ITNYITNY
KURVATEKKURVATEKPermasalahan utama penelitian ini adalah belum diketahuinya distribusi spasial potensi daerah resapan air di Kabupaten Magelang secara akurat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi potensi daerah resapan air di Kabupaten Magelang dengan pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG) dan data citra satelit Landsat 8 OLI. Analisis dilakukan dengan mengintegrasikan empat parameter utama yaitu tutupan lahan, jenis tanah, kemiringan lereng dan curah hujan melalui metode skoring dan overlay. Data pendukung seperti Digital Elevation Model Nasional (DEMNAS) digunakan untuk analisis topografi. Data curah hujan diperoleh dari CHIRPS serta peta jenis tanah bersumber dari FAO/UNESCO untuk mendukung pemodelan spasial. Hasil analisis menunjukkan bahwa sekitar 27% wilayah Kabupaten Magelang memiliki potensi resapan air dalam kategori baik, 59% termasuk kategori normal alami, sedangkan 14% wilayah lainnya berada pada kondisi mulai kritis hingga sangat kritis. Kawasan dengan potensi resapan tinggi umumnya terdapat pada wilayah dengan tutupan vegetasi lebat, jenis tanah berporositas tinggi dan kondisi lereng yang relatif landai hingga sedang. Kawasan dengan potensi resapan rendah banyak ditemukan di area terbangun dan lereng curam yang rentan terhadap limpasan permukaan. Hasil penelitian ini diharapkan memberikan gambaran bagi perencanaan konservasi air tanah dan pengelolaan tata guna lahan yang berkelanjutan. Implementasi strategi konservasi terpadu diperlukan untuk meningkatkan kapasitas infiltrasi tanah dan menjaga keseimbangan siklus hidrologi di Kabupaten Magelang.
Penelitian ini berhasil menganalisis distribusi potensi daerah resapan air di Kabupaten Magelang dengan memanfaatkan pendekatan sistem informasi geografis (SIG) dan data citra satelit Landsat 8 OLI/TIRS.Hasil analisis menunjukkan bahwa wilayah Kabupaten Magelang memiliki variasi potensi resapan air yang dipengaruhi oleh tutupan lahan, jenis tanah, kemiringan lereng, dan curah hujan.Sekitar 27% wilayah dikategorikan sebagai daerah dengan potensi resapan air baik, 59% kategori normal alami, 14% mulai kritis, dan sisanya sangat kritis.Kondisi ini mengindikasikan pentingnya upaya konservasi dan pengelolaan daerah resapan air secara terintegrasi.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai pengaruh perubahan penggunaan lahan terhadap kapasitas resapan air di Kabupaten Magelang, dengan fokus pada pemodelan dampak konversi lahan pertanian menjadi permukiman atau industri. Kedua, penelitian lanjutan dapat mengintegrasikan data geofisika, seperti metode tahanan listrik, untuk memetakan struktur bawah permukaan dan mengidentifikasi potensi akuifer yang belum terpetakan. Ketiga, penting untuk mengembangkan model prediksi resapan air yang lebih akurat dengan mempertimbangkan faktor-faktor tambahan seperti jenis vegetasi, kepadatan populasi, dan praktik pengelolaan lahan oleh masyarakat. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif dan mendukung pengambilan keputusan yang tepat dalam pengelolaan sumber daya air berkelanjutan di Kabupaten Magelang, serta dapat menjadi referensi bagi daerah lain dengan karakteristik geografis dan hidrologi yang serupa. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang dinamika resapan air, kita dapat merumuskan strategi konservasi yang lebih efektif dan memastikan ketersediaan air bersih bagi generasi mendatang.
