JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe talking stick berbantuan kartu bergambar terhadap hasil belajar siswa SMA Negeri 6 Sigi. Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan metode The Non-Equivalent Pretest-Posttest. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh dengan kelas XA sebagai kelas eksperimen dan kelas XD sebagai kelas kontrol. Instrumen hasil belajar siswa berupa tes pilihan ganda. Hasil analisis Independent Sample T-Test menunjukkan nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, sehingga H1 diterima. Perhitungan N-Gain Score menunjukkan kelas eksperimen sebesar 61,09% dengan kategori cukup efektif, sedangkan kelas kontrol sebesar 39,15% dengan kategori tidak efektif. Penelitian ini menunjukkan perbedaan hasil belajar siswa antara model direct instruction dan talking stick berbantuan kartu bergambar.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick berbantuan kartu bergambar dengan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional.Hasil analisis menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe talking stick berbantuan kartu bergambar lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.Selain itu, hasil uji N-Gain Score menunjukkan bahwa kelas eksperimen memiliki efektivitas yang cukup baik dalam meningkatkan hasil belajar siswa.
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan kepada guru fisika untuk menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick berbantuan kartu bergambar sebagai alternatif untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan mengembangkan variasi kartu bergambar yang lebih menarik dan interaktif, serta menguji efektivitas model ini pada berbagai tingkatan kelas dan mata pelajaran lain. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi model ini, seperti kemampuan guru dalam mengelola kelas dan karakteristik siswa. Dengan demikian, model pembelajaran kooperatif tipe talking stick berbantuan kartu bergambar dapat dioptimalkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran fisika secara lebih luas dan berkelanjutan.
| File size | 717.53 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
USIUSI Nilai rata-rata kelas kontrol diperoleh nilai pre-test sebesar 61,96 dan post-test 74,28. Model pembelajaran Problem Based Learning lebih efektif digunakanNilai rata-rata kelas kontrol diperoleh nilai pre-test sebesar 61,96 dan post-test 74,28. Model pembelajaran Problem Based Learning lebih efektif digunakan
UPSUPS Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner minat belajar, tes kemampuan pemecahan masalah matematis, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan ujiTeknik pengumpulan data menggunakan kuesioner minat belajar, tes kemampuan pemecahan masalah matematis, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji
UPSUPS Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) rata-rata hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran superitem berbantuan scaffolding lebih tinggiHasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) rata-rata hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran superitem berbantuan scaffolding lebih tinggi
UM SURABAYAUM SURABAYA Satu kelas eksperimen yaitu SDN Rejondani dengan pendekatan problem solving dan satu kelas kontrol yang tidak diberikan perlakuan yaitu SDN PotrojayanSatu kelas eksperimen yaitu SDN Rejondani dengan pendekatan problem solving dan satu kelas kontrol yang tidak diberikan perlakuan yaitu SDN Potrojayan
USIUSI Jadi hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan pada peningkatan kemampuanJadi hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan pada peningkatan kemampuan
UNESAUNESA Selain itu, hasil N-Gain menunjukkan peningkatan capaian pengetahuan siswa kelas eksperimen sebesar 0,67 dan termasuk dalam kategori sedang ke tinggi.Selain itu, hasil N-Gain menunjukkan peningkatan capaian pengetahuan siswa kelas eksperimen sebesar 0,67 dan termasuk dalam kategori sedang ke tinggi.
UNESAUNESA Peningkatan hasil belajar IPS dengan menggunakan model pembelajaran Problem based learning (PBL) berbasis media film pendek pada materi masa koloniaslimePeningkatan hasil belajar IPS dengan menggunakan model pembelajaran Problem based learning (PBL) berbasis media film pendek pada materi masa koloniaslime
UNDIKSHAUNDIKSHA Hal tersebut dibuktikan dengan temuan hasil data yang di uji secara berurutan yaitu hipotesis nihil (Ho) dari 4 variabel terikat: Pengetahuan (Y1), PemahamanHal tersebut dibuktikan dengan temuan hasil data yang di uji secara berurutan yaitu hipotesis nihil (Ho) dari 4 variabel terikat: Pengetahuan (Y1), Pemahaman
Useful /
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa antara menggunakan alat sains sederhana dengan alat peraga berbasisPenelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa antara menggunakan alat sains sederhana dengan alat peraga berbasis
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Berdasarakan hasil yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa secara umum persepsi siswa masi kurang baik terhadap pembelajaran daring dengan media aplikasiBerdasarakan hasil yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa secara umum persepsi siswa masi kurang baik terhadap pembelajaran daring dengan media aplikasi
UM SURABAYAUM SURABAYA Perkembangan zaman dan teknologi membuat banyak siswa tergantung pada penggunaan alat bantu hitung seperti kalkulator, sehingga siswa cenderung malas untukPerkembangan zaman dan teknologi membuat banyak siswa tergantung pada penggunaan alat bantu hitung seperti kalkulator, sehingga siswa cenderung malas untuk
UM SURABAYAUM SURABAYA Berdasarkan analisis, model logistik lebih akurat digunakan untuk pendugaan jumlah penduduk Kota Surabaya dibandingkan model eksponensial. Dalam penelitianBerdasarkan analisis, model logistik lebih akurat digunakan untuk pendugaan jumlah penduduk Kota Surabaya dibandingkan model eksponensial. Dalam penelitian