UM SURABAYAUM SURABAYA
MUST: Journal of Mathematics Education, Science and TechnologyMUST: Journal of Mathematics Education, Science and TechnologyHermetia illucens atau magot Black Soldier Fly (BSF) merupakan serangga yang banyak dibudidayakan karena kemampuannya mengonversi limbah organik menjadi biomassa bernilai ekonomi, namun kepadatan koloni yang tinggi dapat meningkatkan risiko penyebaran penyakit. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika infeksi pada koloni magot melalui pendekatan pemodelan matematika menggunakan model epidemiologi Susceptible–Infected–Removed (SIR). Sistem persamaan diferensial disusun dengan memasukkan parameter laju penularan (β), laju pemulihan atau isolasi (γ), dan laju mortalitas (μ). Simulasi dilakukan pada populasi awal 10.000 larva dengan 100 larva terinfeksi pada hari pertama, serta menguji tiga skenario pengendalian, yaitu tanpa kontrol, peningkatan sanitasi, dan penerapan karantina cepat. Parameter model ditetapkan secara asumtif berdasarkan literatur epidemiologi serangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanpa kontrol nilai R₀ sebesar 3,50 menyebabkan wabah menyebar cepat dengan puncak infeksi sekitar 3.600 larva. Skenario sanitasi menurunkan R₀ menjadi 2,00 dengan puncak infeksi sekitar 1.500 larva, sedangkan karantina cepat menurunkan R₀ menjadi 1,40 dan menghasilkan puncak infeksi hanya sekitar 500 larva dengan durasi wabah yang lebih singkat. Temuan ini menunjukkan bahwa sanitasi dan karantina cepat efektif dalam menekan risiko wabah pada budidaya BSF, dengan karantina cepat sebagai strategi paling efisien. Secara teoretis, penelitian ini memberikan kontribusi awal dalam pengembangan pemodelan epidemiologi sederhana untuk mendukung praktik biosafety pada industri BSF.
Penelitian ini memodelkan penyebaran penyakit pada koloni magot (Hermetia illucens) menggunakan model SIR dan menunjukkan bahwa variasi parameter penularan (β) dan pemulihan/isolasi (γ) berpengaruh signifikan terhadap dinamika wabah.Kondisi tanpa kontrol menghasilkan R₀ sekitar 3,50, wabah menyebar cepat dengan puncak infeksi sekitar 40% populasi.Penerapan sanitasi menurunkan β sehingga R₀ menjadi 2,00 dan puncak infeksi turun hingga ±15% populasi.Karantina cepat meningkatkan γ sehingga R₀ mendekati ambang 1 (≈1,40), menghasilkan puncak infeksi sekitar ±10% populasi dan percepatan peredaan wabah.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, validasi parameter model SIR dengan data empiris dari lapangan sangat penting untuk meningkatkan akurasi prediksi dan relevansi model terhadap kondisi budidaya magot yang sesungguhnya. Kedua, pengembangan model yang lebih kompleks, seperti model SEIR yang mempertimbangkan tahap paparan (exposed) atau model multi-patogen yang mengakomodasi berbagai jenis penyakit, dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang dinamika epidemi pada koloni magot. Ketiga, studi tentang pengaruh faktor lingkungan seperti suhu, kelembapan, dan kualitas media terhadap laju penularan dan pemulihan penyakit perlu dilakukan untuk mengidentifikasi strategi pengendalian yang lebih efektif dan adaptif. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan praktik biosafety yang optimal pada industri budidaya magot, sehingga dapat meminimalkan risiko wabah dan menjamin keberlanjutan produksi biomassa bernilai ekonomi.
