USIUSI

Bilingual : Jurnal Pendidikan Bahasa InggrisBilingual : Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pembelajaran guru dalam mengajar keterampilan membaca pada siswa kelas XI SMA Yayasan Perguruan Keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan penelitian adalah dua guru bahasa Inggris kelas XI SMA Yayasan Perguruan Keluarga. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan melakukan observasi, perekaman, dan wawancara. Hasil analisis data menunjukkan bahwa guru bahasa Inggris menerapkan dua strategi, yaitu QAR (Question Answer Relationship) dan scaffolding sebagai strategi utama atau dominan dalam mengajar keterampilan membaca. Hal ini dapat terjadi karena dengan strategi QAR dapat membuat siswa berpikir sebelum menjawab pertanyaan, dan pertanyaan juga memiliki koneksi dengan teks, sehingga siswa akan lebih mudah menjawab pertanyaan, mereka juga dapat melihat jawaban berdasarkan teks yang mereka baca sebelumnya.

Berdasarkan hasil analisis data, guru bahasa Inggris menerapkan hanya dua strategi yaitu QAR (Question Answer Relationship) dan scaffolding sebagai strategi utama dalam mengajar pemahaman membaca.Strategi QAR adalah strategi yang dominan diterapkan oleh guru bahasa Inggris di kelas XI SMA Yayasan Perguruan Keluarga.Kedua guru menggunakan strategi QAR sebagai strategi dominan dalam mengajar karena dengan strategi QAR dapat membuat siswa berpikir sebelum menjawab pertanyaan, dan pertanyaan juga memiliki koneksi dengan teks, sehingga siswa akan lebih mudah menjawab pertanyaan.Karena mereka juga dapat melihat jawaban berdasarkan teks yang mereka baca sebelumnya.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar guru terus meningkatkan pemahaman dan keterampilan mereka dalam menerapkan strategi QAR dan scaffolding di kelas. Melalui strategi QAR, guru dapat membantu siswa memahami berbagai jenis pertanyaan dan cara menjawabnya berdasarkan informasi dari teks. Sementara itu, melalui scaffolding, guru dapat memberikan dukungan bertahap sehingga siswa menjadi lebih percaya diri dan mampu belajar secara mandiri. Dengan menggabungkan kedua strategi ini, diharapkan guru dapat menciptakan atmosfer belajar yang aktif dan menyenangkan serta mendorong siswa untuk berpikir kritis. Selain itu, diharapkan siswa menjadi lebih aktif dalam berpartisipasi dalam belajar, terutama ketika guru menggunakan strategi QAR dan scaffolding. Siswa perlu mencoba memahami jenis pertanyaan dan mencoba menjawabnya dengan berpikir mendalam, bukan hanya mencari jawaban di permukaan teks. Ketika guru memberikan bantuan atau bimbingan, siswa seharusnya menggunakannya untuk belajar dan berkembang, bukan bergantung padanya secara terus-menerus. Dengan latihan yang konsisten, siswa dapat menjadi lebih terampil dalam memahami bacaan dan berpikir secara mandiri. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk lebih mengeksplorasi strategi QAR dan scaffolding, baik dari segi efektivitas maupun tantangan dalam implementasinya.

  1. Case Study: A Strategic Research Methodology | American Journal of Applied Sciences | Science Publications.... doi.org/10.3844/ajassp.2008.1602.1604Case Study A Strategic Research Methodology American Journal of Applied Sciences Science Publications doi 10 3844 ajassp 2008 1602 1604
  2. Teachers’ Learning Strategies in Teaching Reading Skill at The Eleventh Grade of SMA Yayasan Perguruan... doi.org/10.36985/13t9ke70TeachersAo Learning Strategies in Teaching Reading Skill at The Eleventh Grade of SMA Yayasan Perguruan doi 10 36985 13t9ke70
Read online
File size288.84 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test