ITBMITBM
Jurnal Riset Diwa Bahari (JRDB)Jurnal Riset Diwa Bahari (JRDB)Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh fermentasi singkong dengan limbah cumi‑cumi pada pertumbuhan, kelangsungan hidup, dan kualitas pakan cacing tanah (Lumbricus rubellus) serta ikan nila (Oreochromis niloticus). Penelitian ini menggunakan rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan, yaitu konsentrasi fermentasi singkong 10 ml, 15 ml, dan 20 ml dalam limbah tapioka yang berbeda. Hasil menunjukkan bahwa laju pertumbuhan spesifik (SGR) tertinggi dan peningkatan panjang tubuh cacing tanah diperoleh pada perlakuan fermentasi singkong 20 ml (perlakuan C) dengan nilai masing‑masing 4,40 % dan 19,2 mm, serta tingkat kelangsungan hidup tertinggi sebesar 89,16 %. Pakan fermentasi singkong untuk cacing tanah juga memberikan efek positif pada pertumbuhan ikan nila, dengan nilai SGR tertinggi pada perlakuan C sebesar 1,17 % dan tingkat kelangsungan hidup ikan nila mencapai 93,33 %. Parameter kualitas air selama penelitian tetap berada dalam rentang optimal untuk kedua organisme, dengan suhu, pH, dan kadar oksigen terlarut yang sesuai untuk pertumbuhan ikan nila. Penelitian ini menyimpulkan bahwa fermentasi limbah tapioka dengan produk limbah cumi‑cumi dapat meningkatkan kualitas pakan, mempercepat pertumbuhan, dan meningkatkan tingkat kelangsungan hidup cacing tanah serta ikan nila, menjadikannya sumber pakan alternatif yang berkelanjutan dalam budidaya ikan nila.
Peningkatan konsentrasi fermentasi limbah sotong pada onggok secara signifikan meningkatkan laju pertumbuhan spesifik, panjang, dan sintasan cacing tanah, serta memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila.Pendekatan ini dapat dijadikan strategi produksi pakan berbasis biokonversi untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan budidaya cacing tanah dan ikan nila, serta mendukung konsep ekonomi sirkular yang memanfaatkan limbah secara optimal.Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengoptimalkan formulasi fermentasi limbah sotong dengan variasi substrat tambahan guna menemukan kombinasi paling efisien, sehingga sistem budidaya dapat diperluas ke skala produksi yang lebih besar dan memberikan manfaat lebih luas bagi industri akuakultur dan pengelolaan limbah organik.
Penelitian selanjutnya dapat meneliti bagaimana variasi perbandingan antara onggok dan limbah sotong dalam proses fermentasi mempengaruhi kandungan protein dan serat pada pakan, sehingga dapat menentukan rasio optimal untuk meningkatkan pertumbuhan cacing tanah dan ikan nila. Selanjutnya, dapat dilakukan eksperimen dengan menggunakan konsorsium mikroba fermentasi yang menggabungkan bakteri Bacillus amyloliquefaciens dan jamur Rhizopus sp. untuk melihat apakah kombinasi tersebut menghasilkan peningkatan nilai gizi pakan dibandingkan fermentasi tunggal. Selain itu, diperlukan uji coba skala besar pada tambak komersial selama satu siklus budidaya untuk mengevaluasi dampak lingkungan, efisiensi biaya, dan penerimaan petani terhadap penggunaan pakan berbasis fermentasi limbah, sehingga dapat menilai kelayakan implementasi secara luas. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memperluas penerapan konsep ekonomi sirkular dalam akuakultur dan meningkatkan keberlanjutan produksi ikan nila. Akhirnya, analisis ekonomi komprehensif terhadap biaya produksi, keuntungan, dan potensi pasar pakan fermentasi akan membantu menentukan nilai tambah ekonomi bagi para pelaku usaha perikanan.
