UNIRAYAUNIRAYA
JURNAL PANAH KEADILANJURNAL PANAH KEADILANPewarisan merupakan salah satu cara untuk mendapatkan hak milik terhadap ahli waris, yang telah diatur di dalam pasal 584 KUHPerdata, terhadap ketentuan pewarisan telah diatur di dalam instrument hukum positif dan kebiasaan-kebiasaan yang terjadi dalam lingkungan masyarakat adat maupun dalam norma agama. Meskipun pengaturan pewarisan di Indonesia beranekaragam, namun dari keanekaragaman tersebut, terkhusus untuk masyarakat Nias dalam hal pembagian harta warisan telah diatur di dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor 172 K/Sip/1974 tanggal 6 Maret 1975 karena kehadiran putusan Mahkamah Agung tersebut, menjadi aturan yang harus ditaati dan dipatuhi oleh masyarakat Nias di dalam melakukan pembagian harta warisan. Syarat utama warisan terbuka karena adanya kematian seseorang (pewaris), dengan kata lain dengan meninggalkannya seseorang sebagai pewaris, maka hak kepemilikan atas harta warisan yang ditinggalkan pewaris beralih kepada ahli waris, baik karena hubungan darah maupun karena hubungan perkawinan, kecuali orang-orang yang tidak patut menjadi ahli waris dan orang-orang yang menolak warisan. Harta warisan dalam norma agama merupakan rezeki yang diperoleh si pewaris dari Tuhan Yang Maha Esa, yang diperuntukkan untuk kesejahteraan masing-masing ahli waris didalam melanjutkan kehidupan dilingkungan masyarakat. Harta yang diperoleh manusia di dunia ini, tidak mutlak dimiliki seterusnya karena pada suatu saat nanti mereka akan meninggal dan tentunya harta yang diperoleh akan ditinggalkan dan beralih kepemilikannya kepada orang lain (ahli warisnya) yang ditinggalkan. Maka di dalam masyarakat Nias untuk melakukan pembagian harta warisan harus berpedoman pada norma agama yang ada dalam masyarakat Nias terutama norma agama yang dianut pewaris yang meninggalkan harta warisan tersebut kepada ahli warisnya.
Kesimpulan dari hasil penelitian ini, adalah pewarisan dalam masyarakat Nias terjadi karena pewaris telah meninggal dunia dengan meninggalkan harta warisan yang akan dialihkan kepada ahli waris.Dalam hal pembagian harta warisan tersebut dalam masyarakat Nias harus tunduk pada norma agama, sebagaimana yang termuat di dalam putusan Mahkamah Agung Nomor.172 K/Sip/1974 yang menyimpulkan bahwa “apabila si pewaris yang meninggal beragama Islam, maka pembagian hartanya dilakukan menurut hukum Islam, dan apabila si pewaris yang meninggal beragama Kristen, maka pembagian hartanya dilakukan menurut Adat.
Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa pembagian harta warisan dalam masyarakat Nias memiliki implikasi hukum yang signifikan, terutama terkait dengan perbedaan agama dan sistem kekerabatan. Oleh karena itu, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana norma-norma adat Nias berinteraksi dengan hukum waris Islam dan Kristen dalam praktik pembagian harta warisan. Selain itu, penelitian juga dapat difokuskan pada studi komparatif antara sistem pembagian harta warisan di masyarakat Nias dengan masyarakat adat lainnya di Indonesia yang memiliki sistem kekerabatan serupa. Dengan demikian, dapat diperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang dinamika hukum waris adat di Indonesia dan implikasinya terhadap keharmonisan sosial dan ekonomi masyarakat.
| File size | 442.39 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
IFRELIFREL Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dengan memperkaya studi interdisipliner antara IPTEKS, psikologi pendidikan, dan pendidikan agama Kristen.Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dengan memperkaya studi interdisipliner antara IPTEKS, psikologi pendidikan, dan pendidikan agama Kristen.
