JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD

JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran discovery learning terhadap kemampuan literasi sains siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Banawa Selatan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuasi dengan desain kelompok pretest-posttest ekuivalen. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII pada tahun ajaran 2021-2022, dengan teknik purposive sampling yang memilih kelas VIII A sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII C sebagai kelas kontrol, masing-masing terdiri dari 21 siswa. Tes pilihan ganda yang divalidasi digunakan sebagai instrumen pengukuran literasi sains. Hasil posttest menunjukkan skor rata-rata 11,29 untuk kelas eksperimen dan 9,81 untuk kelas kontrol yang menggunakan model direct instruction. Hasil uji Mann-Whitney U menunjukkan nilai Asymp.Sig. (2-tailed) = 0,002, lebih kecil dari 0,05, yang berarti discovery learning memiliki pengaruh signifikan terhadap literasi sains siswa.

Hal ini ditunjukkan oleh perbedaan skor rata-rata pretest dan posttest antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, dengan kelas eksperimen menunjukkan peningkatan yang signifikan.Hasil uji Mann Whitney U juga mengkonfirmasi adanya pengaruh signifikan, dengan nilai Asymp.(2-tailed) sebesar 0,002 yang lebih kecil dari 0,05.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas model discovery learning dengan model pembelajaran inovatif lainnya, seperti problem-based learning atau project-based learning, untuk mengidentifikasi pendekatan yang paling efektif dalam meningkatkan literasi sains siswa. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen pengukuran literasi sains yang lebih komprehensif dan valid, yang mencakup berbagai aspek literasi sains, termasuk pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi literasi sains siswa, seperti karakteristik siswa, lingkungan belajar, dan dukungan orang tua, untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana meningkatkan literasi sains secara holistik. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan sains di Indonesia dan mempersiapkan generasi muda yang literat secara sains.

Read online
File size706.65 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test