UM SURABAYAUM SURABAYA
AGREGATAGREGATPersimpangan Jalan Menganti – Jalan Sepat – Jalan Wisma Lidah Kulon memiliki tiga lengan yang masing-masing memiliki volume kendaraan yang padat sehingga berpotensi terjadi penumpukan kendaraan karena kurangnya sistem pengaturan sinyal. Maka perlu dilakukan analisis kinerja simpang dengan metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023 untuk mengetahui seberapa besar nilai dari kinerja lalu lintas pada persimpangan. Pada kondisi eksisting (tidak bersinyal) didapatkan hasil perhitungan yang maksimum pada hari Senin, 13 Mei 2024 jam puncak pagi (06.00-07.00) dengan nilai Derajat Kejenuhan (DJ) sebesar 1,195. Sedangkan, pada kondisi rencana (bersinyal) didapatkan hasil perhitungan yang maksimum pada hari Jumat, jam puncak sore (16.30-17.30) pada lengan pendekat A (Jalan Sepat Lidah Kulon) dengan nilai Derajat Kejenuhan (DJ) sebesar 0,845. Kinerja simpang rencana menunjukkan bahwa hasil perhitungan pada kondisi rencana memberikan hasil yang memenuhi karena berada di bawah batas standar (DJ ≤ 0,85), maka alternatif masalah dengan perencanaan simpang bersinyal dapat dijadikan acuan untuk meningkatkan kinerja simpang.
Analisis menunjukkan bahwa pada kondisi rencana dengan pemasangan APILL, nilai Derajat Kejenuhan (DJ) tercapai 0,845 pada hari Jumat, 17 Mei 2024, dengan Tundaan 27,734 det/SMP dan Panjang Antrian 108,232 m, sehingga berada di bawah batas standar (DJ ≤ 0,85).Simulasi menunjukkan bahwa pelebaran pendekat (A menjadi 6 m, B menjadi 4 m, C menjadi 5 m) dan pengaturan sinyal APILL menghasilkan DJ di bawah standar serta siklus waktu 81 detik dengan fase hijau masing‑masing 39, 16, dan 14 detik.Oleh karena itu, kombinasi pelebaran pendekat dan pemasangan APILL dapat dijadikan solusi efektif untuk meningkatkan kinerja persimpangan Jalan Menganti – Jalan Sepat – Jalan Wisma Lidah Kulon di Surabaya.
Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak jangka panjang penerapan APILL dengan mengumpulkan data lalu lintas real‑time selama setahun untuk menilai perubahan mobilitas dan kepadatan kendaraan. Selanjutnya, diperlukan perbandingan antara strategi kontrol sinyal adaptif dan sinyal waktu tetap pada persimpangan serupa untuk menentukan pendekatan yang paling efisien dalam mengurangi derajat kejenuhan. Selain itu, penting juga meneliti aspek keselamatan pejalan kaki dan aksesibilitas setelah pelebaran pendekat dan pemasangan APILL, termasuk analisis kecelakaan serta persepsi pengguna jalan, guna memastikan bahwa peningkatan kinerja lalu lintas tidak mengorbankan keselamatan publik.
- ANALISIS KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL KAWASAN PEREKONOMIAN PASAR BEKA SIMONGAN SEMARANG | Teknika. analisis... doi.org/10.26623/teknika.v18i1.6258ANALISIS KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL KAWASAN PEREKONOMIAN PASAR BEKA SIMONGAN SEMARANG Teknika analisis doi 10 26623 teknika v18i1 6258
- SIMPANG TAK BERSINYAL PADA SIMPANG PARUNG BINGUNG DI SAWANGAN DEPOK | Jurnal Ilmiah Teknologi Infomasi... doi.org/10.33197/jitter.vol9.iss1.2022.902SIMPANG TAK BERSINYAL PADA SIMPANG PARUNG BINGUNG DI SAWANGAN DEPOK Jurnal Ilmiah Teknologi Infomasi doi 10 33197 jitter vol9 iss1 2022 902
- Analisa Kinerja Lalu Lintas Simpang Tiga Tidak Bersinyal Studi Kasus Jalan KH Ismail Malik-Jalan Raden... doi.org/10.33087/talentasipil.v6i2.270Analisa Kinerja Lalu Lintas Simpang Tiga Tidak Bersinyal Studi Kasus Jalan KH Ismail Malik Jalan Raden doi 10 33087 talentasipil v6i2 270
| File size | 990.69 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UM SURABAYAUM SURABAYA Indeks kinerja jadwal (SPI) dan indeks kinerja biaya (CPI) juga menunjukkan nilai di bawah satu, mengindikasikan kinerja proyek yang kurang efisien. PerkiraanIndeks kinerja jadwal (SPI) dan indeks kinerja biaya (CPI) juga menunjukkan nilai di bawah satu, mengindikasikan kinerja proyek yang kurang efisien. Perkiraan
