DARUNNAJAHDARUNNAJAH

Edukasiana: Journal of Islamic EducationEdukasiana: Journal of Islamic Education

Studi ini bertujuan untuk menganalisis transformasi Kurikulum Merdeka sebagai solusi dalam mengatasi krisis belajar akibat pandemi COVID-19 dan relevansinya dalam konteks pembelajaran abad ke-21 di era Society 5.0. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan analisis kualitatif terhadap sumber-sumber akademik terkini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka menyediakan fleksibilitas pembelajaran, menekankan pengembangan keterampilan abad ke-21, dan mengaplikasikan teknologi digital, meskipun terdapat tantangan terkait kesiapan infrastruktur dan sumber daya manusia. Kurikulum ini berfokus pada pembelajaran berbasis proyek dan pendidikan karakter, selaras dengan kebutuhan era digital saat ini dan membantu mempersiapkan siswa menjadi pembelajar yang adaptif dan inovatif.

Transformasi Kurikulum Merdeka menawarkan solusi efektif dalam mengatasi krisis belajar akibat pandemi COVID-19 sekaligus meningkatkan keterampilan penting untuk abad ke-21.Dengan pendekatan yang fleksibel dan adaptasi berbasis teknologi, kurikulum ini memenuhi kebutuhan siswa di era Society 5.0, di mana keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan adaptasi sangat penting untuk menghadapi tantangan global.Kurikulum ini menempatkan siswa sebagai subjek utama pembelajaran, mendorong mereka untuk terlibat aktif dan mandiri dalam proses belajar.

Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan dalam artikel, terdapat beberapa arah penelitian yang menjanjikan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas berbagai model pembelajaran berbasis proyek dalam meningkatkan keterampilan abad ke-21, dengan fokus pada konteks spesifik mata pelajaran dan tingkat pendidikan. Kedua, penting untuk meneliti bagaimana Kurikulum Merdeka dapat diadaptasi untuk mengakomodasi kebutuhan belajar siswa dengan beragam karakteristik, termasuk siswa berkebutuhan khusus dan siswa dari daerah terpencil. Ketiga, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak implementasi Kurikulum Merdeka terhadap hasil belajar siswa secara objektif, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti kesiapan guru, ketersediaan infrastruktur, dan dukungan orang tua. Melalui penelitian-penelitian ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang potensi dan tantangan Kurikulum Merdeka, sehingga implementasinya dapat dioptimalkan untuk mencapai tujuan pendidikan yang diharapkan.

Read online
File size152.23 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test