IAIHPANCORIAIHPANCOR

Aksi Sosial : Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatAksi Sosial : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Fenomena perkawinan di bawah umur masih banyak kita jumpai di berbagai daerah. Usia perkawinan muda berbanding lurus dengan tinggi angka perceraian dikarenakan pasangan muda dianggap belum matang dalam membina rumah tangga. Perkawinan di bawah umur terjadi karena beberapa alasan diantaranya masalah ekonomi, atas kehendak anak itu sendiri, pemahaman budaya dan nilai-nilai tertentu dari masyarakat itu sendiri dan pergaulan bebas. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan di Dusun Tandan Golok Desa Bebidas, kecamatan Wanasaba. Metode pengabdian kepada masyarakat yang digunakan adalah participatory action research (PAR), yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat dan generasi milenial berjumlah 20 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling purposive. Hasil pengabdian kepada masyarakat bahwa participatory action research (PAR) terbukti efektif dalam meningkatkan literasi pencegahan pernikahan usia dini, sehingga dapat meningkatkan pengetahuan mereka.

Pengabdian ini berhasil meningkatkan pemahaman dan kesadaran peserta untuk mencegah perkawinan anak.Kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi sosial, dan masyarakat diharapkan dapat terus menekan angka pernikahan dini dan menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi muda.

Berdasarkan hasil pengabdian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai efektivitas berbagai metode literasi dalam mengubah perilaku terkait pernikahan dini, dengan membandingkan pendekatan yang berbeda seperti penggunaan media sosial, diskusi kelompok, atau pendekatan berbasis komunitas. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada identifikasi faktor-faktor spesifik di tingkat lokal yang berkontribusi terhadap pernikahan dini, seperti norma sosial, tekanan ekonomi, atau akses terhadap pendidikan, untuk merancang intervensi yang lebih tepat sasaran. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi peran keluarga dan tokoh masyarakat dalam pencegahan pernikahan dini, serta mengembangkan program pelatihan yang memberdayakan mereka untuk menjadi agen perubahan positif di komunitas mereka. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif dan berkontribusi pada pengembangan strategi pencegahan pernikahan dini yang lebih efektif dan berkelanjutan.

  1. #tokoh masyarakat#tokoh masyarakat
  2. #aktif masyarakat#aktif masyarakat
Read online
File size577.21 KB
Pages17
Short Linkhttps://juris.id/p-3sP
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test