ITBMITBM

Jurnal Riset Diwa Bahari (JRDB)Jurnal Riset Diwa Bahari (JRDB)

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan eceng gondok (Eichhornia crassipes) yang difermentasi dengan limbah tuna (Thunnus albacares) terhadap pertumbuhan, efisiensi pakan, dan kelangsungan hidup ikan nila (Oreochromis niloticus). Fermentasi dilakukan menggunakan Lactobacillus sp. dan Saccharomyces cerevisiae selama lima hari dalam kondisi anaerob pada suhu 35°C. Rancangan acak lengkap digunakan dengan empat perlakuan dosis fermentasi (0, 10, 20, dan 30 ml/kg pakan) serta tiga replikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis fermentasi 20 ml/kg menghasilkan pertumbuhan berat mutlak tertinggi (167,6 ± 11,24 g), laju pertumbuhan spesifik terbaik, rasio konversi pakan (FCR) terendah (0,81), dan tingkat kelangsungan hidup tertinggi (93,3 ± 1,92%). Dosis fermentasi berlebihan (30 ml/kg) menurunkan daya cerna pakan akibat peningkatan serat kasar. Analisis statistik menunjukkan pengaruh signifikan (p < 0,05) antara perlakuan terhadap pertumbuhan dan efisiensi pakan. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa fermentasi limbah perut ikan pada dosis sedang dapat meningkatkan nilai gizi eceng gondok dan mendukung konsep akuakultur zero waste menggunakan bahan lokal yang ramah lingkungan.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan eceng gondok yang difermentasi dengan limbah tuna dapat meningkatkan performa pertumbuhan, efisiensi pakan, dan tingkat kelangsungan hidup ikan nila.Dosis fermentasi 20 ml/kg terbukti paling optimal dalam meningkatkan kualitas pakan dan efisiensi pertumbuhan ikan.Penerapan fermentasi yang tepat mendukung keberlanjutan budidaya ikan dengan memanfaatkan bahan lokal yang ramah lingkungan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi jenis mikroorganisme fermentasi yang paling efektif dalam meningkatkan nilai gizi eceng gondok dan limbah tuna. Kedua, studi komparatif perlu dilakukan untuk membandingkan efektivitas fermentasi dengan metode pengolahan eceng gondok lainnya, seperti pengeringan atau silase, dalam meningkatkan kualitas pakan ikan. Ketiga, penelitian lebih mendalam diperlukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang pemberian pakan berbahan dasar eceng gondok terfermentasi terhadap kesehatan ikan, kualitas daging, dan potensi akumulasi kontaminan dalam rantai makanan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang potensi pemanfaatan limbah perikanan dan gulma air sebagai sumber pakan alternatif yang berkelanjutan dan ramah lingkungan dalam budidaya ikan nila, serta berkontribusi pada pengembangan praktik akuakultur yang lebih efisien dan bertanggung jawab.

  1. Probiotic application in fermentation of fish feed materials: a review: Probiotic application in fermentation... ejournal.umm.ac.id/index.php/ijota/article/view/25424Probiotic application in fermentation of fish feed materials a review Probiotic application in fermentation ejournal umm ac index php ijota article view 25424
Read online
File size714.86 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test