DWCUDWCU
SAGA: Journal of English Language Teaching and Applied LinguisticsSAGA: Journal of English Language Teaching and Applied LinguisticsKemampuan parafrase dalam bahasa L1 yang kurang dari mahasiswa Indonesia menjadi alasan utama mereka dicap sebagai plagiaris yang persisten. Mahasiswa, dalam konteks dan keadaan Indonesia, perlu memperluas perspektif mereka mengenai cara mendokumentasikan sumber, menggunakannya dalam makalah orisinal mereka untuk mendukung dan mempertahankan argumen. Literasi harus dikembangkan secara berkelanjutan agar mahasiswa dapat berpikir kritis dan menyatakan sesuatu dengan bukti. Namun, menyatakan bahwa mahasiswa yang masih mengembangkan teks penulisan bahasa Inggris sebagai plagiarisme yang disengaja akan tampak terlalu keras. Guru, di tingkat universitas, harus mengakui bahwa komitmen siswa terhadap plagiarisme adalah proses mengetahui definisinya, karakter, dampaknya, dan kebiasaan menyalin pekerjaan orang lain tanpa mencoba mendokumentasikannya dengan benar. Selain itu, ini juga menandakan kepada guru bahwa kemampuan siswa untuk menggunakan bahasa Inggris akademik perlu ditingkatkan. Mengamati fakta-fakta ini mendorong kami untuk memfasilitasi siswa agar mereka siap untuk melakukan parafrase teks L2 sementara EAP mereka masih berkembang. Studi ini mencari persiapan fundamental yang harus dilakukan untuk menghasilkan teks parafrase yang dapat diterima.
Sebagian besar siswa merasa kesulitan dalam menghadapi terminologi spesifik yang tampak baru, sehingga mereka membutuhkan waktu dan perhatian lebih untuk mengakui dan memahami pesan pentingnya.Beberapa siswa berhasil dalam kegiatan membaca tetapi gagal dalam pengetahuan menulis, mereka mengalami masalah serius dalam menceritakan kembali apa yang telah mereka baca.Penelitian ini menunjukkan bahwa, dalam konteks L1, siswa harus mendapatkan pelatihan yang memadai dalam parafrase.Dengan demikian, dalam konteks L2, mereka mengetahui apa yang mereka hadapi.Hasil penelitian ini mengimplikasikan bahwa sebagian besar siswa di tingkat universitas, apa pun jurusan mereka, perlu meningkatkan kebiasaan berpikir kritis dan melakukan parafrase.Masalah yang mereka hadapi dalam melakukan parafrase, sebagaimana yang tampak dalam data penelitian ini, membangkitkan kesadaran guru tentang mata pelajaran atau kegiatan tambahan apa yang harus diperhatikan dengan baik di kelas.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menginvestigasi efektivitas berbagai metode pengajaran parafrase, khususnya yang disesuaikan dengan gaya belajar dan latar belakang bahasa ibu mahasiswa Indonesia. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan alat bantu atau platform digital yang dapat membantu mahasiswa dalam proses parafrase, seperti pengecek kesamaan atau kamus sinonim yang disesuaikan dengan konteks akademik. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi peran translanguaging dalam meningkatkan kemampuan parafrase mahasiswa, dengan mempertimbangkan bagaimana mahasiswa dapat memanfaatkan kemampuan bahasa mereka yang beragam untuk memahami dan merepresentasikan informasi dari berbagai sumber. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kemampuan parafrase mahasiswa Indonesia dan mengurangi praktik plagiarisme di lingkungan akademik.
