USIUSI

Bilingual : Jurnal Pendidikan Bahasa InggrisBilingual : Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris

Penelitian ini menyelidiki implementasi Problem-Based Learning (PBL) sebagai metode untuk meningkatkan pemahaman membaca siswa kelas delapan di SMP Swasta Tamansiswa Tapian Dolok. Pemahaman membaca sangat penting bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan analitis, namun banyak peserta didik menghadapi kesulitan dalam memahami teks bahasa Inggris. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimen one-group pre-test and post-test. Sampel terdiri dari 32 siswa dari kelas VIII-A, yang dipilih melalui purposive sampling. Siswa diajarkan menggunakan strategi PBL yang berpusat pada teks naratif—Legenda Danau Toba. Data dikumpulkan melalui skor pre-test dan post-test dan dianalisis menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman membaca siswa setelah implementasi PBL, seperti yang ditunjukkan oleh peningkatan skor rata-rata dari 44,38 (pre-test) menjadi 69,38 (post-test). Uji statistik mengkonfirmasi normalitas dan homogenitas data, dan pengujian hipotesis menunjukkan efek signifikan dari PBL pada pemahaman membaca siswa. Studi ini menyimpulkan bahwa PBL adalah pendekatan pengajaran yang efektif untuk meningkatkan pemahaman membaca, terutama ketika diterapkan melalui teks yang relevan secara budaya dan menarik.

Data yang dikumpulkan dari pre-test dan post-test dianalisis menggunakan SPSS versi 25.Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman membaca siswa.Skor rata-rata pre-test adalah 44,38, sementara skor rata-rata post-test meningkat menjadi 69,38.Hal ini menunjukkan kemajuan yang nyata dalam pemahaman siswa terhadap teks naratif setelah menerapkan pendekatan PBL.Hasil uji normalitas mengkonfirmasi bahwa data terdistribusi secara normal, dan uji homogenitas menunjukkan bahwa varians antar kelompok homogen (nilai signifikansi > 0,05).Oleh karena itu, pengujian hipotesis dilakukan menggunakan statistik parametrik, khususnya uji-t.Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai t-hitung (12,637) lebih besar dari nilai t-tabel (2,042), dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05).Ini berarti hipotesis nol (H₀) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima.Kesimpulannya, penggunaan Problem Based Learning (PBL) memberikan peningkatan positif yang signifikan pada kemampuan membaca siswa.Siswa menjadi lebih aktif, terlibat, dan percaya diri dalam mendiskusikan dan memahami teks.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas PBL dalam meningkatkan pemahaman membaca pada berbagai jenis teks, seperti teks argumentatif atau eksplanasi, untuk mengetahui apakah PBL memberikan dampak yang sama atau justru lebih efektif pada jenis teks tertentu. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul PBL yang lebih komprehensif dan terstruktur, dengan mempertimbangkan karakteristik siswa dan konteks pembelajaran yang berbeda-beda. Modul ini dapat mencakup panduan bagi guru dalam merancang masalah, memfasilitasi diskusi, dan mengevaluasi hasil belajar siswa. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi peran faktor-faktor lain, seperti motivasi belajar, gaya belajar, atau kemampuan berpikir kritis, dalam memoderasi hubungan antara PBL dan pemahaman membaca. Dengan memahami faktor-faktor ini, guru dapat menyesuaikan strategi pembelajaran agar lebih sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik siswa, sehingga meningkatkan efektivitas PBL dalam meningkatkan pemahaman membaca.

  1. The Implementation of Problem Based Learning (PBL) In Enhancing Students’ Reading Comprehension... doi.org/10.36985/0nhda191The Implementation of Problem Based Learning PBL In Enhancing StudentsAo Reading Comprehension doi 10 36985 0nhda191
Read online
File size304.43 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test