INSTITUTSUNANDOEINSTITUTSUNANDOE
Journal of Multidisciplinary ScienceJournal of Multidisciplinary SciencePerkembangan lahan terbangun selama 15 tahun terakhir di Kota Ambon telah memengaruhi perubahan tutupan lahan di DAS Wae Batugantung. Hal ini disebabkan oleh peningkatan pertumbuhan penduduk dan kebutuhan akan lahan permukiman. Perubahan tutupan lahan di DAS Wae Batu Gantung berdampak pada degradasi lahan, pencemaran air, banjir, dan erosi, yang akan meningkat di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan tutupan lahan di DAS Wae Batu Gantung pada tahun 2012, 2017, 2022, serta memprediksi tutupan lahan pada tahun 2027 dan 2031. Metode Cellular Automata Markov Chain digunakan dalam penelitian ini untuk memprediksi dinamika spasial perubahan tutupan lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari tahun 2012, 2017, 2022, serta prediksi untuk tahun 2027 dan 2031, lahan permukiman dan lahan terbuka di DAS Wae Batutangan terus meluas, berbeda dengan tutupan lahan non-pertanian dan lahan pertanian yang semakin berkurang. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan dalam pembuatan kebijakan terkait pemanfaatan ruang di DAS Wae Batugantung di masa depan.
Luas lahan permukiman di DAS Wai Batu Gantung terus meningkat setiap tahun.Prediksi untuk tahun 2027 dan 2031 menunjukkan kondisi yang sama, di mana tutupan lahan terbangun terus meningkat dengan cepat.Peningkatan ini sejalan dengan pertumbuhan penduduk dan tingginya permintaan lahan untuk permukiman.Analisis dan prediksi perubahan tutupan lahan di DAS Wai Batu Gantung sangat penting dan berguna sebagai bahan pertimbangan dalam pembuatan kebijakan terkait perencanaan tata ruang dan pengelolaan DAS yang berkelanjutan.
Penelitian lanjutan dapat mengembangkan model prediksi perubahan tutupan lahan dengan memasukkan faktor sosial-ekonomi seperti tingkat pendapatan dan kebijakan pemerintah yang memengaruhi konversi lahan. Selain itu, studi lebih mendalam tentang dampak perubahan tutupan lahan terhadap kualitas air dan keanekaragaman hayati di DAS Wae Batu Gantung juga diperlukan. Terakhir, integrasi teknologi machine learning untuk meningkatkan akurasi prediksi model Cellular Automata Markov Chain dapat menjadi arah penelitian baru yang menjanjikan.
- Prediction of land cover changes in Penajam Paser Utara Regency using cellular automata and markov model... iopscience.iop.org/article/10.1088/1755-1315/623/1/012005Prediction of land cover changes in Penajam Paser Utara Regency using cellular automata and markov model iopscience iop article 10 1088 1755 1315 623 1 012005
- Article | KnE Open. article kne open engineering issn latest conference proceedings fields register content... kneopen.com/kne-engineering/article/view/5860Article KnE Open article kne open engineering issn latest conference proceedings fields register content kneopen kne engineering article view 5860
- ANALISIS SPASIAL PERUBAHAN TUTUPAN LAHAN DI DAS WAE BATUGANTONG, KOTA AMBON | JTSL (Jurnal Tanah dan... doi.org/10.21776/ub.jtsl.2023.010.1.17ANALISIS SPASIAL PERUBAHAN TUTUPAN LAHAN DI DAS WAE BATUGANTONG KOTA AMBON JTSL Jurnal Tanah dan doi 10 21776 ub jtsl 2023 010 1 17
- Spatial Dynamics of Land Cover Change in Ternate Tengah District, Ternate City, Indonesia | Rakuasa |... journals.ums.ac.id/index.php/fg/article/view/19978Spatial Dynamics of Land Cover Change in Ternate Tengah District Ternate City Indonesia Rakuasa journals ums ac index php fg article view 19978
| File size | 636.78 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIKASTPAULUSUNIKASTPAULUS Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis usahatani dan analisis regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatanTeknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis usahatani dan analisis regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan
PBSI UPRPBSI UPR Krisis ekologi yang semakin parah, seperti banjir yang melanda Parapat, menuntut respons serius dari berbagai elemen masyarakat, termasuk lembaga keagamaan.Krisis ekologi yang semakin parah, seperti banjir yang melanda Parapat, menuntut respons serius dari berbagai elemen masyarakat, termasuk lembaga keagamaan.
