GMPIONLINEGMPIONLINE
Jurnal Pendidikan Indonesia GemilangJurnal Pendidikan Indonesia GemilangPenelitian ini bertujuan untuk menggambarkan argumentasi ilmiah siswa di tingkat sekolah menengah atas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan tes untuk menilai argumentasi ilmiah pada 49 siswa, yang terdiri dari delapan pertanyaan dari dua tema. Kami menggunakan empat komponen argumentasi ilmiah: kemampuan siswa untuk membuat klaim dan jaminan, kemampuan siswa untuk membangun argumen tandingan, kemampuan siswa untuk menghasilkan argumen pendukung, dan kemampuan siswa untuk menghasilkan bukti dari Lin dan Mintzes (2010). Kami mengkuantitatifkan data kualitatif dari jawaban siswa dan menganalisis data tersebut menggunakan statistik deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa argumentasi ilmiah siswa sekolah menengah atas adalah 33% dalam kategori baik, 31% dalam kategori memuaskan, 22% dalam kategori perlu peningkatan, dan 14% dalam kategori tidak memuaskan. Untuk setiap komponen, 95% siswa dapat membuat klaim dan jaminan, 54% siswa memiliki kemampuan membangun argumen tandingan, 48% siswa dapat menghasilkan argumen pendukung, dan 98% memiliki kemampuan untuk menghasilkan bukti. Oleh karena itu, guru perlu meningkatkan literasi ilmiah siswa agar siswa dapat memberikan argumen dengan referensi yang baik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil argumentasi ilmiah siswa sekolah menengah atas tersebar dalam kategori baik (33%), memuaskan (31%), perlu peningkatan (22%), dan tidak memuaskan (14%).Secara detail, sebagian besar siswa mampu membuat klaim dan jaminan (95%) dan menghasilkan bukti (98%), namun masih kesulitan dalam membangun argumen tandingan (54%) dan menghasilkan argumen pendukung (48%).Penelitian ini mengimplikasikan bahwa guru sains menghadapi tantangan besar dalam meningkatkan literasi ilmiah dan keterampilan argumentasi siswa, yang memerlukan motivasi, pendekatan pembelajaran, dan asesmen yang tepat.
Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan dan menguji secara eksperimental efektivitas model pembelajaran seperti SOAP atau MADI yang dirancang khusus untuk mengatasi kesulitan siswa dalam memberikan bukti dan argumen tandingan pada materi biologi tertentu. Selain itu, karena penelitian ini terbatas pada satu daerah, penelitian lanjutan dapat membandingkan profil argumentasi ilmiah siswa di berbagai provinsi di Indonesia untuk mengidentifikasi faktor apa, seperti kurikulum lokal atau latar belakang sosial, yang memengaruhi perbedaan kemampuan mereka. Sebagai pendalamannya, sebuah penelitian kualitatif juga bisa mengeksplorasi hambatan psikologis dan motivasi siswa yang mendasari ketidakmampuan mereka dalam berargumen, misalnya mengapa mereka cenderung menghindari konflik atau kesulitan menemukan referensi ilmiah. Menggabungkan ketiga arah ini—pengembangan intervensi, perbandingan konteks, dan eksplorasi psikologis—akan memberikan gambaran yang jauh lebih lengkap dan holistik untuk merancang strategi pendidikan yang benar-benar efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa Indonesia.
| File size | 370.47 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UNAIUNAI Temuan ini menunjukkan bahwa Brain Gym dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan kemampuan sight‑reading pianis. Brain Gym secara signifikanTemuan ini menunjukkan bahwa Brain Gym dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan kemampuan sight‑reading pianis. Brain Gym secara signifikan
UNAIUNAI Sementara itu, hanya struktur hubungan orang tua ayah yang menunjukkan lebih tinggi dibandingkan dengan struktur hubungan orang tua ibu dan struktur hubunganSementara itu, hanya struktur hubungan orang tua ayah yang menunjukkan lebih tinggi dibandingkan dengan struktur hubungan orang tua ibu dan struktur hubungan
RESEARCHSYNERGYPRESSRESEARCHSYNERGYPRESS Respons siswa penting sebagai acuan sejauh mana pembelajaran PDI yang terintegrasi dengan CSP berhasil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis responsRespons siswa penting sebagai acuan sejauh mana pembelajaran PDI yang terintegrasi dengan CSP berhasil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respons
UNAIUNAI Dengan bantuan prinsip-prinsip Studi Budaya, penelitian ini fokus pada bagaimana cerita-cerita tersebut mencerminkan nilai-nilai Ilocano. Sebelas temaDengan bantuan prinsip-prinsip Studi Budaya, penelitian ini fokus pada bagaimana cerita-cerita tersebut mencerminkan nilai-nilai Ilocano. Sebelas tema
UNAIUNAI Penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak ada satu faktor tunggal yang memengaruhi seseorang untuk bergabung dengan gereja Masehi Advent Hari Ketujuh. Faktor-faktorPenelitian ini menyimpulkan bahwa tidak ada satu faktor tunggal yang memengaruhi seseorang untuk bergabung dengan gereja Masehi Advent Hari Ketujuh. Faktor-faktor
UNAIUNAI Analisis statistik menunjukkan bahwa tidak ada hubungan signifikan antara gender dan harga diri atau kecemasan di antara siswa sekolah menengah atas, yangAnalisis statistik menunjukkan bahwa tidak ada hubungan signifikan antara gender dan harga diri atau kecemasan di antara siswa sekolah menengah atas, yang
UNAIUNAI However, challenges such as limited market access and a lack of technical expertise in roselle processing were identified. Therefore, continued supportHowever, challenges such as limited market access and a lack of technical expertise in roselle processing were identified. Therefore, continued support
UNDIKSHAUNDIKSHA Sepuluh siswa kelas XII dari satu sekolah menengah atas dipilih secara purposif, memanfaatkan teknik sampling purposive. Data dikumpulkan melalui wawancaraSepuluh siswa kelas XII dari satu sekolah menengah atas dipilih secara purposif, memanfaatkan teknik sampling purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara
Useful /
IAIN PONTIANAKIAIN PONTIANAK Dari uraian di atas dapat ditarik sebuah kesimpulan sederhana akan tanggung jawab dari para ilmuan sosiologi dalam mengamalkan keilmuan yang dimiliki merupakanDari uraian di atas dapat ditarik sebuah kesimpulan sederhana akan tanggung jawab dari para ilmuan sosiologi dalam mengamalkan keilmuan yang dimiliki merupakan
UNDIKSHAUNDIKSHA Data diperoleh dari kuesioner skala Likert yang mencakup pertanyaan terbuka yang disebar kepada 119 mahasiswa pendidikan bahasa Inggris. Lima aspek yangData diperoleh dari kuesioner skala Likert yang mencakup pertanyaan terbuka yang disebar kepada 119 mahasiswa pendidikan bahasa Inggris. Lima aspek yang
UNDIKSHAUNDIKSHA Kajian ini dilaksanakan pada siswa kelas V di lima SD di Kabupaten Majalengka. Hasilnya menunjukkan bahwa komik tematik yang dikembangkan layak digunakanKajian ini dilaksanakan pada siswa kelas V di lima SD di Kabupaten Majalengka. Hasilnya menunjukkan bahwa komik tematik yang dikembangkan layak digunakan
UNDIKSHAUNDIKSHA Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis statistik terhadap data energi selama 12 bulan yang dikumpulkan dari 50 gedung diMetode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis statistik terhadap data energi selama 12 bulan yang dikumpulkan dari 50 gedung di