EDUPARTNEREDUPARTNER

International Journal of Education, Culture and TechnologyInternational Journal of Education, Culture and Technology

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan peran guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam mengarahkan minat dan bakat siswa kelas 12 di SMAIT NIBS Cilacap. Minat dan bakat merupakan potensi penting siswa yang perlu dikenali dan dikembangkan agar dapat menentukan arah pendidikan dan karier secara tepat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam bersama guru BK dan siswa kelas 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru BK memainkan peran aktif dalam proses asesmen dan pembimbingan, meskipun menghadapi berbagai kendala seperti kurangnya keterbukaan siswa, tekanan orang tua, dan keterbatasan alat asesmen. Guru BK berupaya menerapkan pendekatan personal, melibatkan orang tua, serta meningkatkan kegiatan eksplorasi minat siswa. Kesimpulannya, peran guru BK sangat krusial dalam mengarahkan minat dan bakat siswa sehingga selaras dengan jalur pendidikan dan karier yang sesuai dengan potensi mereka.

Guru Bimbingan dan Konseling (BK) memainkan peran penting dalam membantu siswa kelas 12 mengidentifikasi dan mengembangkan minat serta bakat sebagai dasar penentuan jalur pendidikan dan karier.Dengan pendekatan aktif berupa asesmen, konseling pribadi, dan keterlibatan orang tua, guru BK mampu membimbing siswa memilih pilihan yang sesuai dengan potensi mereka, meskipun dihadapkan pada kendala seperti keterbatasan alat asesmen, kurangnya keterbukaan siswa, dan tekanan lingkungan.Pendekatan berbasis minat dan bakat terbukti lebih efektif daripada sekadar mengejar peluang, karena meningkatkan motivasi, ketekunan, dan kesiapan siswa menghadapi masa depan.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki pengembangan dan validasi instrumen asesmen minat serta bakat berbasis psikometrik yang dapat diimplementasikan secara luas di sekolah menengah, serta menguji keandalannya dibandingkan dengan metode observasi subjektif yang saat ini digunakan. Selain itu, studi longitudinal yang melacak dampak bimbingan berbasis minat dan bakat terhadap keputusan pendidikan tinggi dan kepuasan karier siswa selama periode lima hingga sepuluh tahun dapat memberikan wawasan tentang efektivitas jangka panjang intervensi guru BK. Penelitian komparatif antara sekolah yang menerapkan strategi keterlibatan orang tua secara intensif dengan yang tidak dapat mengidentifikasi peran faktor keluarga dalam meningkatkan keterbukaan siswa serta mengurangi tekanan eksternal dalam proses bimbingan. Selanjutnya, eksplorasi penggunaan platform digital interaktif untuk memfasilitasi sesi konseling, pengumpulan data minat, dan komunikasi antara guru BK, siswa, serta orang tua dapat menilai potensi teknologi dalam mengatasi keterbatasan sumber daya dan meningkatkan partisipasi semua pihak. Akhirnya, analisis kebijakan implementasi program bimbingan dan konseling di tingkat daerah, termasuk pelatihan profesional bagi guru BK, dapat membantu merumuskan rekomendasi kebijakan yang menyokong peningkatan kualitas layanan bimbingan secara berkelanjutan.

  1. #siswa sekolah menengah#siswa sekolah menengah
  2. #guru pai#guru pai
Read online
File size222.19 KB
Pages7
Short Linkhttps://juris.id/p-15J
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test