IPBIPB Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter fisikokimia di Cibuntu Pond memiliki nilai yang relatif homogen secara spasial (kecuali kedalaman air). Namun,Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter fisikokimia di Cibuntu Pond memiliki nilai yang relatif homogen secara spasial (kecuali kedalaman air). Namun,
IPBIPB Pada tahun 2016, Kebun Raya Botani Cibodas bekerja sama dengan TNGP menanam spesies pohon asli yang memiliki potensi sekuestrasi karbon tinggi; enam ratusPada tahun 2016, Kebun Raya Botani Cibodas bekerja sama dengan TNGP menanam spesies pohon asli yang memiliki potensi sekuestrasi karbon tinggi; enam ratus
IPBIPB Pengelolaan eks HPH PT MJRT sebagai daerah penyangga Taman Nasional Kerinci Seblat masih kurang efektif, terlihat dari kondisi tutupan lahan yang hanyaPengelolaan eks HPH PT MJRT sebagai daerah penyangga Taman Nasional Kerinci Seblat masih kurang efektif, terlihat dari kondisi tutupan lahan yang hanya
IPBIPB Drainase berikut konversi lahan gambut menjadi perkebunan kelapa sawit selalu dikaitkan dengan kehilangan karbon (C), salah satunya dalam bentuk karbonDrainase berikut konversi lahan gambut menjadi perkebunan kelapa sawit selalu dikaitkan dengan kehilangan karbon (C), salah satunya dalam bentuk karbon
IPBIPB Banjir merupakan bencana alam nomor satu di Indonesia dalam 10 tahun terakhir, dengan kejadian yang sering dilaporkan di Manokwari. Kondisi biogeofisikBanjir merupakan bencana alam nomor satu di Indonesia dalam 10 tahun terakhir, dengan kejadian yang sering dilaporkan di Manokwari. Kondisi biogeofisik
UNIPASBYUNIPASBY Semakin bertambahnya populasi manusia menyebabkan pemukiman penduduk, pertokoan, serta jalan semakin banyak dan membuat luasan vegetasi semakin menurun.Semakin bertambahnya populasi manusia menyebabkan pemukiman penduduk, pertokoan, serta jalan semakin banyak dan membuat luasan vegetasi semakin menurun.
Useful /
IPBIPB Kolaborasi antar pemangku kepentingan diharapkan dapat mendorong pengembangan desa wisata yang berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, danKolaborasi antar pemangku kepentingan diharapkan dapat mendorong pengembangan desa wisata yang berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan
IPBIPB Proses ini selesai pada April 2022. Sebagai MPA yang baru, kegiatan pengelolaan belum dilaksanakan secara optimal karena sumber daya pengelolaan masihProses ini selesai pada April 2022. Sebagai MPA yang baru, kegiatan pengelolaan belum dilaksanakan secara optimal karena sumber daya pengelolaan masih
UNIPASBYUNIPASBY Metode pengumpulan data menggunakan observasi lapangan dan studi literatur serta menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif dengan teknik persentaseMetode pengumpulan data menggunakan observasi lapangan dan studi literatur serta menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif dengan teknik persentase
UNIDAUNIDA Prevalensi masing-masing ektoparasit adalah Trichodina sp. 11- 41%, Dactylogyrus sp. 5-38% dan Vorticella sp. 0-20%. Ektoparasit yang menginfeksi benihPrevalensi masing-masing ektoparasit adalah Trichodina sp. 11- 41%, Dactylogyrus sp. 5-38% dan Vorticella sp. 0-20%. Ektoparasit yang menginfeksi benih