| File size | 1.03 MB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UM SURABAYAUM SURABAYA Dari hasil penelitian diperoleh bahwa rata-rata nilai kepercayaan diri siswa berada pada kategori sedang, sedangkan rata-rata nilai KPMM siswa berada padaDari hasil penelitian diperoleh bahwa rata-rata nilai kepercayaan diri siswa berada pada kategori sedang, sedangkan rata-rata nilai KPMM siswa berada pada
NUSAMANDIRINUSAMANDIRI Setelah dilakukan pelatihan, terjadi peningkatan yang signifikan dalam pemahaman mitra terhadap penggunaan sistem e-commerce dan teknik pengambilan fotoSetelah dilakukan pelatihan, terjadi peningkatan yang signifikan dalam pemahaman mitra terhadap penggunaan sistem e-commerce dan teknik pengambilan foto
UIGMUIGM Penelitian ini menyimpulkan bahwa Logistic Regression memberikan performa yang lebih baik dibandingkan dengan Decision Tree dengan AdaBoost dalam hal akurasi,Penelitian ini menyimpulkan bahwa Logistic Regression memberikan performa yang lebih baik dibandingkan dengan Decision Tree dengan AdaBoost dalam hal akurasi,
UMSUMS Faktor pendukung implementasi meliputi ketersediaan infrastruktur teknologi, kompetensi guru, dan antusiasme siswa. Namun, beberapa hambatan juga ditemukan,Faktor pendukung implementasi meliputi ketersediaan infrastruktur teknologi, kompetensi guru, dan antusiasme siswa. Namun, beberapa hambatan juga ditemukan,
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Perlakuan urea menunjukkan hasil moderat, sedangkan kompos tidak berbeda nyata dibandingkan kontrol. Temuan ini menegaskan bahwa pupuk NPK memberikan ketersediaanPerlakuan urea menunjukkan hasil moderat, sedangkan kompos tidak berbeda nyata dibandingkan kontrol. Temuan ini menegaskan bahwa pupuk NPK memberikan ketersediaan
YAYASANBHZYAYASANBHZ Melalui penelitian hukum normatif, studi ini mengkaji kasus-kasus seperti UU Cipta Kerja, UU Ibu Kota Negara (IKN), dan revisi UU Mahkamah Konstitusi.Melalui penelitian hukum normatif, studi ini mengkaji kasus-kasus seperti UU Cipta Kerja, UU Ibu Kota Negara (IKN), dan revisi UU Mahkamah Konstitusi.
UNAIUNAI The tone of 1 Timothy 4:1–5 shows Pauls seriousness about these false teachings, which could ruin his Ephesus ministry. Paul stated that the Holy SpiritThe tone of 1 Timothy 4:1–5 shows Pauls seriousness about these false teachings, which could ruin his Ephesus ministry. Paul stated that the Holy Spirit
UM SURABAYAUM SURABAYA Hasil analisis fuzzy Tsukamoto dengan pengujian MAPE menunjukkan bahwa model fuzzy yang dibangun berada pada persentase 5,3%. Artinya sistem fuzzy memilikiHasil analisis fuzzy Tsukamoto dengan pengujian MAPE menunjukkan bahwa model fuzzy yang dibangun berada pada persentase 5,3%. Artinya sistem fuzzy memiliki
Useful /
UM SURABAYAUM SURABAYA Penelitian ini mengembangkan model prediksi berbasis pembelajaran mesin yang menggabungkan Regresi Linier dengan polinomial second degree dan neural networkPenelitian ini mengembangkan model prediksi berbasis pembelajaran mesin yang menggabungkan Regresi Linier dengan polinomial second degree dan neural network
NUSAMANDIRINUSAMANDIRI Kesimpulannya, perlindungan data pribadi dalam layanan publik memerlukan tidak hanya kerangka regulasi yang kuat, tetapi juga partisipasi aktif masyarakatKesimpulannya, perlindungan data pribadi dalam layanan publik memerlukan tidak hanya kerangka regulasi yang kuat, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat
ITNYITNY Lahan reklamasi B menunjukkan laju erosi yang lebih tinggi, yaitu 169,86 ton/ha/tahun dengan kelas erosi III kategori sedang, yang disebabkan oleh teksturLahan reklamasi B menunjukkan laju erosi yang lebih tinggi, yaitu 169,86 ton/ha/tahun dengan kelas erosi III kategori sedang, yang disebabkan oleh tekstur
UM SURABAYAUM SURABAYA Instrumen data yang digunakan yaitu tes dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan dengan kategori tinggi mahasiswi perempuanInstrumen data yang digunakan yaitu tes dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan dengan kategori tinggi mahasiswi perempuan