BALIMEDICALJOURNALBALIMEDICALJOURNAL
BMJBMJIntroduction: Human Immunodeficiency Virus (HIV) is a virus that weakens the bodys immune system and causes multisystemic disease. HIV infection results in significant morbidity and mortality for those affected. Furthermore, individuals with HIV must take medication for life to control the disease. Therefore, HIV prevention is paramount. Pre-exposure prophylaxis (PrEP) is an HIV prevention intervention using antiretroviral medication. Beyond key populations, other general populations are at risk due to unsafe sexual behaviour, namely market traders and housewives, who are also vulnerable to HIV infection. Methods: This study employed a purely qualitative design to examine risky sexual behaviour and PrEP acceptance for HIV prevention amongst at-risk general populations at Badung Market, Denpasar City. The research involved 25 informants comprising traders, trader coordinators, market unit heads, primary health centres, and the Denpasar City Health Office. The study utilised thematic data analysis. Results: The prevalence of multipartner sexual behaviour amongst Badung Market traders, both married and unmarried, was notable. This behaviour significantly increases the risk of sexually transmitted infection (STI) and HIV transmission, particularly when combined with inconsistent condom use. Interview analysis revealed that over 90% of trader informants had never heard of PrEP before this research interview. There was high acceptance of the mobile PrEP service model at Badung Market due to ease of access. Simultaneous implementation of Level 1 – Predisposing: Changing Knowledge, Attitudes, and Perceptions; Level 2 – Enabling: Facilitating Access; and Level 3 – Reinforcing: Creating Social Support is predicted to increase PrEP uptake, ensure adherence, and ultimately reduce HIV incidence in the market trader population. Conclusion: The Badung Market trader population is at high risk of HIV due to multipartner sexual behaviour and inconsistent condom use. Despite minimal knowledge about PrEP, they demonstrate good acceptance of mobile PrEP services. Prevention programmes must focus on education and integrated access improvement to achieve effective HIV incidence reduction.
The Badung Market trader population is at high risk of HIV due to multipartner sexual behaviour and inconsistent condom use.Despite minimal knowledge about PrEP, they demonstrate good acceptance of mobile PrEP services.Prevention programmes must focus on education and integrated access improvement to achieve effective HIV incidence reduction.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk memahami secara mendalam faktor-faktor sosial dan budaya yang mendorong perilaku seksual berisiko di kalangan pedagang pasar, termasuk peran norma gender, tekanan ekonomi, dan dinamika hubungan interpersonal. Penelitian ini dapat menggunakan metode etnografi atau studi kasus untuk menggali perspektif dan pengalaman individu secara lebih komprehensif. Kedua, penelitian intervensi perlu dirancang untuk menguji efektivitas berbagai strategi pendidikan kesehatan dan peningkatan akses layanan PrEP yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik unik pedagang pasar. Intervensi ini dapat melibatkan penggunaan media sosial, penyuluhan dari tokoh masyarakat, dan pembentukan kelompok dukungan sebaya. Ketiga, penelitian lanjutan perlu mengeksplorasi potensi integrasi layanan PrEP dengan layanan kesehatan lainnya yang sudah ada di pasar, seperti pemeriksaan kesehatan rutin, konseling gizi, dan layanan kesehatan reproduksi. Integrasi ini dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas program pencegahan HIV secara keseluruhan, serta menjangkau populasi yang lebih luas.
