DINIYAHDINIYAH
Al-AbyadhAl-AbyadhPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui media pembelajaran berbahan dasar jagung dalam meningkatkan pengenalan bilangan di usia 4-5 tahun. Media pembelajaran yang sering ditemui pada lembaga PAUD menggunakan media berupa gambar, poster, flashcard, dan sejenisnya untuk mengenalkan bilangan pada anak. Pemanfaatan bahan alam pun kurang terlihat pada lembaga PAUD. Dengan adanya masalah tersebut, peneliti ingin mengetahui secara lebih dalam mengenai media pembelajaran berbahan alam yang digunakan untuk pengenalan bilangan pada anak usia dini. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Subjek penelitian ini adalah para pendidik kelas TK A di PAUD Anna Husada Bangkalan. Tahapan penelitian ini dimulai dengan melakukan studi pendahuluan dengan melakukan observasi, melakukan wawancara kepada guru kelas, dan menganalisis data yang diperoleh.
Media pembelajaran yang digunakan pendidik untuk pengenalan bilangan anak usia dini bersifat beragam dan sesuai dengan kreativitas masing-masing guru, seperti gambar di dinding, piring bertuliskan angka, tutup botol, biji jagung, dan benda sekitar.Media berbahan dasar alam, khususnya rambut jagung, belum dimanfaatkan secara optimal untuk pengenalan bilangan karena dianggap rapuh dan sulit digunakan anak.Namun, potensi rambut jagung sebagai media pembelajaran alam perlu digali lebih lanjut sebagai inovasi dalam pengenalan konsep bilangan bagi anak usia dini.
Pertama, perlu diteliti bagaimana modifikasi fisik rambut jagung—misalnya melalui pelapisan atau kombinasi dengan bahan pendukung yang aman—dapat meningkatkan daya tahan dan ketergunaannya sebagai media manipulatif untuk pengenalan bilangan pada anak usia dini. Kedua, perlu dikaji efektivitas penggunaan rambut jagung dalam permainan edukatif berbasis eksplorasi alam, seperti aktivitas menempel atau menyusun, untuk melihat pengaruhnya terhadap pemahaman konsep bilangan secara konkret. Ketiga, perlu dikembangkan desain media pembelajaran terpadu yang mengintegrasikan rambut jagung dengan tema lingkungan atau pertanian, sehingga selain belajar bilangan, anak juga memperoleh pengenalan kontekstual tentang tanaman jagung dan pemanfaatan limbahnya secara berkelanjutan. Penelitian-penelitian ini dapat membuka jalan bagi pendekatan baru dalam pembelajaran matematika dini yang kreatif, ramah lingkungan, dan sesuai dengan tahap perkembangan anak, sekaligus mendorong inovasi media berbasis sumber daya lokal di lembaga PAUD.
| File size | 209.92 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
UM SURABAYAUM SURABAYA Penerapan sanitasi menurunkan β sehingga R₀ menjadi 2,00 dan puncak infeksi turun hingga ±15% populasi. Karantina cepat meningkatkan γ sehingga R₀Penerapan sanitasi menurunkan β sehingga R₀ menjadi 2,00 dan puncak infeksi turun hingga ±15% populasi. Karantina cepat meningkatkan γ sehingga R₀
UM SURABAYAUM SURABAYA Program ini dirancang untuk mengatasi rendahnya ketersediaan perangkat ajar yang inovatif secara teknologi, kaya akan muatan lokal, serta mampu mendorongProgram ini dirancang untuk mengatasi rendahnya ketersediaan perangkat ajar yang inovatif secara teknologi, kaya akan muatan lokal, serta mampu mendorong
USNSJUSNSJ Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Wundulako sebanyak 56 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive samplingPopulasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Wundulako sebanyak 56 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling
UNDHARIUNDHARI Hasil evaluasi menunjukkan bahwa ketuntasan hasil belajar siswa masih tergolong rendah dengan rata-rata nilai hanya 60. Pada siklus kedua, dilakukan perbaikanHasil evaluasi menunjukkan bahwa ketuntasan hasil belajar siswa masih tergolong rendah dengan rata-rata nilai hanya 60. Pada siklus kedua, dilakukan perbaikan
UNESAUNESA Hasil uji signifikansi regresi menunjukkan nilai p = 0. 000 (p < 0. 05) yang menandakan bahwa pengaruh tersebut signifikan secara statistik. Hasil ujiHasil uji signifikansi regresi menunjukkan nilai p = 0. 000 (p < 0. 05) yang menandakan bahwa pengaruh tersebut signifikan secara statistik. Hasil uji
STTMWCSTTMWC Keegoisan manusia zaman sekarang dapat terjadi akibat kurangnya pengajaran dalam keluarga, sekolah, dan gereja. Sangat penting bagi seorang pengajar PendidikanKeegoisan manusia zaman sekarang dapat terjadi akibat kurangnya pengajaran dalam keluarga, sekolah, dan gereja. Sangat penting bagi seorang pengajar Pendidikan
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Hal ini membuat para orang tua harus lebih dapat beradaptasi terhadap teknologi. Tujuan penelitian adalah untuk melihat persepsi orang tua masa kini dalamHal ini membuat para orang tua harus lebih dapat beradaptasi terhadap teknologi. Tujuan penelitian adalah untuk melihat persepsi orang tua masa kini dalam
UINSIUINSI Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Guru memahami aspek perkembangan nilai agamaTeknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Guru memahami aspek perkembangan nilai agama
Useful /
USNSJUSNSJ Media pembelajaran merupakan salah satu komponen dalam kegiatan belajar. Ketepatan pemilihan media dan model pembelajaran yang akan diterapkan menjadiMedia pembelajaran merupakan salah satu komponen dalam kegiatan belajar. Ketepatan pemilihan media dan model pembelajaran yang akan diterapkan menjadi
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI (2) Evaluasi Input program pendidikan kecakapan wirausaha food and beverage di SKB Purwokerto mencakup sumber daya manusia serta sarana dan prasarana sebagian(2) Evaluasi Input program pendidikan kecakapan wirausaha food and beverage di SKB Purwokerto mencakup sumber daya manusia serta sarana dan prasarana sebagian
UNIBAUNIBA Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional analisis dengan pendekatan case control. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah nonprobabilityMetode: Penelitian ini menggunakan metode observasional analisis dengan pendekatan case control. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah nonprobability
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Soft skill berupa pengetahuan berwirausaha dan bersikap dengan baik dengan mendapat pengetahuan terkait dunia usaha, mampu berpikir kritis, kemampuan berkomunikasiSoft skill berupa pengetahuan berwirausaha dan bersikap dengan baik dengan mendapat pengetahuan terkait dunia usaha, mampu berpikir kritis, kemampuan berkomunikasi