UBMUBM

PsibernetikaPsibernetika

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh self efficacy terhadap kecemasan berbicara di depan umum pada mahasiswa di Universitas X. Salah satu tugas umum yang didapatkan seorang mahasiswa saat perkuliahan adalah presentasi. Tantangan serta masalah yang dihadapi oleh mahasiswa terhadap kecemasan berbicara di depan umum berupa perasaan takut, tidak percaya diri, dan tidak yakin dengan kemampuan yang dimiliki sehingga menimbulkan kecemasan ketika berbicara di depan umum dan perlu untuk diatasi dengan cara meningkatkan keyakinan individu terhadap kemampuannya agar dapat menjalankan dan menyelesaikan segala tugas dan tuntutan dengan baik. Kecemasan berbicara di depan umum dapat disebabkan oleh berbagai faktor internal ataupun eksternal, diantaranya adalah efikasi diri. Jenis teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah purposive sampling. Penelitian ini dilakukan dengan sampel berjumlah 68 responden Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya yang didasarkan pada perhitungan Isaac & Michael, sehingga sampel yang dipakai dapat representatif untuk menggambarkan populasi. Alat ukur yang di gunakan untuk mengukur efikasi diri adalah General Self Efficacy Scale (GSES) yang telah diadaptasi ke dalam versi Indonesia dan speed anxiety thoughts inventory yang telah ditelah dikembangkan. Hasil penelitian membuktikan bahwa self-efficacy secara signifikan berpengaruh terhadap kecemasan berbicara di depan umum pada responden mahasiswa Universitas Negeri Surabaya . Hasil tersebut dapat dilihat dari nilai signifikansi sebesar .00 (p<.05) dan nilai koefisien R2 (R-square) sebesar .196 yang berarti bahwa self- efficacy mempengaruhi kecemasan berbicara di depan umum pada mahasiswa yang menjadi responden sebesar 13.4%.

Berdasarkan analisis penelitian ini, peneliti menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh efikasi diri terhadap kecemasan berbicara di depan umum pada responden mahasiswa Universitas X.Dengan demikian, apabila semakin tinggi efikasi diri yang dimiliki mahasiswa, maka semakin rendah tingkat kecemasan berbicara di depan umum yang dirasakannya, dan begitu sebaliknya.Dilihat dari hasil analisis penelitian diatas, hasil penelitian deskriptif dapat dikatakan bahwa gambaran kategorisasi efikasi diri berada pada kategori tinggi dan kecemasan berbicara di depan umum berada pada kategori rendah ke sedang.Pengaruh efikasi diri terhadap kecemasan berbicara di depan umum pada responden mahasiswa Universitas X sebesar 13.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat meneliti faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi kecemasan berbicara di depan umum selain efikasi diri, seperti dukungan sosial atau pengalaman sebelumnya dalam berbicara di depan umum. Kedua, penelitian dapat dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif untuk menggali lebih dalam pengalaman mahasiswa dalam menghadapi kecemasan berbicara di depan umum, sehingga dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif. Ketiga, penelitian dapat menguji efektivitas intervensi yang bertujuan untuk meningkatkan efikasi diri dan mengurangi kecemasan berbicara di depan umum pada mahasiswa, seperti pelatihan keterampilan komunikasi atau terapi kognitif perilaku. Dengan demikian, hasil penelitian dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan program-program yang dapat membantu mahasiswa mengatasi kecemasan berbicara di depan umum dan meningkatkan kemampuan komunikasi mereka.

  1. FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KINERJA PEGAWAI LOKET PENDAFTARAN DI RUMAH SAKIT "X”... doi.org/10.32832/pro.v3i6.5564FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KINERJA PEGAWAI LOKET PENDAFTARAN DI RUMAH SAKIT XAy doi 10 32832 pro v3i6 5564
Read online
File size303.36 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test