ITBMITBM
Jurnal Riset Diwa Bahari (JRDB)Jurnal Riset Diwa Bahari (JRDB)Sejak tahun 2016, budidaya ikan nila telah dikembangkan di Kabupaten Puncak Jaya, khususnya di beberapa distrik di ibukota kabupaten, termasuk Distrik Mulia yang menjadi pusat pengembangan budidaya ikan nila. Kabupaten Puncak Jaya terletak di wilayah pegunungan dengan ketinggian 500-4000 meter di atas permukaan laut, dengan rata-rata 2237 meter di atas permukaan laut. Kondisi geografis ini menjadi tantangan dalam mengembangkan budidaya ikan nila yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat pegunungan untuk memenuhi kebutuhan gizi harian mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor dan potensi budidaya ikan nila, serta strategi pengembangan budidaya ikan nila di Kabupaten Puncak Jaya. Metode yang digunakan adalah wawancara dengan kuesioner kepada pelaku usaha budidaya, instansi terkait, dan pejabat pemerintah daerah serta DPRD, kemudian dianalisis menggunakan analisis IFE dan EFE, serta analisis SWOT untuk menentukan strategi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pelaku usaha budidaya adalah petani usia produktif dengan tingkat pendidikan sekolah menengah atas (33%), skala usaha kecil (40%), dan hasil produksi 100-250 kg per siklus (46,7%); (2) faktor internal dan eksternal yang berpengaruh besar adalah lokasi geografis, dukungan pemerintah, harga ikan, kebutuhan konsumen, dan keamanan yang menjadi faktor ancaman utama; (3) strategi pengembangan untuk meningkatkan produksi adalah menambah kolam budidaya, mengembangkan pakan alternatif buatan dari bahan baku lokal, membantu produksi benih mandiri, dan dukungan pemerintah untuk mengatasi ancaman keamanan dengan mendistribusikan bantuan fasilitas budidaya dan infrastruktur secara merata ke semua kelompok sosial yang heterogen.
Secara geografis dan klimatologi, Kabupaten Puncak Jaya terletak di wilayah pegunungan dengan sumber daya air yang melimpah sepanjang tahun, dengan suhu air tanah permukaan berkisar antara 23-24°C.Kondisi ini sangat mendukung pengembangan usaha budidaya ikan nila karena ketersediaan air yang stabil dan lingkungan yang sesuai untuk pertumbuhan ikan.Berdasarkan analisis faktor eksternal dan internal, kegiatan budidaya ikan nila yang telah berjalan di Kabupaten Puncak Jaya menunjukkan potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut.Faktor eksternal yang mendukung keberlanjutan usaha ini mencakup kebijakan pemerintah daerah yang konsisten memberikan dukungan melalui program pembukaan lahan, penyediaan bibit unggul, serta bantuan pakan bagi pembudidaya.Sementara itu, faktor internal seperti kondisi lingkungan yang sesuai, pengalaman pembudidaya, teknologi budidaya, serta peningkatan keterampilan dan pengetahuan dalam budi daya ikan turut memperkuat potensi pengembangan sektor ini.Dengan kombinasi dukungan pemerintah yang optimal serta faktor alam yang menguntungkan, usaha budidaya ikan nila di Kabupaten Puncak Jaya memiliki peluang besar untuk berkembang secara berkelanjutan.Ke depan, penguatan dalam aspek manajemen usaha, peningkatan efisiensi produksi, serta akses ke pasar yang luas dapat semakin mendorong pertumbuhan industri perikanan di daerah ini, sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.
Untuk meningkatkan produksi budidaya ikan nila di Kabupaten Puncak Jaya, perlu dilakukan pengembangan teknologi pakan mandiri dengan bahan baku lokal. Teknologi ini dapat memberikan nutrisi pada ikan dengan pakan yang tidak memerlukan bahan baku impor, sehingga dapat mengefisienkan biaya produksi yang mencapai 60% dari total biaya produksi. Selain itu, perlu dilakukan koordinasi dengan pemerintah untuk membuat Unit Pembenihan Ikan dan penerapan CPIB (Cara Pembenihan Ikan yang Benar) untuk menyediakan bibit ikan nila berkualitas dan kontinyuitas hasil produksi bagi pembudidaya. Pengggunaan teknologi pakan mandiri juga dapat meningkatkan pendapatan pembudidaya. Melakukan ekstensifikasi usaha budidaya ikan dengan pemanfaatan lahan serta pengembangan unit usaha produk olahan berbahan baku nila dapat memberikan nilai tambah atau keuntungan bagi pembudidaya. Curah hujan yang selalu ada sepanjang tahun dapat memberikan ancaman perubahan kualitas air yang mengakibatkan timbulnya penyakit bagi pembudidayaan ikan nila. Oleh karena itu, perlu sinergitas antara Instansi terkait dan pembudidaya untuk melakukan kolaborasi teknologi penanganan hama dan penyakit ikan nila dalam bentuk pelatihan atau pendampingan. Pembuatan instalasi untuk membuang limpahan air hujan di setiap kolam budidaya juga dapat menjadi solusi untuk mencegah dampak negatif curah hujan terhadap kualitas air.
