UKWMUKWM

Research In Management and Accounting (RIMA)Research In Management and Accounting (RIMA)

Pasar modal merupakan tempat bagi berbagai pihak untuk melakukan transaksi jual beli saham dan/atau obligasi dengan tujuan memperoleh tambahan dana, memperkuat modal perusahaan, serta investasi. Di antara seluruh instrumen yang diperdagangkan di pasar modal, saham merupakan produk yang paling diminati oleh calon investor. Pergerakan harga saham suatu negara dapat digunakan sebagai acuan untuk melihat sejauh mana kebijakan ekonomi negara tersebut berjalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh NPM, GPM, EPS, ROA, dan ROE terhadap harga saham pada subsektor bangunan konstruksi. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan subsektor bangunan konstruksi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2014–2017, sebanyak 16 perusahaan. Berdasarkan metode purposive sampling, diperoleh sampel sebanyak 9 perusahaan. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan SPSS 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NPM dan ROE berpengaruh positif terhadap harga saham, ROA berpengaruh negatif terhadap harga saham, sedangkan GPM dan EPS tidak berpengaruh terhadap harga saham. Koefisien determinasi Adjusted R2 sebesar 36,9% berarti 36,9% variabel harga saham sebagai variabel dependen dipengaruhi oleh NPM, GPM, EPS, ROA, dan ROE, sedangkan sisanya 63,1% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian ini.

Variabel NPM dan ROE berpengaruh positif terhadap harga saham, artinya semakin tinggi rasio NPM dan ROE pada perusahaan subsektor bangunan konstruksi, semakin tinggi pula harga sahamnya.Variabel GPM dan EPS tidak berpengaruh terhadap harga saham, yang berarti kenaikan atau penurunan GPM dan EPS tidak memengaruhi fluktuasi harga saham.Variabel ROA berpengaruh negatif, artinya peningkatan ROA menyebabkan penurunan harga saham.

Pertama, penelitian selanjutnya dapat menguji pengaruh variabel-variabel lain yang mungkin memengaruhi harga saham, seperti Dividend Payout Ratio (DPR), Price to Book Value (PBV), rasio utang, inflasi, dan kurs rupiah terhadap mata uang asing, untuk memperoleh gambaran yang lebih lengkap mengenai faktor-faktor yang membentuk harga saham di subsektor konstruksi. Kedua, perlu dilakukan studi komparatif yang membandingkan pengaruh rasio profitabilitas terhadap harga saham antara subsektor konstruksi dengan sektor lain, seperti manufaktur atau properti, untuk mengetahui apakah pola pengaruhnya berbeda karena karakteristik industri. Ketiga, penelitian lanjutan dapat menganalisis peran piutang sebagai komponen utama aset dalam memengaruhi persepsi investor terhadap kinerja perusahaan konstruksi, mengingat tingginya nilai piutang yang terakumulasi dapat menurunkan kepercayaan investor meskipun rasio ROA meningkat, sehingga memunculkan pertanyaan tentang bagaimana penilaian kualitas aset memengaruhi keputusan investasi jangka pendek dan jangka panjang.

  1. #teknik analisis data#teknik analisis data
  2. #indeks harga saham gabungan#indeks harga saham gabungan
Read online
File size243.45 KB
Pages12
Short Linkhttps://juris.id/p-1Yw
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test