ARIPAFIARIPAFI Oleh karena itu, sangat penting bagi guru, lembaga pendidikan, dan pemangku kepentingan lainnya untuk berkolaborasi dalam menciptakan kurikulum yang inklusifOleh karena itu, sangat penting bagi guru, lembaga pendidikan, dan pemangku kepentingan lainnya untuk berkolaborasi dalam menciptakan kurikulum yang inklusif
STAKATNPONTIANAKSTAKATNPONTIANAK Namun demikian, kegiatan tersebut perlu disempurnakan agar dapat menjadi kegiatan bersama yang utuh tanpa memandang perbedaan agama. Seperti melibatkanNamun demikian, kegiatan tersebut perlu disempurnakan agar dapat menjadi kegiatan bersama yang utuh tanpa memandang perbedaan agama. Seperti melibatkan
IAKNKUPANGIAKNKUPANG Pelatihan teknik notasi, tempo, chord, dan olah vokal membuat ibadah lebih meriah dan pesan rohaniah tersampaikan. Penanaman pemahaman sejak dini diharapkanPelatihan teknik notasi, tempo, chord, dan olah vokal membuat ibadah lebih meriah dan pesan rohaniah tersampaikan. Penanaman pemahaman sejak dini diharapkan
UMMUMM Secara keseluruhan, PTM di kawasan ini berupaya mengharmonisasikan kebebasan beragama dengan identitas Islam Muhammadiyah, menjadikan Multicultural AIKSecara keseluruhan, PTM di kawasan ini berupaya mengharmonisasikan kebebasan beragama dengan identitas Islam Muhammadiyah, menjadikan Multicultural AIK
ABULYATAMAABULYATAMA Kegiatan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di kelas di awali dengan persiapan oleh guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Kristen. Pengembangan materiKegiatan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di kelas di awali dengan persiapan oleh guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Kristen. Pengembangan materi
STTMWCSTTMWC Di akhir riset disimpulkan bahwa praksis Pendidikan Agama Kristen masyarakat di kalangan gen Z GEPKIN se-kabupaten Langkat ada dalam kategori sedang sebesarDi akhir riset disimpulkan bahwa praksis Pendidikan Agama Kristen masyarakat di kalangan gen Z GEPKIN se-kabupaten Langkat ada dalam kategori sedang sebesar
UMBJMUMBJM Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi pembelajaranPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi pembelajaran
Useful /
IFRELIFREL Temuan mengungkapkan bahwa jemaat sangat menghargai pemimpin, yaitu para gembala, penatua, dan diaken yang menunjukkan kepedulian yang tulus, kehadiranTemuan mengungkapkan bahwa jemaat sangat menghargai pemimpin, yaitu para gembala, penatua, dan diaken yang menunjukkan kepedulian yang tulus, kehadiran
IFRELIFREL Jenis kepemimpinan ini tidak sejalan dengan model kepemimpinan Yesus Kristus, yang menjadi teladan kesetiaan, disiplin, dan komitmen terhadap kedisiplinanJenis kepemimpinan ini tidak sejalan dengan model kepemimpinan Yesus Kristus, yang menjadi teladan kesetiaan, disiplin, dan komitmen terhadap kedisiplinan
STAIBSLLGSTAIBSLLG Dalam era digital, guru menghadapi tantangan disrupsi digital dalam pendidikan yang memerlukan inovasi untuk menjaga aspek psikomotorik melalui pemanfaatanDalam era digital, guru menghadapi tantangan disrupsi digital dalam pendidikan yang memerlukan inovasi untuk menjaga aspek psikomotorik melalui pemanfaatan
STAIBSLLGSTAIBSLLG Penelitian ini bertujuan mengkaji penerapan Metode Ummi dalam pengenalan huruf Hijaiyah kepada siswa TK Kreatif Al‑Furqon. Dengan pendekatan kualitatif,Penelitian ini bertujuan mengkaji penerapan Metode Ummi dalam pengenalan huruf Hijaiyah kepada siswa TK Kreatif Al‑Furqon. Dengan pendekatan kualitatif,