ITBMITBM
Jurnal Riset Diwa Bahari (JRDB)Jurnal Riset Diwa Bahari (JRDB)Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi parameter kualitas air, indeks keanekaragaman, dan kelimpahan spesies ikan karang yang berasosiasi dengan struktur transplantasi. Pengambilan data dilakukan menggunakan metode Underwater Visual Census (UVC) pada dua waktu pengambilan sampel yang berbeda, yaitu musim hujan dan musim kemarau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua parameter kualitas air berada dalam standar kualitas air laut yang baik untuk kehidupan laut. Sebanyak enam belas spesies ikan ditemukan berasosiasi dengan media transplantasi, dengan nilai indeks keanekaragaman yang lebih tinggi pada musim kemarau (H = 322.10; D = 3.28 ind/m²) dibandingkan musim hujan (H = 316.76; D = 2.3 ind/m²). Temuan ini mengonfirmasi potensi struktur transplantasi inovatif dalam mendukung konservasi perikanan karang yang berkelanjutan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter kualitas air laut mendukung pertumbuhan karang pada kedua waktu pengambilan sampel.Indeks keanekaragaman pada musim hujan adalah 316,76 dengan jumlah individu 115 ekor, sedangkan pada musim kemarau adalah 322,10 dengan jumlah individu 164 ekor.Kelimpahan spesies individu pada musim hujan adalah 2,3 ind/m², sedangkan pada musim kemarau adalah 3,28 ind/m².Secara keseluruhan, penelitian ini mengindikasikan bahwa struktur transplantasi rangka model penyu memiliki potensi untuk meningkatkan keanekaragaman dan kelimpahan ikan karang di perairan Pulau Barrang Caddi.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi preferensi spesies ikan terhadap struktur transplantasi, seperti jenis material, desain, dan ukuran struktur. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada evaluasi efektivitas struktur transplantasi dalam meningkatkan populasi ikan karang yang terancam punah atau memiliki nilai ekonomi tinggi. Ketiga, penting untuk menginvestigasi dampak jangka panjang struktur transplantasi terhadap ekosistem terumbu karang secara keseluruhan, termasuk perubahan komposisi spesies, struktur komunitas, dan fungsi ekosistem. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran struktur transplantasi dalam restorasi ekosistem terumbu karang dan pengelolaan perikanan berkelanjutan.
| File size | 6.83 MB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UMGUMG Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas air dan kepekatan flok pada budidaya ikan lele sistem bioflok. Penelitian dilakukan selama 40 hariPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas air dan kepekatan flok pada budidaya ikan lele sistem bioflok. Penelitian dilakukan selama 40 hari
UWKSUWKS Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur dan perancangan sistem menggunakan pendekatan Data Flow Diagram (DFD). HasilMetode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur dan perancangan sistem menggunakan pendekatan Data Flow Diagram (DFD). Hasil
UWKSUWKS Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akurasi dalam manajemen jual beli buah apel. Berdasarkan hasil penelitian, dapatSistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akurasi dalam manajemen jual beli buah apel. Berdasarkan hasil penelitian, dapat
UWKSUWKS Penelitian ini berhasil merancang dan mengimplementasikan sistem kulkas pintar berbasis logika fuzzy Mamdani yang mampu mengevaluasi kelayakan konsumsiPenelitian ini berhasil merancang dan mengimplementasikan sistem kulkas pintar berbasis logika fuzzy Mamdani yang mampu mengevaluasi kelayakan konsumsi
POLBANPOLBAN Namun, kedua parameter ini saling bertolak belakang, sehingga rentan terjadi perubahan tingkat kadar yang dapat menyebabkan kegagalan panen. PenelitianNamun, kedua parameter ini saling bertolak belakang, sehingga rentan terjadi perubahan tingkat kadar yang dapat menyebabkan kegagalan panen. Penelitian
ITENASITENAS Efisiensi penyisihan kekeruhan yang paling tinggi yaitu pada kemiringan 70° dan diameter 6 cm sebesar 86,84%. Penambahan tube settler pada unit sedimentasiEfisiensi penyisihan kekeruhan yang paling tinggi yaitu pada kemiringan 70° dan diameter 6 cm sebesar 86,84%. Penambahan tube settler pada unit sedimentasi
UNSURUNSUR 68% dan Process sebesar 4. 52%. Hasil waste dengan persentase terbesar adalah Defect. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waste Defect memiliki persentase68% dan Process sebesar 4. 52%. Hasil waste dengan persentase terbesar adalah Defect. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waste Defect memiliki persentase
PKN STANPKN STAN Modul yang dihasilkan menjadi acuan dalam pelaksanaan bimbingan teknis dan pendampingan UMKM mengenai pengadaan barang/jasa pemerintah, serta dipatenkanModul yang dihasilkan menjadi acuan dalam pelaksanaan bimbingan teknis dan pendampingan UMKM mengenai pengadaan barang/jasa pemerintah, serta dipatenkan
Useful /
UNIPARUNIPAR Selain itu, rata‑rata nilai literasi matematis pada kelompok eksperimen mencapai 76,40, dengan 21 siswa berada pada kategori tinggi, 14 pada kategoriSelain itu, rata‑rata nilai literasi matematis pada kelompok eksperimen mencapai 76,40, dengan 21 siswa berada pada kategori tinggi, 14 pada kategori
POLBANPOLBAN PLTPH pada penelitian ini memiliki keunggulan yaitu fleksibilitas case turbin untuk merubah tilt angle, dapat memutar turbin dengan debit dan head yangPLTPH pada penelitian ini memiliki keunggulan yaitu fleksibilitas case turbin untuk merubah tilt angle, dapat memutar turbin dengan debit dan head yang
UWKSUWKS SIMA memudahkan pengusaha dalam mengelola dan memantau seluruh proses produksi mulai dari bahan baku hingga pengemasan secara lebih efisien. Melalui sistemSIMA memudahkan pengusaha dalam mengelola dan memantau seluruh proses produksi mulai dari bahan baku hingga pengemasan secara lebih efisien. Melalui sistem
UWKSUWKS Namun, manajemen operasionalnya yang masih dilakukan secara manual oleh satu orang menyebabkan berbagai kendala seperti ketidakteraturan jadwal produksi,Namun, manajemen operasionalnya yang masih dilakukan secara manual oleh satu orang menyebabkan berbagai kendala seperti ketidakteraturan jadwal produksi,