NUSAMANDIRINUSAMANDIRI

Jurnal AbdiMas Nusa MandiriJurnal AbdiMas Nusa Mandiri

Perlindungan data pribadi menjadi isu penting di Indonesia seiring meningkatnya kasus kebocoran data yang melibatkan platform kesehatan dan lembaga pemerintahan. Dalam layanan publik, perlindungan data pribadi berperan penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem pemerintahan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dan pemangku kepentingan terhadap regulasi, teknologi digital, serta praktik terbaik dalam perlindungan data pribadi. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan edukatif berupa seminar dan pelatihan langsung. Materi yang disampaikan mencakup urgensi perlindungan data pribadi, regulasi nasional seperti Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022, serta teknik keamanan digital praktis, termasuk autentikasi dua faktor, enkripsi penuh, dan penggunaan internet yang aman. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap perlindungan data pribadi dan kemampuan mereka dalam menerapkan langkah-langkah keamanan digital. Peserta juga memperoleh bimbingan teknis terkait teknologi terkini seperti autentikasi biometrik dan manajemen kata sandi yang aman. Kesimpulannya, perlindungan data pribadi dalam layanan publik memerlukan tidak hanya kerangka regulasi yang kuat, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat melalui edukasi berkelanjutan dan adopsi teknologi keamanan. Program ini berkontribusi dalam membangun ekosistem digital yang aman dan terpercaya di Indonesia serta dapat dijadikan model replikasi untuk memperkuat literasi digital di lembaga publik.

Perlindungan data pribadi dalam layanan publik memerlukan tidak hanya kerangka regulasi yang kuat, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat melalui edukasi berkelanjutan dan adopsi teknologi keamanan.Program ini berkontribusi dalam membangun ekosistem digital yang aman dan terpercaya di Indonesia serta dapat dijadikan model replikasi untuk memperkuat literasi digital di lembaga publik.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, terdapat beberapa arah penelitian yang menarik untuk dieksplorasi lebih lanjut. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model edukasi perlindungan data yang disesuaikan dengan karakteristik masyarakat Papua, dengan mempertimbangkan tingkat literasi digital dan akses teknologi yang berbeda-beda. Hal ini dapat mencakup penggunaan media pembelajaran yang lebih interaktif dan mudah dipahami, serta pelatihan langsung yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik masyarakat setempat. Kedua, penelitian dapat mengkaji efektivitas penerapan teknologi keamanan digital, seperti autentikasi biometrik dan enkripsi data, dalam konteks layanan publik di Papua. Penelitian ini dapat melibatkan studi kasus pada beberapa lembaga publik yang telah menerapkan teknologi tersebut, untuk mengidentifikasi tantangan dan peluang yang dihadapi. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi peran pemerintah daerah dalam meningkatkan kesadaran dan literasi digital masyarakat terkait perlindungan data pribadi. Penelitian ini dapat melibatkan analisis kebijakan publik, serta evaluasi program-program yang telah dilaksanakan oleh pemerintah daerah. Dengan menggabungkan ketiga saran penelitian ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam membangun ekosistem digital yang aman dan terpercaya di Papua, serta meningkatkan kualitas layanan publik yang diberikan kepada masyarakat.

  1. EDUKASI PERLINDUNGAN DATA PRIBADI DALAM LAYANAN PUBLIK PADA MASYRAKAT DAERAH PEMILIHAN PAPUA | Jurnal... ejournal.nusamandiri.ac.id/index.php/abdimas/article/view/6228EDUKASI PERLINDUNGAN DATA PRIBADI DALAM LAYANAN PUBLIK PADA MASYRAKAT DAERAH PEMILIHAN PAPUA Jurnal ejournal nusamandiri ac index php abdimas article view 6228
Read online
File size909.04 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test