memiliki kelebihan seperti penggunaan CBSA
NUPROBOLINGGONUPROBOLINGGO Dengan menerapkan konsep maslahah, baik dalam ijtihad maupun dalam menentukan nilai barang dan jasa, kehidupan seorang muslim akan mencapai kebahagiaanDengan menerapkan konsep maslahah, baik dalam ijtihad maupun dalam menentukan nilai barang dan jasa, kehidupan seorang muslim akan mencapai kebahagiaan