STTPBSTTPB

KURIOSKURIOS

Artikel ini mengembangkan suatu kerangka teologis, untuk memahami manajemen pendidikan Kristiani melalui konsep oikonomia dalam teologi Paulus dan patristik. Dengan menganalisis hubungan intrinsik antara oikonomia theou (pengelolaan ilahi) dan mysterion (rencana keselamatan yang terungkap), artikel ini berargumen bahwa manajemen institusi pendidikan Kristiani harus dipahami sebagai participation, partisipasi ontologis dan praktis dalam karya penyelamatan Allah. Melalui analisis eksegesis terhadap teks‑teks kunci Efesus dan Kolose, serta apropriasi konsep participatio dari tradisi Thomistik dan teologi sakramental kontemporer, artikel ini menawarkan rekonstitusi teologis atas praktik manajerial yang melampaui pendekatan teknokratis‑instrumental. Implikasi paradigma ini dijabarkan dalam konteks spesifik pendidikan Kristiani Indonesia dengan mempertimbangkan tantangan kontekstualisasi dan kebutuhan akan integrasi teologis‑praktis.

Artikel ini mengembangkan kerangka teologis participatio in mysterion untuk memahami manajemen pendidikan Kristiani sebagai perpanjangan oikonomia theou, melalui analisis genealogis konsep oikonomia, hubungan dengan mysterion, serta apropriasi tradisi Thomistik dan teologi sakramental.Penerapan kerangka tersebut pada konteks Indonesia menunjukkan bahwa institusi pendidikan Kristiani dipanggil berpartisipasi dalam drama kosmis rekonsiliasi Allah dengan ciptaan, integrasi semua aspek institusional sebagai arena misteri yang diadministrasikan.Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengoperasionalisasikan paradigma ini dalam indikator praktis dan studi kasus empiris.

Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan serangkaian indikator terukur yang menggambarkan penerapan konsep participatio in mysterion dalam manajemen pendidikan Kristiani di Indonesia, sehingga dapat dievaluasi secara objektif. Selanjutnya, diperlukan studi kasus empiris pada sejumlah institusi pendidikan Kristiani di berbagai wilayah Indonesia untuk menguji bagaimana kerangka oikonomia theou dapat diimplementasikan dalam praktik sehari‑hari, termasuk aspek kurikulum, kepemimpinan, dan hubungan dengan komunitas. Selain itu, sebuah penelitian komparatif dapat membandingkan efektivitas model manajemen berbasis oikonomia dengan model manajemen teknokratis‑instrumental dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan keutuhan teologis. Penelitian ketiga dapat mengeksplorasi dampak pedagogi berbasis oikonomia terhadap pembentukan karakter mahasiswa, khususnya dalam hal partisipasi spiritual dan etika layanan. Selanjutnya, analisis longitudinal dapat mengidentifikasi perubahan struktural dan budaya institusional yang muncul setelah penerapan paradigma tersebut selama periode lima tahun. Akhirnya, penelitian interdisipliner yang melibatkan teolog, ahli manajemen, dan pendidik dapat merumuskan pedoman praktis yang mengintegrasikan kebijaksanaan temporalis dan narasi koheren dalam kebijakan pendidikan Kristiani.

Read online
File size417.22 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test