| File size | 589.79 KB |
| Pages | 8 |
| Short Link | https://juris.id/p-2jA |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
UPIUPI Hasil menunjukkan variasi spasial‑temporal signifikan Fe, berkisar 0,75–7 mg L⁻¹ pada Januari dan 0,4–2,8 mg L⁻¹ pada Agustus, yangHasil menunjukkan variasi spasial‑temporal signifikan Fe, berkisar 0,75–7 mg L⁻¹ pada Januari dan 0,4–2,8 mg L⁻¹ pada Agustus, yang
IPBIPB Akumulasi logam berat dihitung melalui faktor konsentrasi di sedimen dan faktor biokonsentrasi (BCF) di organ ikan. Faktor konsentrasi logam berat di sedimenAkumulasi logam berat dihitung melalui faktor konsentrasi di sedimen dan faktor biokonsentrasi (BCF) di organ ikan. Faktor konsentrasi logam berat di sedimen
IPBIPB Air sumur memiliki kadar nitrat dan timbal (Pb) yang sangat tinggi sehingga tidak memenuhi standar kualitas air minum dan tidak layak untuk dikonsumsiAir sumur memiliki kadar nitrat dan timbal (Pb) yang sangat tinggi sehingga tidak memenuhi standar kualitas air minum dan tidak layak untuk dikonsumsi
UNPUNP Telah ditemukan bahwa GSHP menghasilkan pengurangan biaya operasional yang signifikan dan penurunan signifikan emisi gas rumah kaca ketika sumur bor menjadiTelah ditemukan bahwa GSHP menghasilkan pengurangan biaya operasional yang signifikan dan penurunan signifikan emisi gas rumah kaca ketika sumur bor menjadi
RIVERSTUDIESRIVERSTUDIES 568, termasuk 2. 796 penduduk miskin, rentan, dan disabilitas) menunjukkan bahwa sebagian besar sumber air tidak memenuhi standar pH, DO, TDS, kekeruhan,568, termasuk 2. 796 penduduk miskin, rentan, dan disabilitas) menunjukkan bahwa sebagian besar sumber air tidak memenuhi standar pH, DO, TDS, kekeruhan,
IPBIPB Sebanyak 24 instrumen penilaian dievaluasi oleh sembilan panelis ahli dari berbagai instansi daerah. Metode Delphi diterapkan untuk mencapai konsensusSebanyak 24 instrumen penilaian dievaluasi oleh sembilan panelis ahli dari berbagai instansi daerah. Metode Delphi diterapkan untuk mencapai konsensus
ESDMESDM Lapisan akuifer berpasir umumnya ditemukan pada kedalaman relatif dangkal kurang dari 20 m, meskipun di beberapa lokasi akuifer tersebut menjangkau kedalamanLapisan akuifer berpasir umumnya ditemukan pada kedalaman relatif dangkal kurang dari 20 m, meskipun di beberapa lokasi akuifer tersebut menjangkau kedalaman
ITENASITENAS Besar total beban pencemaran dari 3 sungai yang masuk ke Waduk Ciarata adalah BOD sebesar 10,839 kg/hari, Nitrit sebesar 0,336 kg/hari, Klorin Bebas sebesarBesar total beban pencemaran dari 3 sungai yang masuk ke Waduk Ciarata adalah BOD sebesar 10,839 kg/hari, Nitrit sebesar 0,336 kg/hari, Klorin Bebas sebesar
Useful /
ITBMITBM Umpan jagung menghasilkan ukuran ikan tertinggi (10,69 cm), sementara umpan dedak memberikan laju tangkap tertinggi di stasiun III. Uji statistik menunjukkanUmpan jagung menghasilkan ukuran ikan tertinggi (10,69 cm), sementara umpan dedak memberikan laju tangkap tertinggi di stasiun III. Uji statistik menunjukkan
ITBMITBM Penelitian dilakukan dari Juni hingga Agustus 2024 dengan pengambilan sampel telur ikan tuna di dua lokasi berbeda. Hasil menunjukkan bahwa telur ikanPenelitian dilakukan dari Juni hingga Agustus 2024 dengan pengambilan sampel telur ikan tuna di dua lokasi berbeda. Hasil menunjukkan bahwa telur ikan
UnwarUnwar Kinerja merupakan hasil kerja baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran motivasi sebagai variabel mediasiKinerja merupakan hasil kerja baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran motivasi sebagai variabel mediasi
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Studi ini berargumen bahwa kebijakan pemerintah terkait pengajaran sekolah dasar bersifat politis, sehingga sekaligus mendorong partisipasi perempuan danStudi ini berargumen bahwa kebijakan pemerintah terkait pengajaran sekolah dasar bersifat politis, sehingga sekaligus mendorong partisipasi perempuan dan