- The Use of Landsat 8 in Detecting Potential Mineral Zones in West Nusa Tenggara, Indonesia ГЦ РАН... rjes.ru/en/nauka/article/79402/viewThe Use of Landsat 8 in Detecting Potential Mineral Zones in West Nusa Tenggara Indonesia e ay rjes ru en nauka article 79402 view
- A Desktop Study to Determine Mineralization Using Lineament Density Analysis at Kulon Progo Mountains,... doi.org/10.22146/ijg.37442A Desktop Study to Determine Mineralization Using Lineament Density Analysis at Kulon Progo Mountains doi 10 22146 ijg 37442
| File size | 505.44 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UPIUPI Kesimpulannya, Fe bersumber alami; pengelolaan bersih harus fokus pada penghilangan Fe melalui teknik pengolahan khusus. Studi ini menegaskan bahwa besiKesimpulannya, Fe bersumber alami; pengelolaan bersih harus fokus pada penghilangan Fe melalui teknik pengolahan khusus. Studi ini menegaskan bahwa besi
IPBIPB Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan akumulasi logam berat, yaitu timbal (Pb) dan tembaga (Cu), pada air, sedimen, serta organ ikan bandeng (insang,Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan akumulasi logam berat, yaitu timbal (Pb) dan tembaga (Cu), pada air, sedimen, serta organ ikan bandeng (insang,
UPIUPI Hasil menunjukkan bahwa ED dapat mencapai standar WHO dengan demineralisasi 15 % dan 98 % pengembalian, sedangkan NF menghilangkan 90 % nitrat tetapiHasil menunjukkan bahwa ED dapat mencapai standar WHO dengan demineralisasi 15 % dan 98 % pengembalian, sedangkan NF menghilangkan 90 % nitrat tetapi
IPBIPB Air lindi dari TPA Galuga tidak aman untuk dibuang ke badan air karena tingkat fosfat yang tinggi dan kandungan nitrat yang sangat tinggi, meskipun temperatur,Air lindi dari TPA Galuga tidak aman untuk dibuang ke badan air karena tingkat fosfat yang tinggi dan kandungan nitrat yang sangat tinggi, meskipun temperatur,
UNPUNP GSHP memiliki COP rata-rata 4,0 untuk pemanasan, terlepas dari kondisi eksternal, sedangkan COP ASHP berkisar antara 2,0 hingga 3,0. Sebaliknya, GSHP memilikiGSHP memiliki COP rata-rata 4,0 untuk pemanasan, terlepas dari kondisi eksternal, sedangkan COP ASHP berkisar antara 2,0 hingga 3,0. Sebaliknya, GSHP memiliki
RIVERSTUDIESRIVERSTUDIES Penelitian di Kecamatan Astambul (kelurahan dengan total penduduk 8. 568, termasuk 2. 796 penduduk miskin, rentan, dan disabilitas) menunjukkan bahwa sebagianPenelitian di Kecamatan Astambul (kelurahan dengan total penduduk 8. 568, termasuk 2. 796 penduduk miskin, rentan, dan disabilitas) menunjukkan bahwa sebagian
IPBIPB Sementara itu, pertumbuhan penduduk dan migrasi penduduk menjadi faktor pendukung utama yang memengaruhi EQI Kabupaten Bekasi. Penelitian ini mengidentifikasiSementara itu, pertumbuhan penduduk dan migrasi penduduk menjadi faktor pendukung utama yang memengaruhi EQI Kabupaten Bekasi. Penelitian ini mengidentifikasi
ESDMESDM Tujuan dari studi ini adalah untuk menganalisis konfigurasi akuifer di daerah yang diteliti. Sebuah array Schlumberger digunakan untuk melakukan dua belasTujuan dari studi ini adalah untuk menganalisis konfigurasi akuifer di daerah yang diteliti. Sebuah array Schlumberger digunakan untuk melakukan dua belas
Useful /
UNSAUNSA The questionnaire was used to obtain the research data regarding the teachers perceptions. The teachers showed their positive responses to activity-basedThe questionnaire was used to obtain the research data regarding the teachers perceptions. The teachers showed their positive responses to activity-based
UNSAUNSA The study concludes that the Islamic dormitory environment effectively supports English proficiency development through its interactive, supportive, andThe study concludes that the Islamic dormitory environment effectively supports English proficiency development through its interactive, supportive, and
IPBIPB Sampel tersebut menunjukkan nilai kekuatan tarik 10,9 MPa, pemanjangan saat putus 29%, dan biodegradasi 58%, serta terbukti mengandung gugus fungsi O–H,Sampel tersebut menunjukkan nilai kekuatan tarik 10,9 MPa, pemanjangan saat putus 29%, dan biodegradasi 58%, serta terbukti mengandung gugus fungsi O–H,
IPBIPB Perhitungan IVI menunjukkan terdapat tiga spesies dominan di setiap plot, serta indeks keberagaman spesies, kesetaraan, dan kelimpahan spesies juga dihitung.Perhitungan IVI menunjukkan terdapat tiga spesies dominan di setiap plot, serta indeks keberagaman spesies, kesetaraan, dan kelimpahan spesies juga dihitung.