STTMWCSTTMWC

HAGGADAH: Jurnal Teologi dan Pendidikan KristenHAGGADAH: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen

Penelitian ini bertujuan menjelaskan praksis Pendidikan Agama Kristen masyarakat di kalangan gen Z GEPKIN se-kabupaten Langkat. Gereja akan selalu berada dalam lingkup suatu masyarakat, sementara masyarakat akan terbangun salah satunya oleh gereja. Keegoisan manusia zaman sekarang dapat terjadi akibat kurangnya pengajaran dalam keluarga, sekolah, dan gereja. Sangat penting bagi seorang pengajar Pendidikan Agama Kristen (selanjutnya disingkat PAK) atau hamba Tuhan untuk memiliki hati dan kepedulian tentang hal ini, bagaimana cara menyikapi dan membuat terobosan penting di tengah pelayanan pada zaman yang semakin modern. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dengan pendekatan pengumpulan data survei, sampelnya diambil dari populasi remaja di GEPKIN Kabupaten Langkat, dengan kuesioner sebagai pengumpul data yang pokok. Di akhir riset disimpulkan bahwa praksis Pendidikan Agama Kristen masyarakat di kalangan gen Z GEPKIN se-kabupaten Langkat ada dalam kategori sedang sebesar 74%.

Di akhir penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa praksis Pendidikan Agama Kristen masyarakat di kalangan gen Z GEPKIN se-kabupaten Langkat ada dalam kategori sedang sebesar 74%.Peneliti menyarankan agar para pendidik di gereja dituntut memiliki kemampuan untuk memutakhirkan kompetensi mengajarnya dan menyelenggarakan pendidikan secara komprehensif.Penerapan strategi pembelajaran berdasarkan kecerdasan majemuk diharapkan menolong peserta didik untuk menemukan potensinya.Pimpinan gereja dan pendidik bekerja sama untuk menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung yang membantu mencapai tujuan pendidikan di gereja.Di samping itu, pelayan gereja sebagai pendidik komunitas remaja perlu membangun komunikasi yang baik dengan remaja (anak didik) dan orang tua mereka.

Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang strategi pembelajaran yang efektif untuk generasi Z, terutama dalam konteks Pendidikan Agama Kristen. Penelitian ini dapat mengeksplorasi metode-metode pembelajaran yang inovatif dan menarik, seperti penggunaan teknologi, pembelajaran kontekstual, dan pendekatan multikultural. Kedua, penelitian tentang peran orang tua dan keluarga dalam Pendidikan Agama Kristen generasi Z juga penting. Bagaimana orang tua dapat terlibat dan mendukung proses pendidikan agama anak-anak mereka, serta bagaimana gereja dapat bekerja sama dengan keluarga dalam hal ini. Ketiga, penelitian tentang pengembangan kepemimpinan dan keterlibatan generasi muda dalam Pendidikan Agama Kristen. Bagaimana gereja dapat mengintegrasikan generasi muda dalam proses pendidikan, dan bagaimana mereka dapat menjadi pemimpin yang efektif dalam komunitas gereja dan masyarakat.

Read online
File size349.03 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test