DARUNNAJAHDARUNNAJAH

Edukasiana: Journal of Islamic EducationEdukasiana: Journal of Islamic Education

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep persaudaraan dalam Al-Quran dengan menggunakan pendekatan saintifik. Persaudaraan merupakan nilai yang sangat dalam dan penting dalam ajaran Islam, sebagai landasan hubungan antar individu dalam masyarakat. Penelitian ini berfokus pada analisis ayat-ayat Al-Quran yang menggambarkan dan membahas aspek-aspek persaudaraan. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis tekstual ayat-ayat terkait, dengan mempertimbangkan konteks historis dan kultural pada saat diturunkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Quran menekankan pentingnya persaudaraan sebagai landasan terciptanya masyarakat yang adil dan harmonis. Ayat-ayat tertentu memberikan tuntunan tentang hak dan kewajiban antar saudara kandung serta memberikan pandangan tentang nilai-nilai moral yang harus dijunjung tinggi dalam hubungan tersebut. Analisis ini juga mengungkap bahwa persaudaraan dalam Al-Quran tidak hanya bersifat biologis, tetapi juga mencakup dimensi spiritual dan moral. Konsep ini mengajarkan solidaritas, tolong-menolong, dan saling menyayangi antar saudara kandung sebagai wujud pengabdian kepada Tuhan. Oleh karena itu, pemahaman yang mendalam tentang konsep persaudaraan dalam Al-Quran dapat menjadi landasan untuk membangun masyarakat yang penuh kasih sayang dan keadilan. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pemahaman ilmiah tentang konsep persaudaraan dalam Al-Quran, sekaligus memberikan perspektif baru mengenai penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Implikasi dari hasil penelitian ini dapat dijadikan dasar bagi pengembangan program pendidikan dan sosial yang bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai persaudaraan dalam masyarakat muslim.

Sibling rivalry telah ditegaskan dalam Al-Quran surah Al-Maidah/7.27-31 dalam kisah Qabil dan Habil, yang ditandai dengan persaingan karena pengorbanan Qabil tidak diterima, akhirnya menyebabkan permusuhan, perselisihan dan pembunuhan terhadap Habil.Al-Quran memberikan petunjuk tentang proses penyelesaian dua saudara yang bersaing, ditemukan dalam surah Al-Hujurat/49.pertama, konfirmasi (tabayun), sikap orang tua untuk memilih, meneliti dan mencari informasi tentang penyebab persaingan saudara, Konfirmasi dilakukan untuk menghindari berita yang tidak jelas dan membingungkan.Kedua, rekonsiliasi (Ishlah) yaitu berdamai, kembali ke keadaan semula, yaitu hubungan persaudaraan yang harmonis.Ketiga, arbitrase (Tahkim) adalah ketegasan orang tua dalam membantu dan menemukan solusi yang lebih baik yang bersifat final dan mengikat, tetapi keputusan orang tua harus saling menguntungkan antara kedua anak yang berselisih.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana faktor-faktor sosial ekonomi keluarga memengaruhi intensitas persaingan antar saudara kandung. Hal ini penting untuk memahami apakah keluarga dengan kondisi ekonomi yang kurang stabil cenderung menghasilkan tingkat persaingan yang lebih tinggi, dan bagaimana intervensi sosial dapat membantu mengurangi dampak negatifnya. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami pengalaman subjektif anak-anak yang mengalami persaingan saudara kandung, termasuk bagaimana mereka mengatasi konflik, membangun hubungan, dan mengembangkan identitas diri. Pendekatan ini dapat memberikan wawasan yang lebih kaya tentang dinamika interpersonal dalam keluarga. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk melacak perkembangan hubungan antar saudara kandung dari masa kanak-kanak hingga dewasa, serta bagaimana pengalaman persaingan di masa kecil memengaruhi kualitas hubungan mereka di masa depan. Penelitian ini dapat memberikan bukti empiris tentang dampak jangka panjang persaingan saudara kandung terhadap kesejahteraan individu dan keluarga. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang persaingan saudara kandung dan mengembangkan strategi intervensi yang efektif untuk meningkatkan kualitas hubungan keluarga.

  1. Forgiveness Therapy for the Promotion of Mental Well-Being: A Systematic Review and Meta-Analysis - Sadaf... journals.sagepub.com/doi/abs/10.1177/1524838016637079Forgiveness Therapy for the Promotion of Mental Well Being A Systematic Review and Meta Analysis Sadaf journals sagepub doi abs 10 1177 1524838016637079
  2. Vol. 4 No. 1 (2025): Edukasiana: Journal of Islamic Education | Edukasiana: Journal of Islamic Education.... ejournal.darunnajah.ac.id/index.php/edukasiana/issue/view/41Vol 4 No 1 2025 Edukasiana Journal of Islamic Education Edukasiana Journal of Islamic Education ejournal darunnajah ac index php edukasiana issue view 41
Read online
File size342.03 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test