UM SURABAYAUM SURABAYA

AGREGATAGREGAT

Metode yang dipakai pada penelitian ini adalah Metode Departement of Environment (DOE) dimana biasanya disebut dengan perancangan cara inggris yang tertuang dalam SNI 03-2834-2000 yaitu “Tata Cara Pembuatan Rencana Campuran Beton Normal. Pembuatan beton campuran Bioconc dalam penelitian ini sebanyak 36 buah dengan umur perawatan 7, 14, 21 dan 28 hari dan bahan pengujian dalam bentuk slinder 30 x 15 cm dengan variasi beton normal tanpa campuran dan beton dengan penambahan zat aditif Bioconc yaitu 20% dan 30% dari jumlah semen tersebut. Mutu beton yang direncanakan adalah fc 30 MPa. Hasil dari penelitian dengan beton normal kuat tekan yang dihasilkan 24,94 MPa, menggunakan zat aditif Bioconc 20% kuat tekan yang dihasilkan 24,63 MPa, dengan menggunakan Bioconc 30% kuat tekan yang dihasilkan 19,94 MPa penggunaan zat aditif sebagai bahan tambahan pada campuran beton memberikan kekuatan beton menurun dari campuran beton normal. Disarankan agar memperhatikan beberapa faktor seperti mix design terutama untuk beton campuran zat aditif, Faktor Air Semen (FAS), pengujian material, pengecoran beton, serta pemadatan.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan zat aditif Bioconc belum memberikan pengaruh yang sesuai harapan terhadap kuat tekan beton.Kuat tekan beton rata-rata pada campuran Bioconc mengalami penurunan dibandingkan beton normal.Komposisi beton normal menghasilkan kuat tekan rata-rata 24,94 MPa, sedangkan campuran Bioconc 20% menghasilkan 24,63 MPa dan campuran Bioconc 30% menghasilkan 19,94 MPa.

Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengoptimalkan penggunaan Bioconc sebagai bahan tambahan beton. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai pengaruh variasi persentase Bioconc terhadap kuat tekan beton, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti jenis semen, agregat, dan air yang digunakan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan metode pencampuran Bioconc yang lebih efektif, misalnya dengan menggunakan teknik homogenisasi yang lebih baik atau menambahkan bahan lain yang dapat meningkatkan dispersi Bioconc dalam campuran beton. Ketiga, penting untuk menginvestigasi pengaruh Bioconc terhadap durabilitas beton, seperti ketahanan terhadap serangan sulfat, korosi, dan retak, untuk memastikan bahwa penggunaan Bioconc tidak mengurangi umur layanan struktur beton. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang potensi Bioconc sebagai bahan tambahan beton yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Read online
File size815.73 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test