ST3BST3B

JURNAL TABGHAJURNAL TABGHA

Kecerdasan spiritual merupakan salah satu hal penting dimiliki oleh anak usia dini sebagai penerus bangsa yang diharapkan dapat memberikan sumbangsih positif bagi perkembangan bangsa Indonesia dimasa mendatang. Mengembangkan kecerdasan spiritual ini perlu dimulai sejak anak berusia dini sebagai pondasi bagi perkembangan di tahap selanjutnya. Penelitian dengan judul Strategi Orang Tua dalam Mendidik Anak Usia Dini menurut Amsal 22:6 terhadap Perkembangan Kecerdasan Spiritual dan Penerapannya Pada Gereja Masa Kini, memiliki rumusan masalah bagaimana mengembangkan kecerdasan spiritual dan bagaimana strategi orang tua dalam mendidik anak usia dini menurut Amsal 22:6. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui cara mengembangkan kecerdasan spiritual anak usia dini dan bagaimana strategi orang tua dalam mendidik anak usia dini menurut Amsal 22:6. Berdasarkan hasil penelitian dan analisa data yang dilakukan, diperoleh kesimpulan strategi orang tua dalam mendidik anak usia dini memiliki pengaruh terhadap perkembangan kecerdasan spiritual anak. Dalam menetapkan strategi mendidik anak tentang pentingnya perkembangan kecerdasan spiritual anak usia dini menurut Amsal 22:6, dibutuhkan pemahaman dari orang tua dan teladan orang tua didalam kehidupan sehari-hari.

Strategi orang tua dalam mendidik anak usia dini memiliki pengaruh terhadap perkembangan kecerdasan spiritual anak.Orang tua perlu memahami bakat dan minat unik anak serta menerapkan pendidikan yang sesuai dengan kehendak Allah, bukan hanya berdasarkan keinginan pribadi.Teladan hidup orang tua yang konsisten dan nyata merupakan strategi paling efektif dalam menanamkan nilai-nilai spiritual yang melekat sepanjang hidup anak.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana peran ayah secara khusus dalam menanamkan kecerdasan spiritual anak usia dini, karena saat ini fokus penelitian lebih banyak pada peran ibu. Selain itu, perlu diteliti dampak jangka panjang dari strategi pendidikan berbasis Amsal 22:6 terhadap pembentukan identitas spiritual anak saat memasuki masa remaja dan dewasa awal, apakah nilai-nilai yang diajarkan tetap bertahan atau mengalami perubahan akibat pengaruh lingkungan sosial. Terakhir, studi bisa dikembangkan dengan membandingkan efektivitas strategi pendidikan spiritual berbasis Alkitab dengan pendekatan non-agamis dalam konteks budaya Indonesia yang plural, untuk memahami bagaimana nilai-nilai keimanan dapat dipertahankan tanpa mengabaikan keberagaman keyakinan di sekitar anak.

  1. #hidup anak#hidup anak
  2. #kecerdasan spiritual#kecerdasan spiritual
Read online
File size324.65 KB
Pages25
Short Linkhttps://juris.id/p-1Yq
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test