JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD

JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan siswa dalam memecahkan masalah fisika pada materi usaha dan energi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 13 Palu berjumlah 30 orang dan dipilih 3 responden dengan 1 siswa kategori tinggi, 1 siswa kategori sedang dan 1 siswa kategori rendah. Instrumen yang digunakan yaitu tes seleksi responden 20 nomor dan 5 nomor soal tes pemecahan masalah materi usaha dan energi kemudian di lakukan think aloud untuk mengetahui kesulitan dalam memecahkan masalah dan wawancara untuk mengonfirmasi hasil tes yang telah diberikan. Hasil penelitian yang ditinjau dari setiap langkah penyelesaian Heller menunjukkan bahwa kesulitan yang dialami siswa berupa kesulitan : (1) Siswa kesulitan dalam memvisualisasikan masalah (2) siswa kesulitan mendeskripsikan masalah sehingga menyebabkan siswa tidak dapat menuliskan apa yang diketahui dan yang ditanyakan dari soal dengan tepat dan benar. (3) Siswa kesulitan dalam merencanakan solusi atau menentukan rumus yang tepat digunakan untuk menyelesaikan soal. (4) Siswa kesulitan dalam melakukan proses perhitungan secara benar dan bertahap serta keliru dalam memasukkan nilai pada rumus yang digunakan. (5) Siswa tidak menuliskan kesimpulan dan tidak terbiasa mengecek ulang dan menelaah kembali dengan teliti setiap langkah penyelesaian soal yang dilakukannya, sehingga sering terjadi kesalahan-kesalahan dalam mengerjakan soal.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa kesulitan yang dihadapi siswa kelas VIII SMP Negeri 13 Kota Palu dalam memecahkan masalah pada soal Usaha dan Energi meliputi kesulitan dalam memvisualisasikan masalah, kesulitan dalam mendeskripsikan konsep fisika, kesulitan dalam merencanakan solusi, kesulitan dalam menjalankan rencana solusi, dan kesulitan dalam mengecek dan mengevaluasi jawaban.Faktor-faktor penyebab kesulitan tersebut meliputi kurangnya pemahaman siswa terhadap soal, kurang teliti dalam membaca soal, kebingungan dalam menentukan strategi atau rumus yang tepat, kurang teliti dalam operasi hitung, dan kurangnya kebiasaan memeriksa kembali jawaban.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar siswa terus meningkatkan kemampuan dalam menyelesaikan soal-soal fisika berbasis masalah, terutama pada materi usaha dan energi. Guru sebaiknya lebih sering melatih siswa dalam menyelesaikan soal-soal menggunakan tahapan pemecahan masalah Heller. Selain itu, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mencari solusi dari kesulitan yang dialami siswa dalam memecahkan masalah fisika, dengan fokus pada pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efektif untuk meningkatkan kemampuan visualisasi, deskripsi, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pemecahan masalah pada siswa.

Read online
File size244.23 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test