UM SURABAYAUM SURABAYA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode biopori dalam mengatasi genangan di Taman Tol Simpang Lawang. Biopori merupakan teknologiPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode biopori dalam mengatasi genangan di Taman Tol Simpang Lawang. Biopori merupakan teknologi
UM SURABAYAUM SURABAYA hasil yang didapat dari Analisis data, RAB pebedaan nilai total RAB non-zonasi (Kontrak) Rp 12.369.976.000,00 dan RAB zonasi Rp 11.598.568.000,00, Schedulehasil yang didapat dari Analisis data, RAB pebedaan nilai total RAB non-zonasi (Kontrak) Rp 12.369.976.000,00 dan RAB zonasi Rp 11.598.568.000,00, Schedule
UM SURABAYAUM SURABAYA Peningkatan kuat tekan yang terbukti ditunjukan pada hasil penelitian bahwa SCGC 04 w/b 0,33 dengan komposisi bahan semen 350 kg/m3 dapat mencapai kuatPeningkatan kuat tekan yang terbukti ditunjukan pada hasil penelitian bahwa SCGC 04 w/b 0,33 dengan komposisi bahan semen 350 kg/m3 dapat mencapai kuat
UM SURABAYAUM SURABAYA Nilai indeks kepercayaan kinerja CPI to-go 1. 55 menunjukkan biaya yang dikeluarkan lebih hemat dan indeks SPI to-go 1. 00 menunjukkan durasi penyelesaianNilai indeks kepercayaan kinerja CPI to-go 1. 55 menunjukkan biaya yang dikeluarkan lebih hemat dan indeks SPI to-go 1. 00 menunjukkan durasi penyelesaian
UM SURABAYAUM SURABAYA Campuran beton yang menggunakan Pasir Tangkiling mempunyai kuat tekan rata-rata sebesar 22,57 MPa dan kuat lentur rata-rata 36,33 kg/cm2. Campuran betonCampuran beton yang menggunakan Pasir Tangkiling mempunyai kuat tekan rata-rata sebesar 22,57 MPa dan kuat lentur rata-rata 36,33 kg/cm2. Campuran beton
UM SURABAYAUM SURABAYA Persentase kandungan TKDN yang digunakan pada proyek ini mencapai 79,95%, sedangkan kandungan luar negeri hanya sebesar 20,05%, menunjukkan dominasi penggunaanPersentase kandungan TKDN yang digunakan pada proyek ini mencapai 79,95%, sedangkan kandungan luar negeri hanya sebesar 20,05%, menunjukkan dominasi penggunaan
UM SURABAYAUM SURABAYA Biochar tempurung kelapa memiliki sifat yang mampu mengubah karakteristik fisik dan mekanik tanah, sehingga diharapkan dengan penambahan biochar dapatBiochar tempurung kelapa memiliki sifat yang mampu mengubah karakteristik fisik dan mekanik tanah, sehingga diharapkan dengan penambahan biochar dapat
Useful /
UM SURABAYAUM SURABAYA Berdasarkan hal itu, penulis melakukan analisis kinerja dan manajemen Bundaran ITS Kota Surabaya dengan cara melakukan survei penelitian dan pengolahanBerdasarkan hal itu, penulis melakukan analisis kinerja dan manajemen Bundaran ITS Kota Surabaya dengan cara melakukan survei penelitian dan pengolahan
CENDEKIA UTAMA KUDUSCENDEKIA UTAMA KUDUS Selain itu DM juga memiliki risiko komplikasi ke penyakit lain seperti jantung, gagal ginjal, kecacatan luka gangren yang diamputasi, kebutaan, serta gangguanSelain itu DM juga memiliki risiko komplikasi ke penyakit lain seperti jantung, gagal ginjal, kecacatan luka gangren yang diamputasi, kebutaan, serta gangguan
RAHARJARAHARJA Untuk itu perlunya perhatian dan perawatan yang serius. Namun permasalahan kurangnya pemahaman terhadap pengolahan sampah, hal ini menjadi masalah persampahan.Untuk itu perlunya perhatian dan perawatan yang serius. Namun permasalahan kurangnya pemahaman terhadap pengolahan sampah, hal ini menjadi masalah persampahan.
UNISMUHUNISMUH Temuan utama mencakup peran guru dan keterlibatan orang tua sebagai sumber informasi esensial. Peran guru adalah menerapkan kurikulum 2013 sesuai prosedurTemuan utama mencakup peran guru dan keterlibatan orang tua sebagai sumber informasi esensial. Peran guru adalah menerapkan kurikulum 2013 sesuai prosedur