JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemahaman siswa menggunakan metode four tier untuk mengetahui seberapa jauh tingkat pemahaman soal yang diberikan pada siswa dalam materi Hukum Newton gerak lurus. Penelitian ini dilakukan untuk memetakan seberapa paham konsep siswa terhadap materi Hukum Newton gerak lurus dengan permainan tradisional ataupun local wisdom. Metode penelitian ini menggunakan study literature. Data penelitian diperoleh dari 14 artikel yang diseleksi melalui pembacaan abstrak, lalu pembacaan isi dari artikel melalui google scholar dan mandely yang terindikasi dari tahun 2018 hingga 2022. Artikel yang dipilih memiliki kesamaan jenis instrument diagnostik tes four tier dengan materi Hukum Newton gerak lurus pada peserta didik SMA dan artikel yang terintegrasi local wisdom dalam materi Hukum Newton gerak lurus. Penyebab miskonsepsi fisika pada materi hukum Newton di SMA/MA adalah kurangnya pemahaman konsep terhadap materi yang diberikan dan ada ketidaksesuaian soal terhadap materi yang diberikan. Pengembangan instrument diagnostic tes four tier merupakan metode untuk mendeteksi miskonsepsi fsika yang sering dikembangkan dalam penelitian, karena dinilai lebih efektif dan lebih akurat dalam mendeteksi miskonsepsi pada peserta didik terlebih pada materi Hukum Newton gerak lurus.
Berdasarkan hasil penelitian, miskonsepsi pada Hukum Newton masih sering terjadi pada peserta didik SMA/MA.Penyebab miskonsepsi tersebut adalah kurangnya pemahaman konsep terhadap materi yang ada serta ketidaksesuaian materi dengan soal yang diberikan.Instrument tes four tier merupakan instrument yang sering dikembangkan dalam penelitian untuk mengidentifikasi miskonsepsi siswa.
Berdasarkan hasil penelitian, perlu dilakukan pengembangan instrument tes four tier yang lebih komprehensif untuk mendeteksi miskonsepsi siswa secara lebih akurat. Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengintegrasikan metode Certainty of Response Index (CRI) untuk mengukur tingkat keyakinan siswa dalam menjawab soal, sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai pemahaman konsep mereka. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan pembelajaran fisika berbasis local wisdom yang relevan dengan materi Hukum Newton, seperti memanfaatkan permainan tradisional atau kearifan lokal lainnya untuk membantu siswa memahami konsep-konsep fisika secara lebih kontekstual dan bermakna. Dengan demikian, diharapkan dapat mengurangi miskonsepsi dan meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi Hukum Newton gerak lurus, serta menumbuhkan minat dan motivasi belajar fisika.
| File size | 302.16 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Secara keseluruhan, efektivitas pembelajaran daring pada mata pelajaran fisika mencapai nilai 51,38%, yang dikategorikan sebagai efektif. Hal ini menunjukkanSecara keseluruhan, efektivitas pembelajaran daring pada mata pelajaran fisika mencapai nilai 51,38%, yang dikategorikan sebagai efektif. Hal ini menunjukkan
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Total siswa kelas VIII dari SMP N 2 Tolitoli, SMP N 5 Tolitoli, dan SMP N 8 Tolitoli yang teridentifikasiBerdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Total siswa kelas VIII dari SMP N 2 Tolitoli, SMP N 5 Tolitoli, dan SMP N 8 Tolitoli yang teridentifikasi
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Hal ini dapat dibuktikan dari hasil analisis data pre-test untuk kelas eksperimen rerata skor yang diperoleh adalah 5,65 sedangkan kelas kontrol rerataHal ini dapat dibuktikan dari hasil analisis data pre-test untuk kelas eksperimen rerata skor yang diperoleh adalah 5,65 sedangkan kelas kontrol rerata
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIPA 2 di SMA Negeri 1 Bambalamotu yang berjumlah 20 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitianSubjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIPA 2 di SMA Negeri 1 Bambalamotu yang berjumlah 20 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian
UNISAPUNISAP Instrumen penelitian berupa tes esai berjumlah 8 soal untuk mengukur pemahaman konsep siswa. Hasil analisis menggunakan uji t menunjukkan adanya perbedaanInstrumen penelitian berupa tes esai berjumlah 8 soal untuk mengukur pemahaman konsep siswa. Hasil analisis menggunakan uji t menunjukkan adanya perbedaan
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Penelitian ini menyimpulkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam menuliskan informasi yang diketahui dan ditanyakan, menentukan persamaan yang tepat untukPenelitian ini menyimpulkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam menuliskan informasi yang diketahui dan ditanyakan, menentukan persamaan yang tepat untuk
JIPEDJIPED Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas II SDN 1 Jepun. Teknik pengumpulan dataPenelitian ini dilakukan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas II SDN 1 Jepun. Teknik pengumpulan data
GMPIONLINEGMPIONLINE Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan model discovery learning terhadap pencapaian hasil belajar siswa pada konsep protista. BerdasarkanDapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan model discovery learning terhadap pencapaian hasil belajar siswa pada konsep protista. Berdasarkan
Useful /
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Berdasarkan analisis N-Gain diperoleh sig. = 0,000 < 0,05 menunjukkan bahwa ada peningkatan pemahaman konsep siswa menggunakan Modul Pembelajaran JarakBerdasarkan analisis N-Gain diperoleh sig. = 0,000 < 0,05 menunjukkan bahwa ada peningkatan pemahaman konsep siswa menggunakan Modul Pembelajaran Jarak
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII pada tahun ajaran 2021-2022, dengan teknik purposive sampling yang memilih kelas VIII A sebagai kelasPopulasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII pada tahun ajaran 2021-2022, dengan teknik purposive sampling yang memilih kelas VIII A sebagai kelas
GMPIONLINEGMPIONLINE Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan argumentasi ilmiah siswa di tingkat sekolah menengah atas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif danPenelitian ini bertujuan untuk menggambarkan argumentasi ilmiah siswa di tingkat sekolah menengah atas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan
GMPIONLINEGMPIONLINE Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode campuran dengan desain penjelasan. Sampel penelitian adalah mahasiswa kelas Anfisman, yang dipilihMetode yang digunakan dalam penelitian adalah metode campuran dengan desain penjelasan. Sampel penelitian adalah mahasiswa kelas Anfisman, yang dipilih