UNIVEDUNIVED

Early Childhood Research and PracticeEarly Childhood Research and Practice

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah melalui penerapan menggunting pola dapat meningkatkan perkembangan motorik halus pada anak di PAUD Harapan Bunda Kecamatan Lubuk Sandi Kabupaten Seluma. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang difokuskan pada situasi kelas, atau lazim dikenal dengan classroom action research prosedur yang digunakan berbentuk siklus (cycle). Subjek utama dalam penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun yang berhumlah 15 orang anak. Penelitian tindakan kelas ini menggunakan model jhon Elliot dimana setiap siklus terdiri dari empat kegiatan pokok yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Tekhnik pengumpulan data menggunkan metode observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif-kuantitatif dengan penekannya digunakan untuk menentukan peningkatan proses yang dinyatakan dalam sebuah predikat, sedangkan analisi data kuantitatif digunakan untuk menentukan peningkatan hasil dengan menggunkan persentase. Hasil peninggkatan perkembangan motorik halus pada anak PAUD Harapan Bunda pada siklus I dengan persentase 78%. Sedangkan di siklus II dengan persentase 98%. Simpulan penelitian bahwa penerapan menggunting pola dapat meningkatkan perkembangan motorik halus pada anak di PAUD Harapan Bunda Kecamatan Lubuk Sandi Kabupaten Seluma., terbukti pada siklus II terjadi peningkatan signifikan, hasil persentase pencapaian sebesar 98% dengan kriteria berkembang sangat baik (BSB).

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka peneliti menarik kesimpulan bahwa melalui kegiatan menggunting pola dapat meningkatkan motorik halus pada anak kelompok B di PAUD HARAPAN BUNDA Kabupaten Seluma.Peningkatan tersebut dapat dilihat dari adanya peningkatan persentase setelah pelaksanaan tindakan pada siklus I dan siklus II.Pelaksanaan tindakan pada siklus I, persentase yang ditunjukkan dari siklus I sebesar 78%.Pelaksanaan tindakan pada Siklus II menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan dengan tindakan pada Siklus I.Persentase hasil pencapaian pada Siklus II sebesar 98% dalam kriteria Berkembang Sangat Baik Artinya mencapai kriteria krtuntasan keberhasilan penelitian 80% - 100%.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh kompleksitas pola guntingan terhadap perkembangan motorik halus anak usia dini. Selain itu, penelitian dapat membandingkan efektivitas kegiatan menggunting pola dengan metode pengembangan motorik halus lainnya seperti mewarnai atau merangkai. Terakhir, studi lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang kegiatan menggunting pola terhadap keterampilan motorik halus dan kemampuan akademik anak di masa depan.

  1. Pelatihan Pengajaran Keterampilan Menggunting Dasar Bagi Guru SLB Di Lampung | Jurnal Pengabdian Pada... doi.org/10.30653/002.202271.12Pelatihan Pengajaran Keterampilan Menggunting Dasar Bagi Guru SLB Di Lampung Jurnal Pengabdian Pada doi 10 30653 002 202271 12
  2. MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN MENGGUNTING | NANAEKE: Indonesian... doi.org/10.24252/nananeke.v3i2.16130MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN MENGGUNTING NANAEKE Indonesian doi 10 24252 nananeke v3i2 16130
  3. UPAYA MENGEMBANGKAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN MENGGUNTING | Nurjani | Journal of... doi.org/10.37058/sport.v3i2.1026UPAYA MENGEMBANGKAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN MENGGUNTING Nurjani Journal of doi 10 37058 sport v3i2 1026
  4. UPAYA MENGEMBANGKAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN MENGGUNTING | Nurjani | Journal of... doi.org/10.37058/sport.v3i2.1026UPAYA MENGEMBANGKAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN MENGGUNTING Nurjani Journal of doi 10 37058 sport v3i2 1026
Read online
File size113.42 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test