| File size | 608.42 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
ITNYITNY Data pendukung seperti Digital Elevation Model Nasional (DEMNAS) digunakan untuk analisis topografi. Data curah hujan diperoleh dari CHIRPS serta petaData pendukung seperti Digital Elevation Model Nasional (DEMNAS) digunakan untuk analisis topografi. Data curah hujan diperoleh dari CHIRPS serta peta
IPBIPB Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akumulasi logam berat di air, sedimen, dan organ ikan bandeng. Akumulasi logam berat dihitung melalui faktorPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis akumulasi logam berat di air, sedimen, dan organ ikan bandeng. Akumulasi logam berat dihitung melalui faktor
UPIUPI Hasil menunjukkan bahwa ED dapat mencapai standar WHO dengan demineralisasi 15 % dan 98 % pengembalian, sedangkan NF menghilangkan 90 % nitrat tetapiHasil menunjukkan bahwa ED dapat mencapai standar WHO dengan demineralisasi 15 % dan 98 % pengembalian, sedangkan NF menghilangkan 90 % nitrat tetapi
UNILAKUNILAK Analisis ini dilakukan pada data dan parameter konstruksi awal berupa parameter tanah, mutu material, dan rencana kerja yang digunakan. Hasil dari analisisAnalisis ini dilakukan pada data dan parameter konstruksi awal berupa parameter tanah, mutu material, dan rencana kerja yang digunakan. Hasil dari analisis
ATMAJAYAATMAJAYA Terkait dengan hal tersebut, maka dilakukan penelitian dengan masalah bagaimana pengaturan perlindungan sungai khususnya di Bogor untuk melindungi SungaiTerkait dengan hal tersebut, maka dilakukan penelitian dengan masalah bagaimana pengaturan perlindungan sungai khususnya di Bogor untuk melindungi Sungai
PUBLIKASI UNTAGCIREBONPUBLIKASI UNTAGCIREBON Kegiatan ini dilaksanakan di fasilitas uji lapang LP2IL Serang dimulai pada bulan Juni-November 2020. Dalam pengujian ini, sistem RAS yang dipergunakanKegiatan ini dilaksanakan di fasilitas uji lapang LP2IL Serang dimulai pada bulan Juni-November 2020. Dalam pengujian ini, sistem RAS yang dipergunakan
UNSRATUNSRAT Daerah penelitian terbagi menjadi 2 pola sistem hidrologi yang terpisah yaitu hasil penelitian menunjukkan bahwa lintasan 3 merupakan area yang mempunyaiDaerah penelitian terbagi menjadi 2 pola sistem hidrologi yang terpisah yaitu hasil penelitian menunjukkan bahwa lintasan 3 merupakan area yang mempunyai
ITENASITENAS Indeks keanekaragaman total plankton dan bentos di Desa Mande dan Margaluyu termasuk kategori cemar sedang. Di Desa Mande, spesies yang mendominasi fitoplanktonIndeks keanekaragaman total plankton dan bentos di Desa Mande dan Margaluyu termasuk kategori cemar sedang. Di Desa Mande, spesies yang mendominasi fitoplankton
Useful /
STIESULTANAGUNGSTIESULTANAGUNG Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS versiData dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS versi
UPIUPI Salah satu persyaratan tersebut adalah kurikulum teknik. Banyak kurikulum teknik tradisional yang mengalami kesulitan dan beban untuk memenuhi minimalSalah satu persyaratan tersebut adalah kurikulum teknik. Banyak kurikulum teknik tradisional yang mengalami kesulitan dan beban untuk memenuhi minimal
UPIUPI subtilis sebesar 3,3 log dan 2,8 log, secara konstan seperti yang diperoleh dari sistem komersial. Efektivitas inaktivasi sel bakteri menggunakan perangkatsubtilis sebesar 3,3 log dan 2,8 log, secara konstan seperti yang diperoleh dari sistem komersial. Efektivitas inaktivasi sel bakteri menggunakan perangkat
UPIUPI Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berisikan 21 item dengan analisis deskriptif mean dan persentase, serta uji korelasi Pearson. Hasil penelitianPengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berisikan 21 item dengan analisis deskriptif mean dan persentase, serta uji korelasi Pearson. Hasil penelitian