| File size | 341.85 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
LITERASIKITAINDONESIALITERASIKITAINDONESIA Penelitian ini menunjukkan bahwa gaya mengajar yang lebih variatif, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan siswa berkontribusi positif terhadap peningkatanPenelitian ini menunjukkan bahwa gaya mengajar yang lebih variatif, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan siswa berkontribusi positif terhadap peningkatan
STITMUBOSTITMUBO Secara ontologis, pendidikan dipahami sebagai perjalanan eksistensial dan spiritual menuju kebenaran dan kesempurnaan diri, menegaskan relevansi sintesisSecara ontologis, pendidikan dipahami sebagai perjalanan eksistensial dan spiritual menuju kebenaran dan kesempurnaan diri, menegaskan relevansi sintesis
UNDHARIUNDHARI Penggunaan media pembelajaran seperti objek nyata, video, gambar, dan buku siswa sangat mendukung proses pengajaran.metode pengajaran berbasis gambar mendorongPenggunaan media pembelajaran seperti objek nyata, video, gambar, dan buku siswa sangat mendukung proses pengajaran.metode pengajaran berbasis gambar mendorong
USIUSI Berdasarkan hasil analisis data, guru bahasa Inggris menerapkan hanya dua strategi yaitu QAR (Question Answer Relationship) dan scaffolding sebagai strategiBerdasarkan hasil analisis data, guru bahasa Inggris menerapkan hanya dua strategi yaitu QAR (Question Answer Relationship) dan scaffolding sebagai strategi
USIUSI In conclusion, students speaking ability improves not only in terms of vocabulary and pronunciation, but also in terms of motivation, confidence, and willingnessIn conclusion, students speaking ability improves not only in terms of vocabulary and pronunciation, but also in terms of motivation, confidence, and willingness
DARUNNAJAHDARUNNAJAH Studi ini bertujuan untuk menganalisis transformasi Kurikulum Merdeka sebagai solusi dalam mengatasi krisis belajar akibat pandemi COVID-19 dan relevansinyaStudi ini bertujuan untuk menganalisis transformasi Kurikulum Merdeka sebagai solusi dalam mengatasi krisis belajar akibat pandemi COVID-19 dan relevansinya
JMI UPIYPTKJMI UPIYPTK Artikel ini bertujuan untuk menunjukkan bagaimana perguruan tinggi berkolaborasi dengan kelompok pendidikan untuk mendukung GLS dan mewujudkan insan literatArtikel ini bertujuan untuk menunjukkan bagaimana perguruan tinggi berkolaborasi dengan kelompok pendidikan untuk mendukung GLS dan mewujudkan insan literat
IPB INTLIPB INTL Pendekatan yang digunakan dalam menyelesaikan masalah adalah pendekatan task-based dan model learn and practice. Peserta pelatihan adalah guru SMP dariPendekatan yang digunakan dalam menyelesaikan masalah adalah pendekatan task-based dan model learn and practice. Peserta pelatihan adalah guru SMP dari
Useful /
MKRIMKRI Kondisi ini menempatkan MK pada tarik-menarik antara kepastian hukum dan kebutuhan untuk mewujudkan keadilan pemilu substantif, sehingga diperlukan penegasanKondisi ini menempatkan MK pada tarik-menarik antara kepastian hukum dan kebutuhan untuk mewujudkan keadilan pemilu substantif, sehingga diperlukan penegasan
BSIBSI Berdasarkan evaluasi yang kami lakukan dengan menyebar kuesioner ke peserta setelah pelatihan dilaksanakan, diperoleh hasil bahwa informasi kegiatan, materiBerdasarkan evaluasi yang kami lakukan dengan menyebar kuesioner ke peserta setelah pelatihan dilaksanakan, diperoleh hasil bahwa informasi kegiatan, materi
LP3MKILLP3MKIL Penerapan media pembelajaran audio visual secara signifikan meningkatkan kemampuan siswa mengidentifikasi unsur naskah drama. Nilai post‑test rata‑rataPenerapan media pembelajaran audio visual secara signifikan meningkatkan kemampuan siswa mengidentifikasi unsur naskah drama. Nilai post‑test rata‑rata
UNIPMAUNIPMA Dalam kegiatan ini, edukasi HOTS dilakukan khususnya melalui pengenalan case method, sebagai salah satu metode pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuanDalam kegiatan ini, edukasi HOTS dilakukan khususnya melalui pengenalan case method, sebagai salah satu metode pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan