JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD

JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan minat belajar siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode berbasis kasus materi keseimbangan benda tegar di kelas XI SMAN 1 Sojol. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan metode campuran (mixed methods). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MIA C SMA Negeri 1 Sojol sebanyak 25 siswa yang dipilih menggunakan Teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui pengisian angket dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode berbasis kasus materi keseimbangan benda tegar di kelas XI tergolong dalam kategori baik. Hal ini menunjukkan bahwa perasaan senang, perhatian siswa, ketertarikan siswa dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran berbasis kasus mendorong siswa untuk aktif dan sungguh-sungguh dalam melaksanakan pembelajaran. Tidak hanya mendengarkan penjelasan guru namun siswa juga dilatih menjawab pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan materi pembelajaran sebagai evaluasi pembelajaran. Hal tersebut menjadi faktor siswa memiliki minat belajar siswa yang baik.

Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa minat belajar siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode berbasis kasus materi keseimbangan benda tegar di kelas XI SMAN 1 Sojol tergolong dalam kategori baik.Hal tersebut ditunjukkan dengan perasaan senang, perhatian siswa, ketertarikan siswa dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran berbasis kasus mendorong siswa untuk aktif dan sungguh-sungguh dalam melaksanakan pembelajaran.Tidak hanya mendengarkan penjelasan guru namun siswa juga dilatih menjawab pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan materi pembelajaran sebagai evaluasi pembelajaran.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman mengenai efektivitas metode berbasis kasus dalam pembelajaran fisika. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas metode berbasis kasus dengan metode pembelajaran lain, seperti metode pembelajaran problem-based learning atau discovery learning, untuk mengidentifikasi pendekatan yang paling optimal dalam meningkatkan minat dan hasil belajar siswa. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen penilaian yang lebih komprehensif untuk mengukur minat belajar siswa secara lebih akurat, termasuk aspek-aspek seperti motivasi intrinsik, rasa ingin tahu, dan keterlibatan aktif dalam pembelajaran. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh karakteristik siswa, seperti gaya belajar dan tingkat kemampuan awal, terhadap efektivitas metode berbasis kasus, sehingga dapat dirancang strategi pembelajaran yang lebih personal dan adaptif untuk memenuhi kebutuhan individu siswa.

Read online
File size791.72 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test