- Attitudes and Acceptance of Oral and Parenteral HIV Preexposure Prophylaxis among Potential User Groups:... journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0028238Attitudes and Acceptance of Oral and Parenteral HIV Preexposure Prophylaxis among Potential User Groups journals plos plosone article id 10 1371 journal pone 0028238
- Sexual Behaviours for Contracting Sexually Transmitted Infections and HIV at Badung Traditional Market,... doi.org/10.15294/kemas.v14i3.13733Sexual Behaviours for Contracting Sexually Transmitted Infections and HIV at Badung Traditional Market doi 10 15294 kemas v14i3 13733
- Prevalence of diabetic retinopathy among diabetes mellitus type 2 patients at Diabetes Center of Sanglah... doi.org/10.15562/ism.v9i1.155Prevalence of diabetic retinopathy among diabetes mellitus type 2 patients at Diabetes Center of Sanglah doi 10 15562 ism v9i1 155
- PrEP Use Awareness and Interest Cascade among MSM and Transgender Women Living in Bali, Indonesia. prep... mdpi.com/2414-6366/5/4/158PrEP Use Awareness and Interest Cascade among MSM and Transgender Women Living in Bali Indonesia prep mdpi 2414 6366 5 4 158
| File size | 393.55 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
POLKESBANPOLKESBAN Temuan menunjukkan tiga tema utama: pendekatan metodologis (misalnya systematic review, evidence), konteks demografis (misalnya woman, child, Nigeria,Temuan menunjukkan tiga tema utama: pendekatan metodologis (misalnya systematic review, evidence), konteks demografis (misalnya woman, child, Nigeria,
POLKESBANPOLKESBAN Pemberian edukasi kesehatan melalui metode game kognitif proaktif pada kelompok intervensi menunjukkan peningkatan pengetahuan rata-rata sebesar 4 poin,Pemberian edukasi kesehatan melalui metode game kognitif proaktif pada kelompok intervensi menunjukkan peningkatan pengetahuan rata-rata sebesar 4 poin,
POLTEKKESKUPANGPOLTEKKESKUPANG Priority should be given to managing comorbid diseases such as diabetes mellitus and HIV/AIDS, improving living and environmental conditions, expandingPriority should be given to managing comorbid diseases such as diabetes mellitus and HIV/AIDS, improving living and environmental conditions, expanding
ADAIKEPRIADAIKEPRI Oleh karena itu, dibutuhkan pendekatan yang sistematis dan kolaboratif untuk menjadikan kegiatan ekstrakurikuler sebagai wahana utama dalam pendidikanOleh karena itu, dibutuhkan pendekatan yang sistematis dan kolaboratif untuk menjadikan kegiatan ekstrakurikuler sebagai wahana utama dalam pendidikan
GLOBALHEALTHSCIENCEGROUPGLOBALHEALTHSCIENCEGROUP Penulisan laporan ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan teknik proses keperawatan. Kegiatan dilakukan pada tanggal 10 Januari 2025 di SMA NegeriPenulisan laporan ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan teknik proses keperawatan. Kegiatan dilakukan pada tanggal 10 Januari 2025 di SMA Negeri
YMPNYMPN Studi kasus dari wilayah seperti Asia Tenggara, Afrika Sub-Sahara, dan Amerika Latin menunjukkan bagaimana komunitas berusaha untuk mengintegrasikan bahasaStudi kasus dari wilayah seperti Asia Tenggara, Afrika Sub-Sahara, dan Amerika Latin menunjukkan bagaimana komunitas berusaha untuk mengintegrasikan bahasa
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Angka ini menggambarkan jumlah remaja yang terpapar informasi dan layanan yang terkait KRR, KB, HIV/AIDS dan pelayanan aborsi aman sangat minim. HasilAngka ini menggambarkan jumlah remaja yang terpapar informasi dan layanan yang terkait KRR, KB, HIV/AIDS dan pelayanan aborsi aman sangat minim. Hasil
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Revolusi industri berjalan dengan dilandasi revolusi mental, di mana dalam paradigma ini terdapat perubahan besar dalam struktur mental yang terbangunRevolusi industri berjalan dengan dilandasi revolusi mental, di mana dalam paradigma ini terdapat perubahan besar dalam struktur mental yang terbangun
Useful /
POLTEKKESKUPANGPOLTEKKESKUPANG Sekolah berasrama Islam diharapkan mendidik siswanya sesuai nilai dan norma Islam, termasuk kesehatan gigi dan mulut. Penelitian ini bertujuan menganalisisSekolah berasrama Islam diharapkan mendidik siswanya sesuai nilai dan norma Islam, termasuk kesehatan gigi dan mulut. Penelitian ini bertujuan menganalisis
NUSANTARAGLOBALNUSANTARAGLOBAL Hasil Penelitian Hasil dari evaluasi di hari ke tujuh menunjukkan bahwa masalah gangguan halusinasi pendengaran dapat tertasi. Kesimpulan dari intervensiHasil Penelitian Hasil dari evaluasi di hari ke tujuh menunjukkan bahwa masalah gangguan halusinasi pendengaran dapat tertasi. Kesimpulan dari intervensi
SERAMBI MEKKAHSERAMBI MEKKAH 019, OR = 5. 339) and obesity (p value = 0. 011, OR = 0. 182) on the risk factors for type II Diabetes Mellitus in Indonesia. Working Area UPTD Lampaseh019, OR = 5. 339) and obesity (p value = 0. 011, OR = 0. 182) on the risk factors for type II Diabetes Mellitus in Indonesia. Working Area UPTD Lampaseh
SERAMBI MEKKAHSERAMBI MEKKAH Kualitas produk merupakan faktor penting yang memengaruhi tingkat perkembangan dan kemajuan perusahaan. Perusahaan yang beroperasi tanpa memperhatikanKualitas produk merupakan faktor penting yang memengaruhi tingkat perkembangan dan kemajuan perusahaan. Perusahaan yang beroperasi tanpa memperhatikan